
Indra dan Kayla pasangan yang sedang dilanda asmara merasa waktu begitu cepat. Terdengar suara riuh Ibu-ibu kompleks perumahan Indra yang tergabung dalam kelompok dasa wisma berpamitan untuk pulang dengan membawa bingkisan nasi kotak dan kue.
Indra meninggalkan Kayla yang sibuk bantu Mbak Sus beberes untuk mandi dan sholat.
"Assalamualaikum" Pak Arif datang bersama Andri dan keluarga kecilnya.
"Eh ada Mbak Kayla." sapa Pak Arif ramah.
"Om apa kabar?" tanya Kayla sambil mencium tangan Pak Arif
" Alhamdulillah baik. Di depan mobilnya Kayla ya?" tanya Pak Arif
"Iya Om." jawab Kayla penuh tanya
"Mas Indra mana?" tanya Pak Arif lagi
"Tadi sih mandi sama sholat om." jawab Kayla
"Mas Indra di atas Pak." Jawab Mbak Susi
Kayla begitu sungkan dengan Pak Arif. Ia kembali mati gaya.
"Kenapa pa?" tanya Indra sambil menuruni anak tangga.
"Mobilnya Kayla majuin ya. Papa mau masukin mobil." pinta Pak Arif kepada Indra
"Siap Bos"
__ADS_1
Indra mengambil kunci mobil Kayla di tasnya. Karena saat itu Kayla sedang asyik menggendong keponakan Indra. Meskipun baru pertama kali ketemu Kayla dan istri Andri, nampak begitu akrab. Ya, Kayla memang sebetulnya gadis yang ramah.
Waktu makan malam pun tiba. Mbak Susi dan mama sibuk menyiapkan makan malam.
Kayla bercengkrama dengan Indra, papa dan Andri beserta keluarga kecilnya.
Pak Arif juga menyayangi Kayla. Pak Arif sudah menganggap Kayla anaknya sendiri.
"Kayla pulangnya diantar aja ya! Nanti Indra biar dijemput Pak Salam di rumahmu.!" ucap Pak Arif
"Ngak papa om. Insya Allah Kayla berani kok." jawab Kayla sopan
"Jangan ah, anterin Ndra nanti habis makan malam!" perintah Pak Arif kepada Indra
"Siap donk Pa. Pulangnya taknaik ojek online juga nggak papa." jawab Indra
"Nginap di sini saja rame-rame." goda Bu Arif
Kayla hanya tersenyum
"Yuk Makan dulu yuk. Ini mamanya Kayla udah bingung anaknya belum pulang juga. Padahal di sini juga rumah mamanya." ucap Bu Arif
"Mas aku pulang aja ya. Nggak usah ikut makan. Nanti mama marah kelamaan di sininya." bisik Kayla kepada Indra
"Makan dulu habis ini diantar masmu pulang!" pinta Pak Arif.
"Nanti Om bilang ke papamu kalau kamu aman disini." goda Pak Arif yang sontak membuat semua tertawa.
__ADS_1
Kayla dan keluarga calon suaminya makan malam itu. Kayla bersyukur berada di tengah-tengah keluarga yang hangat dan ramah.
Setelah membatu Mbak Susi membereskan meja makan, Kayla pamit pulang.
"Om, tante, saya pamit pulang dulu ya." pamit Kayla
"Iya Nduk sering-sering main kesini Meskipun nggak ada masmu tante biar ada temen ngobrol." jawab Bu Arif
"Anterin lo Ndra!" perintah Pak Arif yang begitu khawatir jika Kayla nyetir mobil sendiri.
"Siap Pak Bos. Pasti aku antar calon istriku ini." jawab Indra menggoda Kayla
"Maaf ya Tante, Kayla jadi ngrepotin. Terima kasih banyak oleh-olehnya. Nanti Kayla sampaikan ke mama." pungkas Kayla.
Setelah berpamitan, Kayla berjalan menuju mobilnya diikuti Indra yang membawakan kue untuk mama Kayla dari Bu Arif.
"Sayang, besok aku ke Malang mau ikut nggak?" tanya Indra sambil mengemudikan mobil Kayla
"Kayaknya nggak deh Mas. Pasti mama nggak ijinin." jawab Kayla
"Soalnya aku besok janji sama mama mau bantuin berbenah butik." imbuh Kayla
"Yaaa... jadi kangen donk!" rengek Indra sambil terus fokus menyetir.
"Nanti kalau Mas libur lagi pas kesini aku ikut balik ke Malang deh." Kayla menjanjikan
Tak terasa Mereka telah sampai di rumah Kayla. Tampak mama dan Papa Kayla duduk-duduk di teras rumah.
__ADS_1