
Dira masih penasaran dengan Firhan dan leo apakah mereka berdua menyukai mamanya atau karena cuma kasihan padanya.
Dira berniat mencari Orang lain untuk mamanya siapa tau saja firhan dan leo tidak serius dengan mamanya.
Hari ini dira mengajak mamanya pergi jalan keluar ' Dira sudah mempersiapkan banyak kertas kali ini.
" Raya " suara seorang pria memanggilnya.
Raya berhenti dan membalikan badannya ' raya terkejut didepannya berdiri seseorang yang selama ini ditunggu tunggu olehnya.
" Om siapa ya ' om mau mendekati mama ku juga ya "
Dimas memperhatikan anak perempuan yang ada di depannya.
" Dira ,putri ku " dimas memeluk putri tercintanya.
" Om siapa , aku tidak kenal sama om"
Dira berusaha melepaskan pelukan dimas, dia tidak mengenali dimas sama sekali 'karena memang dari bayi dia sudah ditinggalkan.
Dimas menatap ke raya berharap raya menjelaskan ke anak nya.
__ADS_1
" Raya anak kita sudah sebesar ini ' aku bangga kamu bisa membesarkannya " dimas merasa senang tapi dia juga sedih dia tidak bisa melihat pertumbuhan anaknya dari waktu ke waktu.
" Om kalau suka sama mama ku Harus antri ' yang suka sama mama ku banyak, om jangan asal kalau bicara " Dira menarik tangan mamanya.
dira merasa mamanya tidak seperti biasanya ' dilihatnya mata mamanya berkaca kaca, air matanya akan segera menetes
" mama kenapa " Dira menghentikan langkahnya.
" Dia papa mu " Raya tidak bisa menahan air matanya, Dia menangis memeluk putrinya.
Dira melepaskan pelukan raya dan berlari menjauhi raya ' dia menangis dibawah pepohonan.
Raya menghampiri dira yang duduk dibawah pohon sambil menutup matanya.
" Dira tidak boleh membenci papa ' bukannya selama ini dira ingin sekali bertemu papa " raya duduk disamping putrinya.
" itu dulu ma ' tapi sekarang sudah tidak lagi , dira mau papa baru yang bisa menemani mama dan dira setiap waktu " dira mengusap air matanya.
" kita bisa kasih kesempatan buat papa jelasin kenapa papa tinggalin kita ' dira harus bisa menjadi anak yang pemaaf tidak boleh menyimpan dendam ya " raya mengelus kepala putrinya.
Dira hanya diam ' dia sudah tidak tau harus bicara apa lagi, Raya membantu putrinya berdiri dan kembali ke arah dimas , Sayang nya dimas sudah tidak ada disana.
__ADS_1
Disisi lain Dimas merasa kecewa dengan dirinya sendiri sudah terlihat jelas kalau putrinya sekarang membenci dirinya.
Semua ini salah ku ' kenapa dari awal aku tidak Jujur saja pada raya, dan sekarang putri ku sangat membenci ku bahkan dia ingin memiliki papa baru
Dimas memukul kepalanya sendiri.
" Bos, kenapa tidak menjelaskan saja semua yang terjadi saya yakin kalau kakak ipar pasti bisa mengerti " alex berdiri didepan dimas.
" Raya pasti bisa mengerti tapi bagaimana dengan Putriku ' sudah sangat jelas dia membenci ku " Dimas memukul dinding berulang kali.
" Saya cuma kasih saran saja bos, sebelum semua terlambat tidak ada salah nya memberi penjelasan ' bos juga belum tahu hasil akhirnya " Alex berbalik pergi meninggalkan dimas.
mungkin yang dibilang alex benar aku sekarang tidak tau hasilnya, semoga saja masih ada harapan,,, dalam hati dimas.
Dimas memberanikan diri datang menemui raya dirumahnya ,dia menekan bell berulang kali.
Raya yang mendengar suara bell berbunyi segera membuka pintu ' dilihatnya dimas berdiri di depannya. Raya memperhatikan dimas dengan teliti walau masih terlihat tampan tapi sekarang dimas terlihat sedikit terlihat Tua.
Setelah empat tahun akhirnya suami yang dirindukannya berada tepat dihadapannya.
Raya tidak bisa menahan dirinya ' dia memeluk dimas.
__ADS_1