Suamiku Pemimpin Assassin

Suamiku Pemimpin Assassin
SUAMI-ISTRI SAMA SAJA


__ADS_3

"Apa?!, jadi kamu wanita yang Daniel cintai sejak masa SMA?" tanya Koury tak percaya dan terus menatap Leny.


"Iyaps!, perkenalkan!. Aku Leny Syahputra!, dan Ini adalah putra tampanku dengan Daniel, Damin Lee Syahputra!" ucap Leny dengan tegas memperkenalkan dirinya.


"Dan kau?!" ucap Leny menunjuk Hyuga


"Namamu Hyuga kan?!" timpalnya bertanya dengan tatapan geram


"I..iya" jawab Hyuga merasa gugup melihat tatapan itu dari Leny


"Tolong kau didik Istrimu ini, suruh dia menyaring lisannya jika berkata!. Jangan sampai ia melakukan seperti ini lagi!" ucap Leny mengancam, dan membuat mereka semua tertegun melihatnya


"Jika kau tak mampu untuk merubah Istrimu menjadi lebih baik, jangan salahkan aku kalau tubuh Istrimu ku cincang!" timpalnya serius


"Apa?!, cincang?!, apa sifat kejamnya masih ada?, aku pikir itu karena ia sedang mengandung Damin" batin Kevin tak percaya


"Aku benar-benar melihat sosok Kak Daniel dalam wujud seorang wanita kali ini" batin Wulan. Sedangkan Damin tiba-tiba langsung bertepuk tangan seakan mengekpresikan rasa senangnya saat mendengar sang Ibunda berkata seperti itu.


Hyuga menjadi semakin takut dibuatnya, mendengar kata itu keluar dari mulut Istri seorang pria yang ia panggil kapten itu, ia seperti melihat sosok Daniel berada di dalam diri wanita yang mengancamnya.


"Parah, Suami-Istri sama-sama psikopat" batin Hyuga menelan ludahnya


Silvia memegangi Leny agar ia bisa meredam amarah yang tengah menyelimuti sahabatnya itu. Silvia merasa sangat senang karena ada seseorang yang mau membela dirinya sampai sejauh itu.


Tapi amarah Leny sudah tak wajar menurut Silvia. Walaupun Koury sering mencari masalah dengannya, namun tak di pungkiri juga kalau ia dan Koury juga berteman. Jadi dia juga tak mau kalau Leny sampai melukai teman sekolahnya dulu.


"Sudah ya Leny sayang, jangan marah-marah lagi. Makasih banget loh kamu udah mau membela aku sampai segitunya, tapi kamu jangan sampai mau menyakiti dia ( Koury ), bagaimanapun juga aku, Koury, dan Suamimu dulunya teman sekelas" ucap Silvia memeluk Leny


"Kami juga sudah terbiasa saling mengejek seperti itu" timpalnya


"Tapi aku gak terima Silvia!. Aku sudah tau betapa kerasnya kamu berjuang, jadi aku gak terima itu semua" sela Leny menjawab


Daniel menghela nafasnya kemudian ia mendekati sang Istri dan langsung membelai kepala Leny dengan lembut dan ia berkata "Bunda, sudah ya, jangan marah-marah. Entar cantiknya ilang loh"

__ADS_1


"Koury, sebaiknya kamu meminta maaf saja. Aku tau sifat Kakakku, jika ia berkata seperti itu, maka itu pasti akan ia lakukan" ucap Wulan memberi saran


"Kau masih sayang nyawa kan?" timpalnya bertanya


"I..iya sayang, yang di katakan Adiknya kapten Daniel itu benar. Aku gak mau kamu sampai kenapa-kenapa" bujuk Hyuga memegangi kedua tangan Koury


Koury menatap Leny dengan tatapan aneh. Ada rasa takut saat ia menatap wajah Leny yang terus menatap dingin kearahnya. Ia perlahan mendekati Leny, dengan suara yang terbata-bata ia mulai mengeluarkan kata-kata yang ingin ia ucapkan


"Ma.. maaf, aku khilaf" ucap Koury menundukkan kepalanya


"Haaa?!, apa?!, aku gak dengar?!" sindir Leny mendekatkan telinganya


Silvia memegang lengan Leny dan menggelengkan kepalanya seakan mengisyaratkan untuk tidak menindas teman sekolahnya lagi.


