Suamiku Bukan Tidak Sempurna

Suamiku Bukan Tidak Sempurna
37. Bersama kembali


__ADS_3

Raya yang menemani dimas tidak pulang sehari semalam ' semua keluarga khawatir padanya .


Raya pulang kerumah membawa dimas bersamanya dia bahkan membantu dimas berjalan masuk kedalam rumahnya ' semua melihat ke arahnya.


" raya kenapa kamu membawanya pulang ke rumah " papa nya terlihat sangat marah.


Raya membantu dimas duduk, raya memegang tangan papanya.


" pa, aku ingin bersama dimas kembali "


"apa yang kamu bilang ' kamu sadar tidak selama ini apa yang dilakukannya "


" tapi pa raya masih sayang sama dimas, semua yang terjadi hanya salah paham "


" apa yang dilakukan dia hingga membuat kamu berubah pikiran ' papa masih tidak habis fikir " papanya melepas tangan raya.


" maafin raya pa ' ini semua salah raya dari awal ini salah raya " raya menangis didepan papanya.


Dimas mencoba berdiri sebisanya.


" maafin saya om ini semua salah saya ' harusnya saya tidak mengambil keputusan yang salah, izinkan saya menebusnya kembali "


Papa nya terdiam menatap ke arah dimas dan membisikan sesuatu.


" saya akan menerima nya apa pun keadaan nya "


Papanya raya memeluk dimas, semoga dia bisa memegang kembali kata katanya.


" Selamat datang kembali menjadi menantu di rumah ini " Dengan sangat berat hati papanya menerima dimas kembali.


" Terimakasih om "


Raya berpamitan dia tidak lagi bisa tinggal bersama orang tuanya dan kakaknya dia Sekarang akan tinggal bersama dengan dimas.

__ADS_1


" kamu baik baik ya nak disana' jangan lupa sering sering main kerumah" mamanya meluk raya sangat erat. seolah tidak ingin melihat raya pergi dari rumahnya.


" Iya ma " raya mencium pipi mamanya.


Raya mengambil bajunya dan pergi.


" Terimakasih, kamu mau kembali padaku " kata dimas.


" ya ' aku berharap kita tidak akan berpisah lagi selamanya "


Dimas memeluk raya dan menciumnya.Entah sudah berapa lama mereka tidak merasa sebahagia ini.


Raya membantu dimas turun dari mobil ' dan menuntunnya sampai ke dalam rumahnya.


Dimas mendorong raya ke atas kasur dan menindihnya.


" Sayang aku kangen sama semua dari kamu, bisakah aku menikmatinya. "


" Tidak jadi " tanya raya.


" jadi dong bikinin yang enak ya "


" maksudnya kamu suruh aku masak "


" La iya, memangnya mau apa lagi ' kamu sudah tidak tahan ya "


wajah raya memerah dia merasa malu, dia langsung pergi ke dapur membuat makanan untuk dimas.


Raya melihat dimas duduk manis di atas tempat tidur ' entah kenapa raya merasa dimas terlihat jauh lebih tampan.


" ini makanan nya " raya meletakan makanannya disampingnya.


" Suapin dong " dimas berlagak manja.

__ADS_1


Raya meniup dan menyuapinya.


" gak enak ' coba kamu rasain " kata dimas.


" masak sih." raya mencoba satu sendok penuh.


Dimas menarik raya dan berusaha mencium bibirnya.


" ini baru enak " Dimas mengambil makanan yang ada dimulut raya dengan mulut nya.


Raya merasa sangat malu ' sudah lama sekali dia tidak pernah melakukan itu, dulu pernah hanya sekali saat dimas sakit dan tidak mau makan.


Raya melihat ke arah dimas ' dimas sendiri malah seperti tidak terjadi apa apa.


" sudah selesai ' sekarang kamu istirahat "


raya mencoba menyelimuti dimas.


Dimas menarik tangannya membuat raya terjatuh di atas badannya.


" jangan pergi, biarkan aku terus memeluk mu' aku tidak ingin Kehilangan kamu lagi "


Raya pasrah dia menuruti dimas ' raya sendiri tertidur di atas badan dimas.


Raya terbangun dia merasa kenapa kasurnya terasa lebih keras dan menonjol dia membuka matanya dan melihat posisinya ' raya merasa malu sendiri.


Raya cepat cepat berdiri dia berharap dimas masih belum bangun.


" Kamu mau kemana ' kenapa tidak bertanggung jawab "


" hehehehehe " raya hanya tertawa dia langsung pergi keluar kamar.


Bahagia itu sangat sederhana aku ingin tetap bahagia seperti ini dengan mu selamanya,,, dalam hati dimas.

__ADS_1


__ADS_2