
Sabtu sore, Kayla tetap berada di Malang. Ia memang sengaja tidak pulang ke Surabaya meskipun libur, karena ada beberapa tugas yang harus dia selesaikan.
kring,,kring,, ponsel Kayla berbunyi
"Halo anak mama, lagi ngapain?" suara lembut Bu Surya, mama Kayla, dari ujung sana.
"Halo mama, Kayla baru bangun nih. Tadi habis ngerjain tugas terus ketiduran," jelas Kayla.
Mama sangat percaya pada putri kecilnya itu. tadi pun mama sempat v call saat Kayla sedang ngerjakan tugas di kamar kosnya. Lagi pula Kayla bukan anak yang mudah terpengaruh bergaya hidup aneh-aneh meskipun berada jauh dari orangtuanya. Ia sudah terbiasa karena sejak meninggalnya nenek, Kayla harus tinggal bersama bibinya tapi dengan rumah yang bersebelahan. Kayla memang sudah terbiasa jauh dari Mama.
Selesai menutup telepon dari mamanya, ponsel Kayla bedering kembali.
"Halo sayang, nanti malam aku jemput ya jam 7!" terdengar suara Beny lembut mengajak Kayla kencan nanti malam mingguan.
"Oke, Kak." jawab Kayla girang.
Kayla segera bersiap dan memakai baju simpel namun tetap berpenampilan secantik mungkin. Beny dan Kayla jarang keluar bermalam mingguan. Itu karena Kayla sering pulang ke Surabaya di hari Jumat sore dan akan kembali ke Malang pada Senin pagi.
Selain kangen sama orangtua dan kakaknya, Kayla juga terkadang masih penasaran dengan cinta masa kecilnya. Kayla kadang berangan-angan bisa bertemu dengan Indra nya.
Pukul 7 kurang Beny sudah berada di depan pagar kosnya. Kali ini Beny membawa motor sportnya. Ia pingin jalan-jalan romantis bersama Kayla.
Mengetahui hal itu Kayla menolak halus untuk dibonceng naik motor.
__ADS_1
Ia sangat trauma dengan kejadian yang menimpa Alex kekasihnya saat SMA yang lalu.
"Kak, maaf, aku bukannya nggak mau kakak bonceng naik motor, tapi kakak tau kan kalau aku masih sangat... " kalimat Kayla terpotong oleh Beny.
"Oh my god, maaf sayang Kakak lupa. Oke, oke, kaka balik lagi aja ngambil mobil" ide Beny
"hmmm gimana kalau naik mobilku aja Kak?" pinta Kayla.
"Oke yuk segera berangkat!"
Dalam perjalanan Beny serius mengendarai mobil Kayla.
"Kak, kamu harus janji sama aku, ya!" ucapan Kayla di tengah-tengah keheningan mereka.
"iya sayang, apa sih, cewek cantik ini manjah banget" goda Beny sambil menggenggam tangan Kayla yang duduk di sampingnya.
"gak boleh melanggar lalu lintas" lanjut Beny sambil terkekeh
"Sayang, aku akan hati-hati, kok!"
Merekapun asyik bercanda di dalam mobil. Tanpa sadar Beny menyerobot lampu lalu lintas yang kala itu menyala merah.
Tiba-tiba datang seorang polisi menghentikan mobil yang mereka tumpangi.
__ADS_1
"Selamat malam, mohon maaf bisa menunjukkan surat-suratnya?" pinta polisi itu dengan sopan.
Beny pun segera membuka dompet dan mengambil SIM dan STNK.
Karena panik Beny lupa kalau STNK yang ia tunjukkan adalah STNK mobilnya.
Kayla sangat kaget dan terus memperhatikan wajah polisi yang bertuliskan Abdi pada nama di dadanya.
"Sayang, kan ini STNKnya di kamu!" Beny mengagetkan Kayla yang matanya tidak lepas dari polisi ganteng itu.
Dengan segera Kayla mengeluarkan STNK dari dompetnya dan memberikan kepada Beny untuk ditunjukkan kepada polisi gagah itu.
Setelah mendapat nasihat dari Polisi yang membuat mata Kayla tak berkedip bahwa nggak boleh melanggar rambu-rambu lalulintas demi keselamatan berkendara, Beny pun langsung tertawa atas kekonyolannya hari ini. Kayla ikut tertawa tapi ia masih terbayang-bayang wajah polisi itu.
Tak terasa mereka kini sudah ada di cafe yang romantis tempat pasangan muda mudi memadu kasih.
"Hey, kamu kok diem aja sih sayang?" tanya Beny sambil merangkul Kayla
"Emmm iya aku nggak apa-apa kok," jawab Kayla gugup.
"Maaf ya yang tadi. Aku lupa kalau papamu kan polisi kita nggak boleh melanggar tata tertib lalu lintas." Beny serius meminta maaf.
"ha,ha,ha,. kak, mau polisi atau bukan , kita memang sebaiknya nggak boleh melanggar kan?" jawab Kayla sambil tertawa.
__ADS_1
Mereka sukses makan malam romantis di cafe itu.
Ya, Kayla memang berusaha menghadapi kenyataan dengan menerima apa yang sudah ada di depan mata. Karena ia cukup tersiksa kalau harus bermimpi bahkan mewujudkan keinginannya untuk bertemu dengan cinta pertamanya.