Suamiku Bukan Tidak Sempurna

Suamiku Bukan Tidak Sempurna
48.masih belum bisa menerima


__ADS_3

Raya menangis sambil terus memeluk dimas ,dimas membalas memeluk raya dan mencium keningnya.


" Maafin aku ya " dimas menatap mata raya.


" kamu bicara apa kenapa minta maaf " raya menatap dimas, matanya masih berkaca kaca.


Raya menarik tangan dimas masuk ke dalam.


Dimas melihat tidak ada yang berubah dari rumah yang sudah dia tinggalkan selama empat tahun.


Dimas duduk dan menggenggam tangan raya.


Dimas menjelaskan semua yang terjadi sehingga dia terpaksa meninggal kan raya dan putrinya, raya hanya mengangguk kan kepala dia rasa yang dilakukan dimas ada benarnya ' karena bagaimanapun juga kepentingan orang tua harus di utamakan.


" Itu hanya alasan saja " Dira yang mendengar omongan dimas secara diam diam langsung memotong pembicaraan.


" Dira tidak boleh begitu nak ' papa sudah berusaha menjelaskan, dira seharusnya bisa mengerti " raya mendekati putrinya.


" Dira masih kecil tidak mengerti apa apa ' yang dira tau dira sekarang tidak memiliki papa "


Dira membuka pintu dan langsung keluar ' dilihatnya firhan ada di depan rumahnya.

__ADS_1


Dira menarik tangan firhan menjauhi rumahnya.


" Tadi yang di dalam rumah itu siapa " firhan penasaran.


Dira tidak menjawab ' dia malas ingin mengakui dimas sebagai papanya Tapi dia tidak mau berbohong dan bilang kalau itu bukan papanya.


Firhan yang melihat dira diam saja ' seperti mengerti situasinya.


" Tadi itu papa dira ya ? " tanya firhan.


Dira hanya menganggukkan kepalanya, dan terus berjalan.


" Papa dira sudah pergi sejak dira masih bayi dan baru sekarang kembali lagi " Dira menjelaskan sambil menangis.


" Mungkin papa dira punya alasan kenapa melakuan itu, dan dira tidak boleh seperti ini " firhan mengelus kepalanya dira.


" Om tidak tau ' selama ini mama susah payah membesarkan dira seorang diri , dira bisa merasakan selama ini mama pasti sangat menderita "


Firhan yang tadinya berfikir ingin memanfaatkan kesempatan mencari ke untungan dari raya menjadi berubah fikiran , karena melihat Dira yang sangat menyayangi mamanya.


Firhan mencari cara agar dira kembali kerumahnya dan bisa menerima papanya kembali. firhan membelikan dira permen dan mengajak nya untuk duduk beristirahat.

__ADS_1


" Dira seharusnya bisa bersyukur bisa bertemu kembali dengan papa dira ' jangan seperti om yang dari kecil sampai sekarang tidak tau wajah papanya om seperti apa "


Dira memperhatikan firhan berbicara.


" Dari kecil papa sama mama om sudah bercerai dan om ikut sama mama , mama om menikah lagi dan om punya papa tiri ' papa tiri om sungguh sangat jahat " firhan melirik ke arah dira.


" Terus om " dira masih penasaran.


" Om selalu di pukuli dan om tidak pernah di anggap seperti anaknya ' dia selalu menyiksa om Hingga om harus kabur dari rumah "


Dira merasa ngeri mendengar firhan bercerita dia berfikir kembali kaya nya dia tidak jadi ingin punya papa tiri.


Firhan mengelus kepala dira dan menyuruh dira untuk kembali ke rumahnya.


Firhan mengantar dira sampai ke depan rumahnya, dilihatnya dira masih ragu apa kah dia menerima atau menolak kehadiran dimas kembali.


Dilihatnya mamanya sedang bercanda ria dan tertawa 'tidak pernah dira lihat mamanya sampai sebahagia ini. Dira pura pura tidak melihatnya dan berjalan terus ke kamarnya.


Mama kenapa masih bisa bahagia setelah di tinggal begitu lama ' apa mungkin kebahagiaan mama hanya bersama dia , selama ini aku tidak pernah melihat mama sampai sebahagia ini, kalau memang hanya dia yang bisa membuat mama bahagia aku berusaha menahan Egoku demi mama,,, Bicara dalam hati.


Dira masih bisa mendengar suara mamanya tertawa hingga larut malam.

__ADS_1


__ADS_2