
Sampai di kantor dimas berfikir apa kah dia terlalu egois , apa karena takut kehilangan dia harus mengorbankan semua kepercayaan raya.
Ahhhhhh ' teriak dimas. ingin rasanya dibenturkan kepalanya ke dinding.
Disisi lain orang tua raya yang sangat khawatir tentang keadaan putrinya, Meluangkan waktu kerumah putri mereka.
sangat kaget melihat rumah yang berantakan, papa dan mamanya kurang yakin apa raya ada dirumah. Dicarinya raya keseluruh ruangan di dalam rumahnya, tapi raya tidak ada.
Mamanya mendengar suara air yang mengalir dari kamar mandi.
" Raya " teriak mamanya.
Baju yang di pakai raya basah kuyup wajah raya terlihat sangat pucat.
" nak apa yang terjadi sama kamu ' kalau kamu tidak cerita bagaimana kami mencari solusi untuk mu" kata papanya raya.
Kalian juga membohongiku ' sebagai keluarga apa kalian masih menganggap ku , aku juga benci sama kalian,,, dalam hati raya.
Mamanya membantu raya berganti pakaian, beberapa kali mamanya mengajak raya berbicara tapi tidak satu kata pun keluar dari mulut raya.
" nak mama sangat sayang sama kamu, mama tidak mau kamu jadi seperti ini ' apa yang terjadi padamu waktu itu kamu bisa cerita sama mama "
" apakah aku masih anak kalian kenapa kalian juga begitu jahat pada ku " raya berbicara pelan.
Walaupun pelan mamanya bisa mendengarnya, sayangnya mamanya tidak tau apa maksud dari perkataan raya.
__ADS_1
Rumahnya sudah dibersihkan sama yogi bahkan yogi sudah membuatkan bubur untuk raya. raya hanya menggelengkan kepalanya ' dia tidak mau makan apa apa.
Aku benci kalian semua, aku benci kalian semua,,, berulang kali raya nengucapkan kata itu di dalam hatinya.
Karena tidak ada yang bisa di lakukan papa mama dan kakaknya pulang kerumah, mereka hanya bisa berdoa semoga putri mereka kembali seperti dulu lagi.
Difikiran mereka raya seperti ini karena syok saat dia di culik kemarin, mereka tidak sadar sebenarnya raya seperti itu karena mereka terlibat membohongi dirinya.
Saat ini tidak ada satu orang pun yang bisa dipercaya oleh raya, dia hanya bisa bersabar untuk sementara waktu.
Dimas yang pulang merasa kaget melihat rumahnya sudah kembali bersih dia berfikir kalau raya sudah kembali normal seperti biasanya.
" Sayang " panggil dimas.
Raya hanya memandang dimas dia tidak berbicara satu kata pun.
" hahahahahaha " raya lagi lagi tertawa.
Dia turun dari kasur dan mendekatkan kursi roda dimas kepadanya.
Tiba tiba raya mengelus kepala dimas '.
Dan kembali berbaring lagi, menutupi kepalanya dengan selimut.
Dimas heran kenapa raya tidak berbicara padanya ,setidaknya dimas senang raya mengelus kepalanya ' Dimas bisa tidur dengan nyenyak malam ini.
__ADS_1
Pagi hari dimas bangun dia tidak melihat raya disampingnya.
" raya, " panggil dimas.
Tidak ada jawaban dari raya, dia berjalan pelan pelan mencari raya.
Kemana raya pagi pagi begini,,, dalam hati dimas.
Lisa yang melihat dimas kebingungan menghampirinya .
" kakak kenapa? "
" Raya tidak ada di rumah ' bantu aku cari dia "
Lisa mendorong Dimas mencari di sekitar rumah bahkan dimas bertanya kepada tetangganya tidak ada yang melihatnya.
Dimas masuk kerumahnya ' dia berfikir apa mungkin raya diculik kembali.
Tiba tiba telepon rumahnya berbunyi'
" hallo bos ' ada kabar kakak ipar ada dirumah sakit sekarang " kata alex.
" Kenapa dia ada dirumah sakit "
" tadi ada yang lihat dia pingsan jadi dibawa kerumah sakit "
__ADS_1
Dimas meminta lisa mendorong nya kerumah sakit. dimas melihat raya terbaring di sebuah ruangan.
Dokter memberi tahu dimas kalau badan raya sangat lemah dan yang paling penting sekarang raya sedang hamil.