Suamiku, Cinta Masa Kecilku

Suamiku, Cinta Masa Kecilku
Kayla Terkejut


__ADS_3

Siang itu Kayla sedang sibuk membantu mamanya di butik. Udara di Surabaya cukup terik. Sebelum ada kabar tentang lamaran pekerjaan Kayla memutuskan untuk mengisi waktu luangnya dengan membantu mama di butik.


Hari ini hari Jumat, Kayla menunggu Indra pulang dari malang. karena hari ini Indra sedang libur. Namun sampai siang tidak biasanya Indra belum nyampe.


Kayla cemas memikirkan Indra.


"Ma, Mas Indra kok belum kesini ya?" tanya Kayla


"Mungkin masih sibuk sayang. Atau ada kegiatan mendadak. Namanya juga Polisi. Kayak papa juga gt kan. kayak nggak pernah tau kebiasaan papa


aja." jawab mama menenangkan hati anaknya.


"Tapi chat Kayla dari tadi nggak dibalas ma." Kayla mulai takut


"Sabar sayang mungkin di jalan." Jawab Mama


clinng


suara notifikasi pesan masuk


-Kay, ini aku Roni maaf Indra masih di Malang dia bum bisa pulang karena tadi mengalami sedikit kecelakaan saat pulang dinas menuju rumahnya.-


Kayla seketika menangis dia takut seperti kejadian saat SMA dulu. Tanpa berpikir panjang Kayla langsung menghubungi Roni yang saat ini memegang ponsel Indra


Kayla


hallo mas giman kondisinya Mas Indra


Roni

__ADS_1


Ini masih di IGD. Nggak apa-apa kok. Kamu tenang aja. Tadi sih sempat tidak sadar karena ada benturan di kepalanya. Tapi sekarang sudah nggak apa -apa kok. masih diperkisa dokter.


Kayla


Sekarang dirawat di rumah sakit mana mas?


Roni


Di Rumah Sakit Sejahtera Key


Kayla segera menutup teleponnya. Ia minta izin ke mama untuk pergi ke Malang siang itu juga. Dengan beberapa kali rengekan akhirnya mama menyetujui namun harus diantar sopir.


Mama memaklumi keadaan Indra. Karena saat ini kedua orangtua Indra sedang menjalankan ibdah umroh. Baru kemarin berangkat.


Kayla pun berangkat dan membawa perlengkapan seadanya. Ia diantar Pak Toyib ke Malang.


"Hati-hati sayang. Kasih kabar terus ke mama!" ucap Mama


"Sudah, sabar, kamu harus positif thingking!" jawab Mama menghibur Kayla


------------


Sesampainya di Rumah Sakit Sejahtera Kayla bergegas masuk mencari Mas Roni, teman Indra


"Mas, giman keadaan Mas Indra?" tanya Kayla


"Aman, ini masih observasi sambil menunggu ct scannya keluar." jawab Roni


"Boleh masuk nggak mas?" tanya Kayla

__ADS_1


"Hmm tadi sih aku masuknya saat ada panggilan. Coba ya taktanyakan dulu ya." Roni mengusahakan agar Kayla bisa masuk. Roni tidak tega melihat Kayla menangis terus karena cemas dengan kondisi calon suaminya itu.


"Key, kamu boleh masuk tapi sebentar aja katanya." Roni membawa kabar baik.


"Makasih Mas." jawab Kayla sedikit lega


"Mas Indra, sayang,, kamu kenapa huuu huu..?" Kayla memeluk Indra sambil menangis.


"Nggak papa sayang. Kamu tenang aja. Aku sudah baikaan kok. Ini cuma dijahit dikit sama kepala pusing." jawab Indra menenangkan hati kesayangannya itu


"Mas aku takut. Aku takut kamu kenapa- kenapa." Kayla masih menangis


"Aku nggak papa sayang. Tadinya Roni udah aku larang untuk hubungin kamu. Tapi karena kamunya chat terus sama telepon terus Roni kasihan bikin kamu khawatir." jawab Indra


Belum sempat ngobrol lama dokter dan perawat datang untuk memeriksa Indra lagi


"Mas Aku tunggu di luar ya sayang! Kamu harus baik -baik aja ya!" pinta Kayla memelas


Kayla menunggu di luar besama Roni. Sesekali Kayla terisak. Kayla masih trauma dengan kejadian mantannya dulu yang meninggal karena kecelakaan.


Roni berusaha menenangkan Kayla. Dan menjelaskan kalau Indra pasti baik-baik saja.


Indra sudah selesai diperiksa. Tidak ada luka yang cukup serius. Hanya bagian sebelah lututnya yang harus dijahit dan menyebabkan Indra belum bisa berjalan sendiri untuk sementara waktu sampai lukanya sembuh.


Pak Toyib mengantarkan Indra dan Kayla ke rumah Indra. Pak Toyib diperintahkan menunggu Kayla sampai Indra membaik dan boleh pulang.


Setelah mengantar Indra pulang Pak Toyib pamit kembali ke Surabaya.


Kayla sudah mendapat izin dari Papa untuk merawat Indra.

__ADS_1


Mama dan Papa Kayla memaklumi kondisi ini. Mereka hanya berpesan bahwa Kayla harus izin ke warga setempat karena sementara tinggal di rumah Indra untuk merawat Indra. Pak Surya juga tidak tinggal diam. Ia menghubungi rekannya yang ada di Malang untuk mencarikan asisten rumah tangga yang usianya paruh baya untuk membantu Kayla merawat Indra. Hal itu juga dilakukan agar tidak ada fitnah dari para tetangga.


Orang tua Kayla sangat menjunjung tinggi harga diri dan kehormatan keluarganya


__ADS_2