Suamiku Bukan Tidak Sempurna

Suamiku Bukan Tidak Sempurna
36.penculikan


__ADS_3

Dimas pulang kerumahnya ' dia merasa perasaan nya sangat hancur sekarang.


Tidak sengaja dimas melihat surat di atas meja, dia membuka dan membacanya.


untuk dimas.


maafkan aku yang selalu menyusahi mu dan merepotkan mu aku akan pergi tidak akan mengganggu mu lagi, semoga kamu dan raya bisa kembali bersama, jika ayah mu bertanya bilang saja kita sudah bercerai.


Terimakasih.


Dimas membaca surat yang ditulis dewi, dia tidak menyangka dewi pergi meninggalkan dirinya tapi dimas merasa itu lebih baik akhirnya dia masih ada harapan untuk bersama lagi dengan raya.


Sekarang istri ku hanya raya ,aku harus bisa meyakinkan dia dan mendapakan kepercayaan nya kembali,,, dalam hati dimas.


Dimas mengirim pesan singkat ke raya menggunakan nomor barunya.


dia meminta raya datang ke sebuah taman yang tidak jauh dari rumahnya malam ini jam delapan.


"Nomor siapa ini aku tidak mengenalnya haruskah aku pergi kesana,,, dalam hati raya.


Raya merasa gelisah antara mau pergi atau tidak tapi dia penasaran siapa yang ingin bertemu dengannya. Raya memutuskan untuk pergi dia hanya berpesan ke yogi kalau dia belum pulang jam sembilan susul dia ditaman yang tidak jauh dari rumahnya.


Raya pergi ke taman ' tidak terlalu ramai disana hanya ada beberapa orang saja.


Tiba tiba dari belakang seseorang membungkam mulutnya dan menariknya masuk ke dalam mobil.


" kamu siapa?? kenapa menculik ku " raya berusaha membuka pintu mobil tapi tidak bisa.

__ADS_1


raya bertanya sama supir yang menculiknya tapi dia tidak menjawab yang ditanyakan raya.


mobil berhenti disebuah tempat parkir, supir itu menyemprotkan sesuatu ke wajah raya.


Raya merasa mengantuk dan langsung tertidur.


Seseorang pria membangunkan dirinya, anehnya orang itu memakai topeng raya tidak bisa mengenalinya . raya melihat dirinya terikat dan duduk disebuah kursi.


" kamu siapa kenapa membawa ku kesini " tanya raya.


Pria itu membuka topengnya.


" Dimas kamu lagi ' harusnya aku tahu ini semua rencana mu "


"kalau tidak begini apa kamu mau bertemu dengan ku "


Dimas memeluk raya dari belakang


" kamu tahu kenapa aku melakukan ini semua "


" aku tidak perduli " raya mengalihkan pandangan nya.


" itu alasannya, semua berawal dari kesalahan kecilku tapi kamu tidak pernah mau mendengar semua penjelasan ku kamu terus menghindar dari ku "


Raya tidak menghiraukan dimas berbicara'


" kamu mau tahu alasannya kenapa aku membohongimu kan ' alasannya karena kamu tidak mau mendengar kan penjelasan ku dan kamu pergi kerumah orang tua mu " dimas menangis kepalanya bersandar dipundak raya.

__ADS_1


" kamu juga mau tahu kenapa adik kakak itu meninggal menggatikan aku dari kecelakaan itu kan ' itu semua karena dia ingin menyelamatkan ayahnya, ayahnya membutuhkan ginjal dan sang adik ingin memberikan ginjalnya sedangkan kakaknya ' dia ingin ayah nya melihat kembali dia mendonorkan ke dua matanya dia tidak ingin hanya adiknya yang berkorban "


dimas menjelaskan ke raya dia sendiri tidak tega sebenarnya tapi itu sudah keputusan adik dan kakak itu.


Ternyata pak tua itu awalnya buta, aku sudah salah paham sama dimas,,, dalam hati raya.


Dimas mengambil pisau untuk membuka ikatan raya .


" kamu tidak pernah ingin mendengar penjelasan ku ' apa kamu bisa menerima aku hanya kalau aku tidak sempurna kalau begitu aku akan melakukannya "


Dimas mengarahkan pisau yang dia pegang ke kakinya menggores sangat dalam membuat kakinya berdarah.


" aku akan membuat diriku tidak sempurna agar kamu berada di sisi ku selamanya "


Dimas mengarahkan pisaunya lebih dalam lagi ' darah segar terus keluar dimas menggigit bibirnya menahan rasa sakit. Raya tidak sanggup melihatnya.


"cukup dim jangan lukain kaki mu lagi " raya memeluk dimas dan mengambil pisaunya.


Kakinya dimas berlumuran darah sangat banyak raya merasa kasian padanya.


" aku minta maaf ya , aku terlalu egois " raya memeluk dimas sambil menangis.


" Aku yang harusnya minta maaf sama kamu, tidak seharusnya aku berbohong padamu ' maafkan aku "


Raya melihat dimas menahan sakit di kakinya dia mengambil telepon dimas dan menghubungi alex meminta membawa doter ke tempatnya.


Raya merasa lebih tenang kakinya dimas tidak terjadi apa apa ' hanya perlu di perban dan minum beberapa obat anti biotik.

__ADS_1


Raya memperhatikan dimas yang terbaring dia merasa bersalah padanya, ingin dia mengulang kembali semua dari awal.


__ADS_2