Suamiku Adik Kelasku

Suamiku Adik Kelasku
71. Mak Comblang


__ADS_3

Maaf hari ini author telat update ya.


Sepertinya hari-hari berikutnya akan telat juga, jadi mohon dimaklumi 🙏🏻


Happy Reading ❤


...****************...


Raisa dan Naufal menjadi salah tingkah, akibat teriakan semua mahasiswa.


.


.


.


Hari ini merupakan hari terakhir Raisa melakukan ospek di kampusnya.


Di kampus mereka, saat hari terakhir ospek, akan ada sesi pemberian hadiah kepada junior terfavorit dari seniornya. Biasanya saat sesi ini, banyak yang akan cinta lokasi antara junior dan senior dan akhirnya memutuskan untuk berpacaran.


"Oke kita mulai dari Kakak Reza, hadiahnya mau dikasih ke siapa nih kira-kira?" tanya salah satu temannya.


"Gimana ya. Yang paling cantik aja deh, Dek Nova"


Reza memberikan setangkai bunga mawar kepada junior favoritnya. Berlanjut ke Andra, dia yang memang terlihat dingin dan cuek, bingung ingin memberikan bunganya kepada siapa. Pasalnya tidak ada yang menarik perhatiannya diantara juniornya semua.


Akhirnya karena didesak oleh teman-temannya untuk memberikan bunga. Dirinya memilih memberikanya kepada Putri, perempuan yang sangat menyukai dirinya. Tentu saja karena diberi bunga oleh orang yang disukai, Putri hampir saja pingsan saking senangnya.


Kini tiba saatnya pemberian bunga dari Naufal. Semua mahasiswa bersorak, berharap mereka bisa terpilih menjadi junior terfavorit.


Tapi semua itu tidak mungkin terjadi, karena hanya ada satu orang yang akan menjadi favorit Naufal di kampus bahkan di hatinya. Siapa lagi kalau bukan Raisa.


"Baiklah, ini saatnya yang ditunggu-tunggu. Kak Naufal akan memberikan bunga kepada junior favoritnya. Sudah pasti dia akan memberikannya ke Raisa, jadi berhenti berharap kalian yang lain" ucap Reza, membuat Naufal terkekeh.


Raisa sudah senyum-senyum salah tingkah, menunggu kedatangan Naufal ke arahnya untuk memberikan bunga.


Naufal berjalan mendekati Raisa kemudian memberikan setangkai bunga. Bukan hanya bunga saja, beberapa batang cokelat juga diberikannya kepada Raisa.


Setelah memberikan bunga dan cokelat, Naufal mulai memegang bahu Raisa kemudian menatap lekat mata istrinya itu.


"Raisa Nur Azizah, terima kasih sudah menjadi pendamping hidup aku dan menjadi ibu dari anakku. Kurang lebih 3 tahun kita bersama, semoga kita akan selalu bersama selamanya sampai hayat memisahkan dan bisa membesarkan anak kita dengan baik" ucap Naufal


Raisa terharu mendengar perkataan Naufal, air mata haru mulai mengalir dari sudut matanya.


Semua mahasiswa bersorak dan bertepuk tangan, karena Naufal berani mengungkapkan hubungan yang sebenarnya ke semua orang.


"Makasih suamiku. Terima kasih sudah jadi suami yang baik dan sabar menghadapi istri kamu yang bar-bar ini. Makasih juga sudah menjadi orang yang bertanggung jawab dan membuat aku dan El bahagia" kata Raisa.

__ADS_1


Naufal mengangguk, kemudian tersenyum. Ia menarik Raisa kedalam pelukannya, membuat semua orang bertambah riuh.


Para fans Naufal ada yang merasa sedih karena ternyata Naufal sudah mempunyai istri dan ada juga yang merasa bahagia, karena melihat keromantisan Naufal bersama sang istri.


Acara pun selesai. Raisa akhirnya telah diterima menjadi mahasiswa sepenuhnya di kampusnya.


Untuk merayakan dirinya yang telah diterima sepenuhnya di kampus, Raisa membuat acara kecil-kecilan di rumahnya dengan memanggil sahabatnya Sevia dan Serly. Sebenarnya Raisa mengajak Putri juga, tetapi karena Putri sedang ada urusan keluarga, dia akhirnya tidak jadi ikut.


Naufal juga mengajak temannya Reza dan Andra untuk datang ke rumah. Padahal, kalau saja Putri datang, dia pasti sangat senang karena kehadiran Andra.


