
Kini keluarga besar Daniel berkumpul dan kebahagiaan pada mereka semakin membesar karena adanya Ayah dan Ibunya Daniel berada di tengah-tengah mereka. Meskipun tidak adanya kedua orang tuanya Leny di antara mereka, akan tetapi tidak mengurangi rasa bahagia pada Leny.
Karena keluarga mereka berkumpul, Leny mengajak mereka semua berjalan-jalan menikmati suasana negara sakura itu bersama keluarga besarnya. Daniel sangat menyetujui apa yang di usulkan oleh sang istri.
Wulan mengajak mereka ke sebuah festival yang berada di salah satu kota di negara pencipta anime tersebut. Mereka semua setuju dengan usul dari wulan barusan dan setelah makan siang mereka semua bersiap-siap untuk segera pergi menuju ke tempat Festival itu berada.
Setelah semua sudah bersiap untuk berangkat, Daniel beserta keluarganya sudah berada di dalam mobil milik Daniel. Karena muatan mereka terlalu banyak, jadi Daniel memberikan mobilnya pada pasangan masing-masing dan mereka semua langsung berangkat menuju ke tempat Festival yang di beritahu oleh Wulan.
Di dalam mobil Damin terlihat begitu antusias hingga Leny sedikit kesulitan memegangi tubuh putranya yang sedari tadi terus melompat-lompat dalam pangkuan. Daniel dan Leny hanya tersenyum bahagia melihat putra tampan mereka yang begitu aktif.
"Anak tampannya Bunda udah gak sabar ya sayang?, mau jalan-jalan sama Kakek dan Neneknya ya?" tanya Leny tersenyum gemas sambil terus mencium pipi Damin.
Daniel yang tengah fokus menyetir hanya tersenyum sambil sesekali melirik ke arah istri dan putranya yang sedang berbahagia menikmati waktu jalan-jalan keluarga mereka.
"Ayah seneng banget melihat kalian berdua tersenyum seperti ini" ucap Daniel tersenyum sambil mengelus kepala Damin.
"Iya dong, sesekali Ayah bawa kami jalan-jalan seperti ini dong. Jangan kerja terus" jawab Leny tersenyum sambil terus memegangi Damin yang melompat-lompat.
"Hehehe, maaf ya Honey. Ayah selalu sibuk bekerja sampai jarang mengajak kalian jalan-jalan" ucap Daniel sambil mengelus pipi istrinya.
__ADS_1
"Tak apa Ayah. Kan Ayah bekerja juga buat keluarga kita" jawab Leny tersenyum menatap Daniel dan Daniel ikut tersenyum juga.
Mobil-mobil mewah milik Daniel yang di kendarai oleh mereka langsung menjadi pusat perhatian oleh para warga sekitar yang melihatnya. Banyak orang-orang yang kagum melihat mobil-mobil mewah itu melintas di depan mereka bahkan ada juga yang memberi hormat ketika mobil-mobil mewah itu melewati mereka karena banyak orang yang tau pemilik mobil-mobil mewah tersebut.
"Bunda heran deh Ayah?" ucap Leny bertanya-tanya.
"Heran kenapa Honey?" tanya Daniel balik.
"Orang-orang di sana kok sepertinya sedang memberi hormat pada mobil kita?" jawab Leny sambil melihat ke arah jendela mobilnya.
"Apa nama Ayah begitu terkenal di negara ini?" tanya Leny lagi.
"Ayah senang kalau kelompok yang di bentuk oleh keluarga kita semakin membesar namanya setelah berada di tangan suami kamu" timpal Leo.
"Apa dulu Dark Shadow dibentuk oleh Kakek memang menjadi kelompok pembunuh atau bagaimana Ayah?" tanya Leny penasaran.
"Bukan dong. Dulu, sebelum Kakeknya Daniel menjadi pemimpin yang membentuk kelompok Dark Shadow, dia juga pernah menjadi seorang anggota militer. Ketika berperang melawan musuh dari negara lain, Kakeknya Daniel tidak pernah terkalahkan sampai di juluki sebagai Washi no tsume atau bisa dalam bahasa Indonesianya adalah Cakar Elang. Karena belum ada satupun orang yang mampu mengalahkannya dalam peperangan, oleh sebab itu Kakeknya Daniel memberi nama putra pertamanya itu Erlangga Syahputra atau di panggil Elang" jawab Leo menjelaskan.
