Suamiku, Cinta Masa Kecilku

Suamiku, Cinta Masa Kecilku
Pertemuan dengan Beni


__ADS_3

Kayla lega papa dan mamanya ternyata sangat sigap dengan kondisi anak perempuannya. Bahkan hal-hal yang tidak diduga bisa dihalau papa. Papa memang orang tua yang tegas. Namun di balik ketegasannya ia melindungi anak-anaknya dengan caranya sendiri.


Beni terus mencari tahu siapa laki-laki yang akan dinikahi Kayla. Ia sangat geram dan bahkan ia sibuk mencari cara menghancurkan hubungan Kayla dan Indra sampai-sampai melupakan Sita.


Sita yang merasa dicuekin Beni naik pitam. Ia sudah menyiapkan senjata yang sewaktu-waktu akan diledakkan jika Beni macam-macam.


Sita mengawasi gerak-gerik Beni. Kala itu Beni janjian ketemu dengan Indra di sebuah cafe di Malang.


"Kenalin bro aku Beni pacar Kayla. Bahkan sampai detik ini statusku masih pacar Kayla!" Ucap Beni percaya diri


Indra hanya tersenyum sambil melengos. Indra paham betul orang seperti ini harus disikapi dengan cara cerdik.


"Oh ya terus bagaimana nih?" tanya Indra santai


"Jauhi pacarku atau aku akan berbuat sesuatu." ancam Beni


"Waduh bro aku salah langkah berarti ya. Aku nggak tahu kalau Kayla udah punya pacar. Heran ya Kayla itu udah punya pacar mau-maunya tunangan sama saya." Indra sengaja membuat Beni tertipu


"Iya bro aku udah pacaran lama 4 tahun bro banyak hal yang kami lakukan banyak kenangan bro!" Beni berkhayal


"Iya sih bro 4 tahun lo bukan waktu yang sebentar." Indra sengaja pro lagi.


Indra melakukan itu karena pak surya sudah menjelaskan kepada Indra berikut bukti-bukti cctv selama Kayla kos.


Indra juga percaya Kayla juga anak baik.

__ADS_1


"percaya nggak bro hubungan kita udah kaya suami istri bro. Kita udah kumpul kebo lah ibaratnya." Beni membual


"Oh ya... Sejauh itu ya bro. Tinggal dimana bro kumpul.kebonya?" sakit hati sebenarnya ada laki-laki yang melecehkan calon istrinya. Namun Indra tetap sabar. Seperti tang sudah dijelaskan Pak Surya kemarin.


"Itu bro anu di... di ... di rumahku lah bro. Kan orangtuaku sering ke luar kota ngurusin bisnisnya." jawab Beni mulai gelagapan


"ya iyalah bisnis. bisnis bengkel las dan ibunya jual makanan online." batin Indra


"Ya udah deh bro maaf ya bro. Nanti akan kuurus bro!" Jawab Indra santai


Beni meninggalkan Indra dengan senyum kemenangan. Beni lega ternyata sangat mudah membuat Indra percaya.


Namun Beni tidak tahu jika itu hanyalah siasat Indra.


"Mas tolong mas jamgan tinggalkan Kayla. Kayla itu orang baik Mas!" rengek Sita


"Mbak siapa ya?" tanya Indra


"Kenalin mas, saya Sita, saya adalah sahabat Kayla saat kuliah. Namun saya adalah perempuan bodoh mas. Saya merebut Beni dari Kayla. Padahal Kayla begitu baik sama saya. Tapi memang sepertinya Kayla sudah tahu perselingkuhan kami sejak dulu. Entah kenapa Kayla santai-santai saja mangkanya saya merasa bersalah sama Kayla mas." Sita menjelaskan


"niatnya mancing satu mangsa malah dapat bonus nih." batin Indra


Indra segera memencet ponselnya u tuk mulai merekam


"Bentar-bentar mbak saya mau balas cah wa urusan kerjaan ya!" Indra beralasan padahal ia sedang mencet tombol perekaman pada ponselnya.

__ADS_1


"Jadi gimana mBak?" tanya Indra


"Mas, tolong percaya saya, Beni itu laki-laki kurang ajar. Beberapa waktu yang lalu saya menggugurkan kandungan karena ulah Beni Mas. Beni sudah merusak semuanya. Justru yang kumpul kebo itu saya sama Beni mas. Kami tinggal di daerah Jalan Dahlia. Mobil yang dipakai Beni itu saya yang belikan mas. Uang saya dikuras habis sama Beni sekarang saya mau ditinggal mengejar Kayla lagi." jelas Sita


"Oh ya mbak. Tapi maaf ya mbak saya tidak bisa percaya begitu saja!" Jawab Indra tegas. Indra bermaksud memancing lebih dalam lagi pernyataan Sita.


"Yakin Mas percaya sama saya mas. Saya jujur mas. Yang sering tidur sama Beni itu saya orangnya mas. Saya sekarang kena karmanya mas. Orang tua saya tau kenakalan saya mas. Sehingga sekarang saya mau diusir mas kalau saya tidak berhasil menyeret Beni ke hadapan orang tua saya." Sita menjelaskan lagi


Indra pura-pura masih tidak percaya


"Mas maaf .." sambil terisak-isak


"Saya sudah nggak punya harga diri. Mas coba lihat foto saya sama Beni ini!" Sita terpaksa menunjukkan foto pribadinya dengan beni.


"Saya ada video juga mas. banyak bahkan. tapi saya nggak bisa menunjukkan mas. m.." terisak lagi


"oke saya foto hpnya mbak sebagai bukti. maaf boleh ditutup stiker **** ***** mbak." pinta Indra sopan.


Indra punn memperoleh bukti kebejatan Beni.


"Baik mbak akan saya pertimbangkan lagi dan saya cari tahu dulu gimana Kayla sebenarnya!" jawab Indra


"Mas harus percaya saya. Harus percaya Kayla. Beni itu laki-laki laknat mas." jawab Sita


.....

__ADS_1


__ADS_2