
Setelah tau raya hamil dimas meyakinkan dirinya sendiri dia akan memberi tahu semua nya ke raya ' hatinya merasa sangat bahagia .
Dimas kembali ke kantornya Sore nanti dia kembali dan memberi tahu raya semuanya.
Raya yang terbangun tidak melihat ada orang di samping nya, Dia bergegas pulang kerumah ' raya berfikir mungkin saat ini dia membutuhkan ketenangan. Raya sudah memutuskan untuk pergi keluar negeri.
Raya sudah memesan tiket pesawat ' dia memasukan beberapa bajunya ke koper dan berangkat ke bandara.
Sayang sekali dia datang terlambat dan tertinggal pesawat. Terpaksa raya menunggu penerbangan selanjutnya.
Sore hari setelah dimas pulang dari kantor dia mencari raya di rumah sakit ' dia bertanya kepada suster kenapa raya tidak ada diruangannya.
Suster memberi tahu dimas kalau raya sudah pulang dari tadi pagi. dimas bergegas kembali kerumah dia tidak sabar melihat gimana reaksi raya ketika melihatnya bisa berjalan seperti biasanya.
" Raya " panggil dimas.
Tidak ada jawaban dari raya, dimas mencari di kamarnya tapi tidak juga menemukan raya.
Dimas melihat selembar kertas di samping tempat tidurnya.
" ini surat dari raya " ,,dalam hati dimas.
Maaf untuk sementara aku terpaksa pergi aku ingin menenang kan diri jangan mencari ku'
Apa yang kamu fikir raya kamu sedang hamil kenapa kamu malah pergi dari ku,,, dalam hati dimas.
__ADS_1
Dimas pergi ke bandara dia berharap raya belum naik pesawat.
Sayang sekali sampai disana raya sudah tidak ada pesawatnya sudah terbang beberapa jam yang lalu.
Dimas kembali kerumah dengan sangat kecewa ' kenapa ini terjadi padanya, gimana nantinya kalau terjadi apa apa sama raya dan calon bayinya.
Lisa yang menonton televisi melihat berita pesawat jatuh sore hari tadi.
dimas yang tidak sengaja melihat ' merasakan firasat yang buruk dia meminta alex untuk mencari tahu apa kah raya sampai tempat tujuannya dengan selamat.
Alex dan beberapa anak buahnya pergi mengecek ke bandara, ternyata memang benar sore tadi ada pesawat yang terjatuh dan sudah di pastikan tidak ada penumpang yang selamat.
Alex meminta daftar orang yang berada di pesawat itu ' sangat kaget melihat nama raya ada di dalam pesawat itu. Alex kerumah dimas memberi tahu kebenarannya.
" Gimana raya sekarang ada dimana?? " tanya dimas.
Dimas membaca semua nama dan ada nama raya disana.
" itu daftar nama yang ada di pesawat yang dinaiki kakak ipar ' sayang nya tidak ada yang selamat "
" Apa maksud mu " dimas kaget.
" pesawat yang di naiki kakak ipar tadi sore terjatuh "
Dimas tidak percaya apa yang di bilang alex, dimas terduduk lemas"
__ADS_1
" Raya tidak mungkin meninggalkan aku, raya dan calon bayinya pasti selamat " dimas menangis dia tidak bisa menerima kenyataan yang terjadi.
" bos yang sabar doakan saja kakak ipar dan calon bayinya tenang di alam sana " alex mencoba menenangkan dimas.
" Pergi, pergi dari sini "
Alex pergi meninggalkan dimas ' dia tidak pernah melihat dimas menangis seperti itu.
Dimas terus menangis layaknya seorang perempuan yang patah hati.
" kakak harus sabar ' tuhan lebih sayang sama kak raya ,benar kata kak alex kakak hanya perlu mendoakan kak raya semoga tenang di alam sana "
Dimas menatap lisa dengan tajam.
" kalau kamu masih terus bicara, kamu juga pergi dari sini " bentak dimas.
Lisa masuk ke kamarnya dimas tidak pernah marah padanya tapi karena Kehilangan istrinya dia kehilangan kendali.
Dimas yang tidak percaya raya sudah tidak ada, dimas menunggu di depan pintu rumahnya.
" Raya aku tunggu kamu malam ini kalau kamu sampai tidak datang aku akan berhenti mencintaimu selamanya.
Angin malam yang sangat dingin dimas tetap menunggu raya kembali dia rela tidak tidur.
Lisa yang tidak tega melihat dimas dia memeluknya.
__ADS_1
" kakak, kak raya tidak akan datang walau kakak tidak mencintainya lagi' karena kak raya sudah tidak ada di dunia yang fana ini ' kakak harus bisa menerima kenyataannya.
Dimas terus menangis dia seolah tidak mendengar apa yang lisa katakan.