"Jadi setelah itu, Kakek membentuk kelompoknya sendiri yang di beri nama Dark Shadow? " tanya Leny menebak.
__ADS_1
"Dark Shadow atau bayangan gelap, di bentuk oleh Kakeknya Daniel bertujuan untuk membantu keamanan negara, beliau melindungi negara dari balik bayang-bayang tanpa harus di ketahui oleh publik. Banyak kelompok pengkhianat negara yang ingin mencoba menghancurkan negara namun selalu di gagalkan oleh Dark Shadow yang ketika itu masih di pimpin oleh Kakek kalian" jawab Leo menceritakan awal mula tentang Dark Shadow.
"Namun, Kakeknya Daniel jatuh sakit bahkan sampai meninggal setelah Kak Elang dan Mbak Aqila meninggal dalam kecelakaan mobil yang di sabotase oleh Petir Hitam. Kelompok itu dulu awalnya ada di bawah pimpinan Dark Shadow, namun mereka mulai berkhianat ketika Kakek kalian tidak mau membantu mereka untuk membunuh salah satu kelompok musuh mereka. Karena Kakek kalian tidak ingin membantu, Petir Hitam memutuskan untuk menyerang kelompok musuh mereka namun mereka harus menelan kekalahan telak, bahkan Adik dari pemimpin Petir Hitam harus gugur dalam pertempuran tersebut. Karena itu pemimpin Petir Hitam begitu dendam pada Dark Shadow sampai membuat Kakak dan Kakak ipar ku harus kehilangan nyawa. Padahal mereka berdua tidak terlibat dalam dendam pribadi antara Dark Shadow dan Petir Hitam " Leo menjelaskan semuanya dengan nada geram.
Daniel yang fokus menyetir hanya diam saja. Akan tetapi kedua tangannya mencengkram setir mobilnya dengan begitu kuat setelah mendengar cerita detail tentang kematian dari kedua orang tua kandungnya. Leny yang mengetahui jika sang suami sedang dalam kondisi di selimuti dengan amarah, langsung mencoba menenangkannya dengan mengelus-elus tangan Daniel yang tengah mencengkram setir mobilnya.
"Tapi untung saja kelompok pengkhianat itu sudah di musnahkan semua dan tidak ada lagi dendam di antara kedua kelompok tersebut yaitu Dark Shadow dan juga Petir Hitam ya" ucap Leny sambil terus mengelus-elus tangan sang suami.
Cengkraman tangan Daniel perlahan mulai mengendur dan Daniel juga mulai tersenyum pertanda Leny berhasil mengontrol emosi dari sang suami.
"Meskipun aku harus kehilangan kedua orang tua kandung. Tapi aku memiliki Ayah dan Ibu yang mau membesarkan ku seperti putra kandung kalian sendiri, aku bahagia kok. Jadi, Ayah dan Ibu tidak perlu bersedih dan merasa bersalah karena kepergian mereka, ini bukan salah Ayah" ucap Daniel tersenyum menatap mereka berdua melalui spion depan.
"Iya sayang, Ibu bahagia banget bisa memiliki putra seperti kamu" jawab Ibu Rani tersenyum.
"Ayah juga bahagia bisa merawat dan membesarkan kamu. Karena di dalam dirimu ada Papa kamu yang merupakan saudara Ayah satu-satunya" sambung Ayah Leo tersenyum.
"Karena itu aku akan menjaga keluarga ini sekuat tenaga. Terutama Dion, dia itu saudara aku satu-satunya. Tidak akan ku biarkan satupun manusia yang bisa menghancurkan keluarga ini selama aku masih bernyawa, itu janjiku seumur hidup!" ucap Daniel dengan nada geramnya.
"Kamu punya Ayah, Rian, Kevin, Fauzi nak. Jadi kamu tidak sendirian berjuang dalam melindungi keluarga besar kita, ada kami yang akan melindungi keluarga kita juga" sela Ayah Leo memotong.
__ADS_1
Kini suasana menjadi hening setelah Leo menceritakan hal serius tentang Dark Shadow ketika mereka semua mereka semua sedang diam, tiba-tiba Damin membuang angin dan sontak membuat mereka semua tertawa karena tingkah dari bayi tampan itu.