
Dimas terus berfikir semoga tuhan memberikan sebuah keajaiban untuknya Dan raya.
Satu bulan berlalu begitu cepat tidak ada tanda tanda untuk raya hamil ' apa mungkin ini sudah menjadi takdir dia harus memiliki anak dari wanita lain.
Dimas merasa bingung dia tidak ingin melakukan apa yang raya suruh padanya.
Waktu hanya tinggal dua bulan lagi bagaimana dia harus menghadapinya.
" dim ini sudah lewat satu bulan loh tinggal satu bulan lebih ' kamu jangan ingkar janji ya " raya memeluk dimas dari belakang.
" sayang apa tidak memiliki anak itu sangat buruk ' kenapa kamu memaksa aku begini "
Raya terdiam dia duduk disamping dimas.
Maafin aku dim bukan maksud ku memaksa mu tapi ini semua demi kebaikan mu sendiri,,, dalam hati raya.
" Dim aku tau kamu tidak akan ingkar janji ' jadi setelah tiga bulan kamu harus melakukannya "
Dimas pergi meninggalkan raya sendiri ,perasaannya merasa sedikit kacau.
aku juga sebenarnya tidak ingin dim, tapi kalau kamu menunggu memiliki anak dari ku ' itu sungguh mustahil, aku juga tidak rela memberikan milik ku pada orang lain.,,, dalam hati raya.
Raya meneteskan air mata ' dia berusaha untuk tetap tegar demi dimas, karena dia sangat mencintainya.
Waktu terus berputar hari beralu bulan berganti, sudah lewat dua bulan hanya tinggal menunggu hari dari perjanjian raya dan dimas.
__ADS_1
Huuueeek, huuueeek, raya berlari kekamar mandi dia merasa mual mual terus beberapa hari ini.
" sayang kamu kenapa ? ' kamu sakit kah ayo kita kedokter " dimas terlihat sangat panik.
raya berjalan ke arah dimas sambil terus memegang kepalanya, dia merasa kepalanya sangat pusing ,dimas Menghampirinya untung saja dia sempat menangkap raya yang tiba tiba pingsan.
Dimas menggendong raya masuk ke dalam mobil dan membawanya kerumah sakit.
dokter datang dan memeriksa kondisi raya.
" Ini kabar baik untuk pak dimas, istri bapak sedang hamil sekarang " seorang dokter keluar dari ruangan raya.
Dimas terdiam dia masih tidak percaya.
" yang benar dok istri saya hamil ' bukannya kondisinya saat ini tidak memungkin kan untuk hamil "
Terimakasih tuhan engkau mengabulkan semua doa ku, Tolong jaga istri dan calon anak ku ' aku tidak ingin terjadi apa apa padanya,,, dimas berdoa dalam hati.
dimas masuk kedalam melihat raya yang masih belum sadar, dia duduk disampingnya.
tanpa disadari dimas meneteskan air matanya dia merasa sangat bahagia dia tidak perlu lagi menuruti apa yang di minta raya.
raya terbangun melihat dimas menangis di sampingnya.
" kenapa menangis "tanya raya.
__ADS_1
membuat dimas kaget dia tidak tau sejak kapan raya sadar.
" kamu harus jaga diri baik baik sekarang " kata dimas.
" memangnya kamu mau kemana ' kamu mau ingkari janji dan kamu mau meninggalkan aku ya " raya berbalik badan dan menangis.
" siapa yang mau meninggalkan kamu " dimas membalikan badan raya.
Raya terdiam dia menatap dimas.
" aku tidak akan meninggalkan kamu tapi ' aku ingin mengingkari janji "
" kamu jahat dim, kamu pembohong besar ' bukannya kamu sendiri yang membuat janji kenapa kamu mau mengingkari nya " raya merasa Kecewa.
" karena sekarang kamu lagi hamil "
Raya terkejut mendengar dimas bilang begitu dia tidak percaya sama sekali.
Hahahahaha,,, tiba tiba raya tertawa.
" cara mu berbohong, tidak mempan untuk ku ' apa tidak ada alasan lain " kata raya.
dimas mengangkat baju raya ke atas dia mengelus ngelus perut raya.
" Kalau kamu tidak percaya ya sudah tapi di dalam perut ini ada anak ku loh, kamu harus jaga diri baik baik mulai sekarang."
__ADS_1
Raya memperhatikan dimas ,dia masih tidak percaya apa mungkin yang dikatakan dimas itu sungguhan.