Suamiku Bukan Tidak Sempurna

Suamiku Bukan Tidak Sempurna
50


__ADS_3

Dira berlari keluar di carinya mamanya tidak ada di kamar dira terus berlari dan mencari di mana mamanya tapi tidak menemukan nya.


Dira duduk menangis di depan pintu rumah , apa mungkin mimpinya menjadi kenyataan ' mamanya pergi meninggalkan dia sendirian .


Hiks hiks hiks.


Dira bisa maafin papa, jangan bawa mama pergi dari dira.


Raya dan dimas yang baru pulang membeli sesuatu untuk dira mendengar dira bilang kalau sudah memaafkan Dimas.


Dimas memeluk Dira dan mencium keningnya.


" terima kasih nak sudah maafin papa " dimas merasa sangat senang.


Raya hanya melihat dari kejauhan dia tidak ingin mengganggu dimas dan dira.


" Dira maafin papa tapi jangan bawa mama dira pergi, dira tidak bisa hidup tanpa mama " dira terus menangis.


Dimas menggendong dira masuk ke dalam rumah.


" mama akan selalu bersama dira ' tidak ada yang bisa memisahkan dira dari mama " raya mendekati putrinya dan mengelus kepalanya.


" mama janji "

__ADS_1


Raya mengangguk kan kepalanya dan tersenyum.


Alhamdulilah akhirnya keluarga kami bisa bersama kembali, semoga tidak ada yang memisahkan keluarga ku lagi,,, Raya berdoa dalam hati.


Dimas berdiri dan pergi keluar dia menelpon sesorang ' Raya tidak tau dimas sedang menelpon siapa tapi sepertinya sangat penting.


Dimas kembali ke dalam dan berbisik ke raya ' raya meminta anaknya agar tetap dirumah dia dan dimas akan pergi keluar.


Dira menganggukkan kepalanya. Dimas membawa raya ke suatu tempat ' raya tidak pernah ke sana apa lagi tempat itu terlalu jauh dari jalan raya.


Dimas memarik tangan raya masuk ke dalam sebuah gudang, di dalam gudang ada beberapa anak buah dimas dan ada alex juga disana.


alex membawa dua orang ke hadapan dimas dan raya, seorang wanita dan pria paruh baya.


Desi menatap raya dan meludah di depan nya, di samping nya seorang pria paruh baya yang dulu pernah menculiknya dan membuat dia meninggalkan dimas sebelumnya.


" Dim apa ini " raya merasa bingung.


" aku meninggalkan kamu dan putri kita selama empat tahun karena mereka berdua ' mereka berdua bekerja sama ingin menghancurkan keluarga kita " dimas terlihat sangat marah.


" Pak tua, persoalan anak mu aku sudah tau semuanya ' tapi kenapa kamu masih ingin menghancurkan keluarga ku "


" Desi bukannya kita saudara Walaupun bukan saudara kandung kenapa kamu tega sama aku, apa salah ku "

__ADS_1


" selama ini kamu mendapatkan semuanya dan aku hanya mendapat sisanya bahkan orang yang aku cintai sangat tunduk dengan mu dan dimas, apa salah jika aku membenci mu "


raya terdiam dia masih tidak habis fikir.


" kamu mau tahu ' kenapa pak tua ini mau berkerja sama dengan ku kan, aku menjanjikan nya kalau dia membantu ku kamu akan menjadi anaknya ' dengan bodohnya dia menuruti ku. Hahahahaha "


" jadi kamu hanya memanfaatkan ku " pak tua terlihat sangat marah.


" pak tua harusnya kamu tahu kalau dia tidak mungkin mau jadi anak mu, tapi kamu dengan mudahnya menuruti ku ' itu bukan salah ku. "


Desi masih terus tertawa dia tidak merasa bersalah sedangkan pak tua dia merasa sangat kesal dengan desi yang sudah memanfaatkan dirinya.


Di ambilnya Pisau yang sudah di siapkan nya untuk menghabisi dimas ' dan di tusukan ke perut desi. Desi menghembuskan nafas terakhirnya.


" hahahahaha , maafkan aku seharusnya aku tidak mengikutinya . kalau ada kehidupan kedua aku berharap bisa menjadi orang tua mu "


pak tua menusuk perutnya sendiri hingga meninggal dunia.


Dimas memeluk Raya , tidak seharusnya raya melihat peristiwa berdarah ini dan niatnya hanya ingin memberi tahu siapa yang selama ini memisahkan mereka.


Raya menangis, tidak di sangka adik angkatnya kini sudah tidak ada lagi.


*Dimas dan raya membangun ulang rumah tangga mereka, Putri mereka kini bisa hidup seperti anak seusianya.

__ADS_1


Dimas mencurahkan semua kasih sayangnya ke Dira dan kini hidup mereka kembali sempurna.


__ADS_2