
Dimas masih menunggu raya di depan pintu rumahnya.
" Kak ' apa kakak tidak kerumah orang tuanya kak raya untuk memberi tahu kalau kak raya " belum selesai bicara.
" kamu terlalu banyak ikut campur "
"Tapi itu kenyataannya 'kakak harus bisa menerimanya , kakak harus memberi tahu orang tua kak raya "
Dimas terdiam yang di katakan lisa ada benarnya ' jangan sampai nantinya dia yang disalahkan karena tidak memberi tahu orang tua raya.
Dimas memutuskan pergi ke rumah orang tua raya. beberapa hari yang lalu dia datang saat raya diculik dan sekarang dia kembali datang disaat memberi kabar kalau raya sudah meninggal dunia.
" kamu kesini pasti ada berita buruk lagi " kata papanya raya.
" papa jangan begitu, Duduk dulu dim "
" Terimakasih saya kesini cuma mau kasih tau kalau raya " terasa sangat berat mulutnya ingin berbicara.
" raya kenapa ?" tanya mamanya.
" raya meninggal dunia " dimas berbicara sambil menangis.
plaaak,,, papanya raya menampar dimas.
"apa yang kamu bilang ' katakan sekali lagi " papanya raya terlihat sangat marah.
" raya meninggal dunia , pesawat yang dinaikinya terjatuh kemarin sore " dimas berusaha menjelaskan.
papanya terduduk lemas, bahkan mamanya raya sampai jatuh pingsan. mereka tidak percaya kalau putri yang baru bersamanya sudah pergi meninggalkan mereka lagi selamanya.
Yogi menarik baju dimas, seolah mengajak berkelahi.
" Kamu harus bilang yang kamu katakan tadi hanya bercanda kami pasti memaafkan mu "
Dimas melepaskan tangannya yogi.
" Itu kenyataannya raya benaran meninggal dunia, yang lebih membuat ku sedih dia meninggal di saat lagi hamil. aku juga tidak bisa menerima kenyataan ini " dimas terus menangis.
Papanya berdiri dan menarik dimas keluar dari rumahnya.
__ADS_1
" ini semua karena kamu, sekarang aku harus Kehilangan Putri ku selamanya ' mulai sekarang kamu bukan lagi menantu ku,dan kamu tidak ada hubungan lagi dengan kami.
Bruuuuakk,,, papanya raya membanting pintunya.
Dimas hanya pasrah walau hatinya terasa sakit di usir mertuanya sendiri , dimas kembali kerumahnya.
Raya aku sangat mencintai mu jangan tinggalkan aku, ku mohon jangan tinggal kan aku,,, dimas mengigau.
Lisa yang kasian pada dimas menelpon ayahnya dimas berharap ayahnya dimas bisa menenangkan dimas.
Dimas terbangun dari tidurnya dia bermimpi raya terjatuh dari pesawat dan meninggal di depan matanya.
" seorang pria tidak pantas bersedih " tiba tiba ayah nya datang menghampirinya.
" kenapa ayah datang kesini " tanya dimas.
" kalau aku tidak kesini, gimana aku bisa tau ternyata bos besar bisa menangis seperti wanita "
Dimas hanya diam, sekarang dia malas berdebat dengan ayahnya.
" lakukan yang bisa membuat hati mu tenang, jangan hanya larut dalam kesedihan "
sudah dua bulan dimas akhirnya merasa lebih tenang ,dia kembali ke kantor seperti biasanya 'dimas berusaha melupakan kesedihan kepergian raya.
Dimas melihat seorang gadis yang sangat cantik berjalan masuk ke dalam kantornya.
" Alex " panggil dimas.
" Iya, kenapa bos "
" siapa gadis yang baru masuk kantor tadi " tanya dimas.
" Bos masih belum tahu kah , lisa sudah mengundurkan diri tiga hari yang lalu dan perempuan tadi yang menggantikan lisa "
" jadi maksud mu dia sekretaris ku "
" Betul "
" kalau gitu suruh dia ke sini "
__ADS_1
" siap bos "
Alex pergi memanggil perempuan yang di maksud dimas.
" permisi pak ' ada yang bisa saya bantu " seorang perempuan masuk ke ruangan dimas.
" aku tidak tau kalau sekretaris ku sudah ganti ' siapa nama mu "
" nama saya dewi pak"
nada bicaranya sangat lembut berbeda dari wanita biasa yang ditemui dimas.
"oke kalau gitu kamu boleh kembali bekerja"
Dewi keluar dari ruangan dimas ,entah kenapa dimas memperhatikan saat dewi berjalan.
Jalannya saja sangat berwibawa ,,, dalam hati dimas.
Dewi jauh lebih cantik dari raya dan lebih sexy dia benar benar sempurna,,, dalam hati dimas.
Dimas membanding bandingkan raya dengan dewi.
Dimas mendapat telepon dari ayahnya ' dia disuruh pulang makan malam bersama di rumah ada hal yang penting yang ingin dibicarakan.
Dimas dengan sangat terpaksa menyetujuinya setelah pulang dari kantor dimas langsung kerumah ayahnya.
sampai disana dimas kaget ternyata Dewi ada dirumah ayahnya.
" kamu Dewi kan " tanya dimas.
" iya " jawab dewi dengan lemah lembut.
" dewi ini anaknya teman ayah, ayah mau kamu menikah sama dewi dalam waktu dekat "
"Apa " dimas terkejut mendengar ayahnya bicara.
" dewi tidak jauh beda dengan raya semua yang bisa di lakukan raya dewi juga bisa melakukannya "
Dimas terdiam Walaupun dia terpesona pada dewi tapi dia sendiri belum bisa melupakan raya.
__ADS_1
Tapi dimas berikir kembali betapa hatinya terasa sakit saat orang tua raya mengusir dirinya dan sudah tidak menganggap dirinya sebagai menantu lagi ' dimas menyetujui dia dijodohkan dengan dewi.