Suamiku Bukan Tidak Sempurna

Suamiku Bukan Tidak Sempurna
35. Ingatannya kembali


__ADS_3

mamanya pulang lebih awal dari biasanya ,dia merasa rumahnya sangat sepi.


" raya " panggil mamanya.


Tidak ada jawaban dari raya ' mamanya naik ke atas mengetuk kamar raya, masih sama tidak ada jawaban. untung saja kamarnya tidak di kunci mamanya masuk kedalam.


" Raya " teriak mamanya.


mamanya merasa khawatir melihat raya terbaring di lantai ,kamarnya terlihat sangat berantakan.


" Raya kamu kenapa nak " mamanya berusaha membangunkan raya.


Hampir Lima belas menit mamanya berusaha membangunkan raya ' raya tidak juga bangun.


Papanya dan yogi baru saja pulang dari kantor ' yogi yang merasa kasian dengan raya mencoba menghampirinya dan menenangkan nya.


" mama, apa yang terjadi mah " yogi kaget melihat mamanya memangku kepala raya sambil menangis.


" mama pulang raya sudah begini ' mama sudah berusaha membangunkan nya dari tadi tapi raya tidak bangun " mamanya terus menangis.


Yogi turun kebawah memberi tau papanya 'semua terlihat panik, yogi menggendong raya ingin membawanya kerumah sakit. tiba tiba raya membuka matanya.


" raya kamu sudah sadar nak !! " mamanya memeluk nya.


" mama aku kenapa ' dimana bayi ku "


semua yang ada dikamarnya merasa kaget ' kenapa raya bisa mengingat kalau dia pernah hamil.Papanya segera menelpon dokter untuk memeriksa raya.


" harusnya ini menjadi hal baik ' karena anak bapak hampir seratus persen bisa mengingat kembali, tapi karena emosi yang berlebihan membuat kepalanya akan sering merasa sakit. "

__ADS_1


Mama nya merasa senang akhirnya ingatan raya sudah kembali.


" ma mana anak raya? "


mamanya bingung harus bicara apa dan memulai nya dari mana ' yogi duduk disampingnya dan mengelus kepalanya.


" kamu yang sabar ya ' kamu sudah keguguran karena terjatuh dari tangga " yogi menjelaskan ke raya.


" tidak mungkin kak ' tidak mungkin aku keguguran " raya merasa tidak percaya. dia menangis sekencang kencangnya.


" kamu jangan terbawa emosi ingatan mu baru pulih kami tidak mau kamu kenapa napa " papanya mencoba menenangkan raya.


" aku hilang ingatan " raya seolah tidak percaya.


" iya sayang ' kamu koma selama tiga bulan waktu kamu bangun kamu sudah lupa ingatan" mamanya mengelus kepala raya.


Besoknya dimas datang lagi kerumah raya dia ingin menjelaskan semua tentang dia dan dewi.


suara bell rumah berbunyi papanya membuka pintu dia merasa kaget melihat dimas berdiri di depannya.


" kamu kenapa lagi kesini " papanya raya membentak dimas.


" aku mau bertemu raya " dimas merasa dia tidak takut sama papanya raya.


" anak ku tidak ada hubungan lagi dengan mu ,pergi kamu dari sini "


" aku tidak akan pergi sebelum bertemu raya, aku mau menjelaskan padanya "


" tidak perlu, sekarang juga kamu pergi dari sini " papanya mendorong dimas hingga terjatuh.

__ADS_1


" Sudah ku bilang aku tidak akan pergi sebelum bertemu raya " dimas kembali berdiri.


Raya yang mendengar suara papanya berteriak turun kebawah dia ingin lihat papanya bertengkar dengan siapa.


Dimas melihat raya turun dari tangga dia memanggilnya.


" Raya, Raya aku ingin menjelaskan semuanya " dimas terus berteriak.


Raya menghampiri dimas dan papanya....


Plaaaaakkk,,, raya menampar dimas.


" apa lagi yang ingin kamu jelaskan ', apa kamu mau bilang kalau kamu sudah menikah sama dewi, kalau untuk itu aku sudah mengetahui semuanya ' kamu pergi dari sini, rumah ku tidak terima kamu disini "


Dimas terdiam sesaat kenapa nada bicara raya berbeda dari kemarin, apa mungkin ingatan nya sudah kembali.


" Raya aku mencintaimu dan hanya kamu yang ku cintai 'aku bisa menjelaskan tentang hubungan aku dan dewi "


" kalau kamu mau jelasin, tolong jelasin dari awal ' kenapa kamu berpura pura kecelakaan dan lumpuh, kenapa kamu harus melibatkan dua orang yang tidak bersalah, dan kamu juga harus jelaskan kenapa keluarga ku juga mendukung mu untuk membohongiku. apa kamu bisa menjelaskan semuanya "


Dimas terdiam dia tidak menyangka ingatan raya sudah kembali dan dia juga tidak menyangka kalau raya mengetahui semuanya.


Papanya tertunduk dia merasa bersalah ikut membohongi raya waktu itu...


" Aku bisa jelasin semuanya ' tolong beri aku waktu "


" waktu ku sangat berharga ' dan penjelasan untuk semua pertanyaan ku, jawabannya cukup jelas kamu sengaja mempermainkan ku untuk alasannya aku tidak perduli " raya masuk kedalam rumah.


Dimas tidak tau harus berbuat apa lagi.

__ADS_1


__ADS_2