Suamiku, Cinta Masa Kecilku

Suamiku, Cinta Masa Kecilku
Hari Bahagia Indra dan Kayla 3


__ADS_3

Hari ini adalah hari ya g ditunggu-tunggu oleh Kayla. Hari ini merupakan peristiwa penting bagi Kayla dan Indra.


Pagi itu tim wedding organizer tampak sibuk lalu lalang di kediaman Pak Surya. Dekorasi untuk akad nikah telah siap.


Tenda tertutup dengan nuansa putih dan gold itu berdiri megah di depan rumah Kayla.


Hiasan dan rangkaian bunga hidup tidak ketinggalan membuat suasana ruangan tampak indah.


Terdapat sebuah meja putih dan 4 kursi yang dihias cantik untuk mengikrarkan janji suci pernikahan Indra dan Kayla.


Indra tengah bersiap berangkat bersama keluarganya. Indra tampak gagah dan tampan mengenakan pakaian pengantin jawa berwarna putih. Kepalanya mengenakan blangkon dengan motif yang sama dengan kain jarik yang dikenakannya membuat pesona Indra sungguh menawan.


Indra tampak gugup. Ini adalah hari besar baginya. Hari ini ia akan sah menjadi seorang suami. Suami dari Kayla Aisyah. Sesekali Indra nampak tersenyum membayangkan hari bahagianya ini.


"Ma udah siap semua belum? Aku nggak ingin terlambat ya ma." pinta Indra


"Iya nak semua sudah siap. Mobil pengantin juga sudah siap." jawab Mama sambil mengecek mahar jangan sampai lupa terbawa.


Rombongan mempelai pria sudah berangkat menuju ke kediaman mempelai wanita. Indra sesekali menghela nafas panjang mengatasi rasa gugupnya.

__ADS_1


Akhirnya Indra telah sampai di rumah wanita yang sebentar lagi akan menjadi istrinya.


Lantunan sholawat nabi menggema di tempat yang akan digunakan untuk akad nikah itu.


Sementara Kayla juga merasakan hal yang sama. Ia dengan kebaya putih dan sanggul khas pengantin jawa tampak ayu mempesona. Kain jarik yang dikenakan kembar dengan yang dikenakan Indra.


"Mbak Novi aku lebih gugup dari kemarin." Kayla resah


"Baca doa terus doakan Indra bisa mengucapkan ijab kabul dengan lancar dek!" Mbak Novi menenangkan.


"Kay, Indra udah datang ketika ijab qobul selesai kamu langsung keluar ya."ucap Kak Ryan yang tiba-tiba membuka pintu kamar pengantin itu.


Begitu pintu kamar ditutup jantung Kayla semakin berdebar tak karuan. Ia terus berdoa agar Mas Indranya lancar mengucapkan ijab qobul untuknya.


"Qobiltu nikakhaha wa tajwijaha bil makhril madzkhur" ucap Indra lantang


"Bagaimana para saksi?" ucap penghulu


"sah, sah ,!!!!!"

__ADS_1


Segera Kyai tersebut mendoakan Indra dan Kayla.


Kini di hadapan kedua orangtua Kayla dan orangtuanya Indra mengucapkan janji suci pernikahan. Jani menjadi seorang suami ya g bertanggungjawab terhadap istrinya, Kayla Aisyah.


Hal yang ditunggu-tunggu Indra pun terjadi. Dituntun oleh dua sepupunya Kayla menuju ke meja pernikahan. Indra sangat tercengang melihat paras cantik istrinya itu.


MC segera menuntun mereka untuk menyelesaikan acara demi acara.


Indra menyematkan cincin pernikahan di jari manis Kayla. Begitu pun sebaliknya. Kayla menyunggingkan senyum bahagianya mencium tangan Indra. Kini Indra dan Kayla sah menjadi sepasang suami istri.


Indra dan Kayla melakukan acara sungkem kepada orangtuanya dan orangtua Indra secara bergantian. Semua tampak bahagia dan terharu.


Mama sesekali menyeka air matanya. Mama menangis bahagia melihat putri kecilnya dipersunting oleh laki-laki yang dicintainya.


Semua tamu memberikan selamat untuk Indra dan Kayla. Indra dan Kayla pun menyambut ucapan mereka dengan ramah.


Indra terus memandangi wajah istrinya.


"Kamu cantik sekali sayang. Dibuat pangling kayak gini ya." puji Indra sambil mengelus tangan istrinya

__ADS_1


Kayla hanya tersipu-sipu malu.


Kini Kayla sah menjadi istri teman kecilnya.


__ADS_2