Leny tersenyum dan mengangguk, lalu ia menatap Koury kemudian ia berkata "Baiklah, aku akan memaafkan kamu. Tapi kamu harus berjanji untuk tidak menindas orang lain lagi"


Koury mengangkat kepalanya lalu berkata "Iya, aku janji"


"Ji..jika Silvia, bi..bisa jadi temanmu, a..a..apakah aku juga bisa menjadi te..teman kamu?" tanya Koury ragu-ragu


Leny merangkul leher Koury dan tersenyum bahagia lalu ia menjawab "Tentu saja bisa dong!"


Koury sedikit terkejut saat Leny tiba-tiba merangkul dirinya, tapi ia merasa senang saat Leny menerima dirinya untuk menjadi temannya. Silvia juga ikut bahagia karena Leny mau menerima Koury menjadi temannya.


"Te..terima kasih ya" ucap Koury tersenyum


Koury menatap Silvia yang juga tengah menatapnya sambil tersenyum, kemudian Koury mendekati Silvia dan langsung memeluknya sampai membuat Silvia terkejut.


"Maaf ya, selama ini aku sudah berbuat dan berkata-kata keji padamu. Aku ingin kita memulai hubungan ini dari awal lagi, hubungan persahabatan" ucap Koury sangat tulus dalam pelukan Silvia


Silvia tersenyum sambil mengelus pundak Koury yang masih memeluknya, lalu ia berkata "Iya, aku juga meminta maaf padamu. Mungkin dulu aku juga sering membuatmu jengkel"


Mereka yang melihat momen itu pun merasa senang, ada kehangatan dalam diri mereka saat melihat kedua orang wanita yang dulunya seperti kucing dan tikus, kini sudah berdamai dan saling menyayangi satu sama lain.

__ADS_1


Leny juga ikut memeluk mereka berdua dan ia berkata "Nah kalau gini kan enak, aku juga memiliki banyak teman"


"Tapi kalian berdua jangan pernah coba-coba untuk merebut Suamiku lagi loh" ancam Leny bercanda


"Hahaha. Untuk apa aku melakukan itu lagi Leny sayang?!" ucap Silvia mencubit hidung sahabatnya itu.


"Aku kan sudah punya Ronny, sedangkan Koury sudah menjadi Istri dari Hyuga" timpalnya menatap Koury yang tengah tersenyum melihat kedekatan antara Leny dan Silvia


"Benar itu. Lagi pula kalau di lihat-lihat, Suamiku tak kalah tampannya dari Suamimu" ucap Koury menatap Hyuga yang tengah tersenyum manis menatapnya.


"Ih apaan?!, aku aja mau muntah melihat senyumannya itu" ucap Leny mengejek


"Hahaha, Istriku begitu jujur" sambung Daniel mencubit pipi Leny.


Hyuga menundukkan kepalanya dan berkata dengan lesuh "Kau dan Istrimu sama saja kapten"


"Yang sabar!, ini ujian" ucap seorang pria menepuk pundak Hyuga


Hyuga menoleh ke arah seorang pria yang tengah memegang pundaknya itu. Matanya sampai terbuka lebar saat mengetahui pria itu.


"Bapak siapa?!" ucap Hyuga menunjuk pria itu.


"Saya?" tanya pria itu menunjuk dirinya sendiri


"Lah, saya siapa ya?!" timpalnya bertanya


Seorang wanita yang tengah menggendong seorang anak kecil yang berjenis kelamin perempuan, bayi cantik yang berusia sekitar 1 tahun lebih berada di belakang pria aneh itu yang tidak lain adalah Suaminya sendiri.


Kemudian wanita itu mendekati Damin yang tengah dalam gendongan Daniel, dengan gemas ia mencubit pipi gembul milik Damin dan sampai membuat Damin kesenangan.


"Kamu harus kuat Angel" ucap Leny memegang pundak Angel dan menatap pria yang tengah bercanda dengan Hyuga.


"Koury, sepertinya kamu juga harus tegar" timpalnya seakan merasa iba melihat Angel dan Koury karena memiliki Suami yang sama-sama aneh.

__ADS_1


__ADS_2