Suamiku Bukan Tidak Sempurna

Suamiku Bukan Tidak Sempurna
51. Setelah satu tahun


__ADS_3

Raya dan dimas yang sudah memulai kehidupan baru mereka kini merasa sangat bahagia.


Setelah satu tahun berlalu dimas kembali melanjutkan bisnisnya dengan serius.


Perusahaan yang awalnya di serahkan pada Alex telah di ambil kembali oleh dimas, dimas yang sibuk mengurus perusahaannya lebih banyak menghabiskan waktu di kantornya.


Raya yang melihat suaminya bekerja keras mencoba tetap pengertian, raya tidak pernah bertanya walau dimas tidak pulang selama satu minggu.


Suara mobil dimas yang berhenti di depan rumah membuat raya merasa bahagia, setelah menunggu satu minggu akhirnya dimas pulang juga.


" Kerjaan di perusahaan pasti sangat banyak, sudah lebih baik kamu langsung ke kamar saja beristirahat " ucap raya yang duduk di sebelah dimas.


" Papa kenapa lama sekali baru pulang?" tanya dira.


" Papa banyak kerjaan di perusahaan " sahut dimas tanpa menatap putrinya.


" Sudah, dira pergi main sendiri jangan mengganggu papa " ucap raya.


" Baik ma " jawab dira walau sedikit kesal.


Dimas yang melihat dira sudah pergi bergegas menarik tangan raya dan membawanya ke kamar.


" Satu minggu ini aku sangat merindukanmu " ucap dimas sambil menatap raya.


" Kalau rindu kenapa tidak pulang saja " sahut raya.

__ADS_1


" Tidak bisa, pertemuan dengan klein tidak pernah memandang waktu jadi aku harus berada di perusahaan setiap waktu " ucap dimas.


" Baiklah, kalau begitu aku selalu mendoakan semoga urusan papa di beri kelancaran. Amin " ucap raya.


" Amin " sahut dimas yang langsung membaringkan tubuhnya.


" Ya sudah, aku ke dapur dulu masak nanti kalau sudah masak aku bangunin ya " ucap raya sambil berjalan keluar kamar.


Dira yang sengaja menunggu mamanya keluar dari kamar bergegas menarik tangan mamanya.


" Mama kenapa percaya sama yang di katakan papa, mama kenapa tidak merasa curiga " ucap dira.


" Dira tidak perlu terlalu banyak berpikir, papa bekerja demi kita loh. Dira lebih baik persiapkan perlengkapan sekolah dira untuk besok ya " sahut raya sambil berjalan pergi ke dapur.


Raya yang merasa bahagia dimas pulang bergegas memasak makanan kesukaan dimas.


Setelah sibuk memasak di dapur beberapa masakan kesukaan dimas di hidangkan di meja, raya yang selesai memasak bergegas ke kamar untuk membangunkan dimas.


Kreeeeeak...


Raya yang membuka pintu kamar merasa kaget melihat dimas yang berdiri di depannya.


" Mau kemana lagi?" tanya raya.


" Aku harus kembali ke perusahaan alex baru saja menelepon ku " sahut dimas.

__ADS_1


" Kenapa tidak makan dulu, aku baru selesai masak " ucap raya.


" Sudah tidak sempat lagi " sahut dimas yang langsung pergi meninggalkan raya.


" Haaaaah " raya menghela nafas sambil mengikuti dimas yang berjalan menuju mobilnya.


Raya yang melihat mobil dimas menjauh langsung menutup pintunya.


" Mama sudah selesai masak ayo kita makan ma " ucap dira yang berdiri di depan raya.


" Ayo sayang kita makan " sahut raya sambil menahan air matanya.


Huuuu, aku kasihan melihat mama yang sudah capek masak malah di tinggal pergi begitu saja " dalam hati dira sambil menatap mamanya.


" Dira makan yang banyak ya, mama mau ke kamar beristirahat " ucap raya yang tidak jadi mengambil makan.


Dira yang melihat mamanya pergi hanya bisa menghela nafas, dira tidak pernah mengharapkan mamanya bersedih seperti itu.


Kenapa aku bersedih, bukannya dimas kerja juga demi aku dan dira. Aku tidak boleh egois aku harus tetap mendukung dan percaya padanya " dalam hati raya sambil membaringkan badannya.


.


.


( Karena banyaknya permintaan author kembali melanjutkan cerita Suamiku Bukan Tidak Sempurna, terima kasih buat kalian yang mendukung author melanjutkan cerita ini. )

__ADS_1


__ADS_2