
Disisi lain dimas berada di negara lain ' Dia rela meninggalkan anak istrinya demi membantu ayahnya Untuk mendapatkan kembali Kendali perusahaannya di luar negeri, hingga sekarang masih belum tau siapa dalangnya yang membuat ayahnya hampir kehilangan delapan puluh persen saham perusahaannya ' demi ayahnya yang membesarkan dirinya apa saja pasti dilakukannya , apa lagi Dimas takut kalau masalah perusahaan ayahnya harus melibatkan raya dan putrinya.
Hampir setiap Detik dimas memikirkan raya dan putrinya ' bagaimana kabar mereka disana, apa mungkin raya sudah menikah lagi.
Raya pasti berfikir aku tidak pantas untuknya ' kalau memang aku harus Kehilangan dia mungkin ini Sudah takdir,,, bicara dalam hati.
" Bos ' ada banyak perkembangan, semua masalah hampir selesai " alex berdiri di depan dimas dilihatnya dimas sedang melamun.
" Bos " panggil alex, dia mengeraskan suaranya.
Dimas langsung berdiri dia merasa sangat terkejut.
" Apa sudah ada perkembangan sekarang " tanya dimas.
" Sudah bos ' semua sudah selesai "
Alex menyerahkan sebuah map berisi berkas ke dimas. Dimas mengepalkan tangan nya dia tidak menduga ternyata dia dibalik semua ini, Alex tertunduk ' sekilas dia merasa bersalah.
" Semua bukan salahmu ' ayo cepat kita selasaikan, aku sudah tidak sabar ingin bertemu anak dan istri ku. " Dimas tersenyum dia merasa sangat merindukan raya dan dira putrinya.
" Mama ' kalau papa kerja kenapa sampai sekarang kita tidak di beri kabar " dira bertanya dengan polosnya sambil menonton TV.
__ADS_1
" kamu hampir setiap hari selalu bertanya tentang papa mu, mama apa kurang baik sama kamu " raya memasang wajah sedih.
"Ma bukan begitu maksud Dira ' Dira hanya ingin seperti anak orang, punya mama dan papa yang menemani dira bermain " Berbicara sambil menangis.
Raya melihat anak nya bersedih jadi ikut tambah sedih ' di peluk dan dicium Putrinya dibisikan sesuatu ketelinga Putrinya.
Papa pasti pulang sayang.
Dira terdiam sudah berapa kali di dengarnya mamanya pasti selalu bilang begitu.
" mama kenapa tidak menikah lagi, dengan begitu Dira sama saja punya papa kan "
Raya kaget kenapa anaknya bisa punya pikiran seperti itu.
" Tapi ma ' setidaknya dira bisa punya papa, walau bukan papa asli dira, mama carikan ya " dira memohon dengan mata berkaca kaca.
" Kamu tadi malam mau makan es krim kan, ayo mama belikan " raya mengalihkan pembicaraanya.
Raya menggandeng tangan anak nya pergi ke taman yang biasa dia datangi bersama dimas dulunya, Terasa seperti mengingat kembali masa lalu.
Raya membelikan Es krim dan mengajak putrinya mengelilingi taman, Dari belakang suara perempuan memanggil namanya.
__ADS_1
" Raya "
Raya membelikan badanya dilihatnya desi berada tidak juah darinya dan sedang menghampiri dirinya.
hahahahaha,,, desi tertawa.
" Menjanda selama empat tahun pasti sangat sulit bagimu, apa lagi membesarkan seorang anak sendirian."
" Diam mulutmu ' aku masih belum bercerai sama dimas, aku sekarang masih istri sah dimas dari mana kamu bisa memanggil ku janda" raya terlihat marah.
" Nyonya dimas terlalu percaya diri ' mungkin saja sekarang dimas sudah memiliki istri selain kamu "
" Mama tante ini siapa kenapa dia bilang begitu " dira bertanya sama mamanya.
Raya langsung menarik tangan dira menjauh dari desi, di lihatnya desi tertawa bahagia.
Raya menghentikan langkahnya dilihatnya anak nya masih terus menatapnya.
" kamu tidak usah mendengakan tante itu ya "
Dira melepaskan tangan mamanya.
__ADS_1
" mama kalau memang papa benaran sudah punya istri lagi, mama tidak usah bersedih dira pasti bantu mama mencarikan gantinya papa "Dira Menatap mamanya dengan Serius.
Aku sudah berusaha untuk setia selama empat tahun ini, tapi kenapa bahkan kabar saja tidak kamu berikan dim ' lihatlah Putri mu ingin aku segera mencari pengganti mu, kalau kamu masih hidup cepatlah kembali,,, Raya Berbicara dalam hati sambil menangis .