
Dokter masuk keruangan raya dan memeriksa kembali kondisi raya.
" Detak jantung janin nya sangat normal ' dan bu raya sudah boleh pulang, ingat jangan terlalu kelelahan "
Raya yang mendengar langsung dari dokter akhirnya percaya, ternyata benar dia sedang hamil sekarang.
Raya bangun langsung memeluk dimas.
" maaf ya dim ' tadi aku meragukan yang kamu bilang,ternyata benar aku masih bisa hamil sekarang " raya merasa sangat bahagia.
" kalau begitu mulai sekarang kamu harus jaga diri baik baik ya " dimas mencium kening raya.
Dimas dan raya pulang kerumah.
dimas menyuruh raya untuk tetap di mobil sebentar ' dia turun dari mobil dan membuka pintu nya untuk raya.
" Terimakasih sayang " raya ingin keluar dari mobil.
Dimas langsung menggendong raya, dia tidak mengizinkan raya berjalan sendiri dia takut raya kecapekan.
" dim aku bisa jalan sendiri " raya memukul punggung dimas dengan pelan.
Dimas tidak menghiraukannya dia tetap menggendong raya sampai ke kamar.
" Dim aku bukan anak kecil ' tadi aku bisa jalan sendiri loh "
" iya kamu bukan anak kecil tapi yang di dalam sini calon anak ku loh, aku tidak ingin calon anak ku kecapekan " dimas mengelus perut raya.
raya merasa bahagia ' Dia tidak perlu lagi takut dimas meninggalkan dirinya.
" sayang kamu mau makan apa sekarang ' biar aku buatkan " kata dimas.
" aku mau makan nasi goreng hati ampela ' tapi apa benaran kamu yang masak "
" kamu tenang saja aku ini chef internasional loh "
__ADS_1
puuuffffft,,, raya menahan tertawa.
" dibilangin tidak percaya, kamu tunggu disini ya"
Dimas pergi ke dapur dan membuat nasi goreng spesial untuk raya.
Klontang Klontang ,,, suara beberapa barang berjatuhan.
Aduh dimas benaran masak atau mau bantingin barang di dapur,,, dalam hati raya.
Raya menghampiri dimas yang sedang menggoreng nasi didapur ' keringatnya bercucuran kalah kalah orang habis berlari.
" ehem, kamu mau bikin nasi goreng apa mau menghancurkan dapur ' lihat semua berantakan "
Dimas tidak menjawab dia fokus terus menggoreng nasi.
" Sudah siap ' ini namanya nasi goreng ala dimas "
Dimas menyuruh raya duduk dan menikmatinya.
Dimas merasa senang raya menyukainya dia mencicipi nasi goreng buatannya.
Weekkk,,, dimas memuntahkannya.
" kamu bohong ya rasanya tidak enak, asinnn "
Raya tetap memakannya dia menghargai karena dimas bersusah payah membuatkan untuknya.
Dimas mengambil semua yang di masaknya dan membuangnya.
" Dim sayang banget ' kenapa dibuang "
" Gak enak, tidak usah dimakan ' kamu tunggu sebentar aku telepon alex belikan makanan untuk kita "
Tidak lama kemudian alex datang membawa beberapa makanan untuk raya ' dimas meminta raya memakan semuanya.
__ADS_1
" Ini banyak sekali aku mana bisa habiskan semuanya "
" ini demi calon bayi kita loh " dimas memasang wajah sedih.
Mau tidak mau raya terus makan tapi akhirnya dia masih tidak bisa menghabiskan semuanya.
" Dim aku sudah tidak sanggup makan lagi " raya merengek ke dimas.
dimas duduk disampingnya dan meyuapinya pelan pelan, raya tidak membuka mulutnya dia sudah tidak sanggup lagi.
Dimas memakan sesuap dan menyuapinya ke raya sebagai makanan penutup.
Raya bersandar di kursi dia merasa sangat kekenyangan sampai tidak bisa bergerak lagi.
alex yang memperhatikan dimas dan raya hanya menelan ludah dan tertawa kecil.
so sweet banget si bos sama kakak ipar aku jadi iri kapan aku bisa punya pacar ya ' nasib jomblo ma begini,,, dalam hati alex
" pekerjaan kantor ku serahkan ke kamu, raya sekarang lagi hamil aku harus sering menemaninya "
dimas melihat alex masih melamun.
" kamu dengar tidak " dimas mengeraskan suaranya.
" de dengar bos siap selalu "
Dimas melihat raya yang bersandar dikursi dia tidak bisa lagi berdiri ' dimas memberi kode ke alex untuk segera pergi.
Dimas menggendong raya masuk ke kamar.
" aduh kamu habis makan jadi berat " ejek dimas.
" ini semua gara gara kamu aku tadi sudah bilang aku sudah kenyang kamu maksa aku terus makan" raya merajuk sama dimas.
" ulu ulu, jadi ada yang merajuk ni " dimas mencubit pipi raya.
__ADS_1