Tok tok tok


"Beb, tolong bukain pintu dong. Pasti itu Sevia dan Serly udah datang. Aku masih ganti popok El dulu"


"Oke beb"


Naufal mulai membukakan pintu dan benar aaja yang datang adalah Sevia dan juga Serly.


"Assalamualaikum Papanya El. Mamanya El ada nggak?" tanya Serly dan Sevia.


"Waalaikumsalam. Ada di dalam lagi gantiin popok El. Ayo masuk" kata Naufal, mempersilahkan masuk.


Setelah mengganti popok El, Raisa langsung menggendong dan membawanya keluar menemui kedua sahabatnya.


"Halo Tante Sevia dan Tante Serly masih jomblo aja ya? Kasihan deh" ledek Raisa.


"Idih apaan sih, Sa. Kita tuh jomblo terhormat. Iya nggak?" tanya Serly kepada Sevia.


"Dasar lo nggak ngedukung banget sih"


"Eh udah dong jangan bertengkar. Karena berhubung kalian jomblo, jadi Naufal mau ngajak temannya dua orang juga kesini. Gimana? Bagus nggak?"


"Wah semangat banget gue. Dapat dede-dede lagi. Kapan nih mereka datang? Nggak sabar nih pengen liat" kata Serly.


Sevia memutar matanya jenuh, melihat kelakuan Serly yang tidak berubah.


"Tungguin aja. Mereka sebentar lagi datang kan beb?"


"Iya lagi di jalan katanya" ucap Naufal.


"Eh Dara beneran pacaran sama Kak Nathan ya? Nggak sia-sia dia suka Kak Nathan dari SMA. Pakai pelet apa tuh?" tanya Raisa, bercanda.


"Pelet dari gunung salak kayaknya tuh makanya mujarab. Pengen belajar juga sih dari dianya nanti" balas Serly, ikut bercanda.


"Bagus ya kalau kita berempat bisa ngumpul lagi. Jadi rindu deh. Dara sih malah kuliah jauh-jauh, jadi jarang ketemu deh" kata Sevia.


"Iya nih. Nggak seru nggak lengkap" tambah Raisa.

__ADS_1


Saat sedang mengobrol, terdengar suara ketukan pintu.


"Kayaknya teman-teman aku udah datang. Aku bukain pintu dulu ya beb" ujar Naufal.


"Iya"


Naufal segera membukakan pintu untuk kedua temannya dan mempersilahkan mereka masuk.


Serly dan juga Reza saling bertatapan saat mata mereka bertemu. Kedua orang yang dikenal playboy dan playgirl itu, seketika mulai jatuh cinta pada pandangan pertama.


Sevia dan Andra yang memiliki sifat yang sama yaitu pendiam dan cuek, hanya bertatapan sekilas.


"Ayo duduk. Aku dan Naufal udah buat cemilan loh khusus untuk kalian semua" ucap Raisa.


"Titip El ya Tante, Om. Mama dan Papanya mau ambilin makanan dulu di dapur" kata Naufal.


Sevia menggendong Baby El dan mulai bermain bersama. Sedangkan Serly tampak sedang mengobrol dengan Reza.


Andra yang merasa terasingkan, mulai memberanikan diri berbicara dengan Sevia.


"Nama lo siapa?" tanya Andra.


"Yang sopan, gue lebih tua satu tahun dari lo" bentak Sevia.


"Maaf. Kakak namanya siapa?"


"Sevia"


"Ohh"


Hening


Sevia tidak balik bertanya nama Andra dan lebih memilih bermain dengan baby El.


Baby El tiba-tiba tidak mau digendong Sevia dan memilih untuk digendong Andra.


Andra yang melihat hal itu langsung tersenyum dan ingin mengambil baby El dari gendongan Sevia.


Namun, saat akan mengambil baby El, tubuh mereka ternyata saling berdekatan dan mata mereka saling menatap satu sama lain.


Raisa dan Naufal yang sengaja berlama-lama di dapur, ternyata sedang mengintip aktivitas sahabat mereka.


"Kita harus jodohin mereka beb" kata Raisa.


"Iya benar. Mereka cocok"


"Apa kita harus jadi mak comblang sekarang?"

__ADS_1


"Ide bagus"


Kedua pasutri itu akhirnya memutuskan untuk menjadi mak comblang atas hubungan sahabat mereka.


__ADS_2