
Daniel tersenyum dan membelai rambut Leny yang bertingkah seperti anak kecil itu
"Terkadang bersikap posesif, terkadang manja, mau kamu apa sih istriku?"
Leny terbangun dan merengek lapar pada sang suami. Daniel tersenyum dan mencubit pipi Leny, dia menatap jam tangan dan memang sudah waktunya makan siang. Jadi Daniel mengajak Leny untuk makan siang.
Daniel dan Leny keluar dari ruangan, tentu saja dengan Leny begitu erat menggenggam tangan sang suami. Leny ingin para pekerja di kantornya tau kalau dialah sang nyonya Syahputra. Dengan senyuman yang terukir indah pada wajahnya, dia berjalan dengan anggunnya di samping Daniel dan sesekali membalas sapaan para karyawan dengan senyuman.
Daniel memang di kenal sangat baik dan begitu ramah pada karyawan di kantornya. Dia tidak membedakan status dan drajat, karena menurutnya semua orang sama di mata sang pencipta. Daniel juga dikenal sosok pemimpin idaman dan juga humoris, daripada memarahi karyawan yang membuat kesalahan, lebih baik memberi nasihat yang lembut.
Oleh sebab itu banyak karyawan yang sangat menyukai Daniel apa lagi karyawan wanita, mereka sangat mengidam-idamkan sosok Daniel untuk menjadi suami mereka. Namun beruntungnya Leny bisa menjadi pelengkap hidup untuk Daniel.
"Selamat siang tuan dan nyonya Syahputra"
sapa resepsionis wanita itu
"Siang" jawab Daniel tersenyum
Leny langsung memalingkan wajah Daniel dan menyuruhnya fokus kedepan. Karena hormon dari ibu hamil, jadi Leny menjadi lebih pencemburu. Dia tak mau sang suami memberi senyuman pada wanita lain selain dirinya.
"Mata kamu kemana?!" ucap Leny sedikit menekan nada bicaranya
"Aku harus mengawasinya" timpal batin Leny geram
Sampainya didalam mobil Leny tetap menggandeng tangan Daniel, dia tak mau Daniel terlepas dan akan menggoda wanita lainnya. Setelah 15 menit menempuh perjalanan, akhirnya pasangan Syahputra itu sampai pada sebuah restoran. Leny terus saja menempel pada sang suami, seperti lem super yang tidak bisa di lepas.
Saat melihat daftar menu, Leny tetap terus menggandeng lengan Daniel dan membuat waiters tersenyum sendiri. karena waiters itu seorang wanita, melihat dia memandang sang suami dengan senyuman, Leny tak tinggal diam, dia bertingkah manja kepada sang suami dan mengelus-elus wajahnya.
"Kamu mau makan apa?" tanya Daniel
Leny menunjuk salah satu tulisan yang terdaftar pada daftar menu dan berkata
"Aku mau nasi goreng seafood sama jus jeruk ya suamiku"
"Mbak nasi goreng seafood dan jus jeruknya dua porsi ya" ucap Daniel menyerahkan daftar menu pada sang pelayan
Sang pelayan tersenyum dan berkata
"Baik, tunggu sebentar ya mas"
Leny cemberut dan menggerutu
"Ish!. Dasar ganjen"
__ADS_1
Daniel menatap Leny dengan senyum lalu menarik hidungnya
"Ih istriku cemburu"
Leny menatap Daniel dengan tajam dan menunjuk matanya dan mata Daniel dengan kedua jarinya. Daniel hanya tersenyum seperti ketakutan. Karena status Leny yang seorang publik figur, jadi banyak orang yang mengenali sosok wanita cantik yang napak sedikit mulai menggemuk itu.
Ada beberapa fans wanita yang sangat mengidolakan sosok Leny. Mereka menghampiri Leny dan sedikit histeris karena melihat idola mereka dengan mata telanjang. Di karenakan Leny tak ingin membuat para fans kecewa dan sakit hati, jadi dia menyambut mereka dengan senyuman hangat.
"Wah kak Leny" teriak salah satu fansnya
"Boleh foto kak?" timpal fans lainnya
"Hehe. Boleh aja" jawab Leny tersenyum
Mereka berselfie dengan Leny yang berada di tengah. Setelah selesai berfoto dan bersalaman dengan sang idola, tiba-tiba mata mereka tertuju pada sosok lelaki tampan dan bertubuh atletis itu, ya tentu saja orang tersebut adalah suami Leny sendiri.
Salah satu fans mendekati Daniel dan berkata
"Halo kakak ganteng"
Daniel membalasnya dengan senyuman
"Halo"
"Ini yang artisnya siapa?!, kok malah aku yang di cuekin" batin Leny geram
Daniel menyambut para fans sang istri dengan hangat, dia begitu ramah pada para gadis itu, dan membuat mereka semakin tergila-gila pada Daniel. Namun tidak dengan Leny, dia terus menahan amarahnya, api cemburu semakin membara. Dia mencoba menahannya karena tak ingin namanya sebagai publik figur jadi jelek. Pandangan tak lepas dari sosok sang suami yang dari tadi terus tebar pesona pada mereka.
"Kak boleh foto gak?" tanya salah satu gadis itu
Daniel hanya mengangguk sambil tersenyum. dan membuat mereka berebut ingin berfoto berdua dengan Daniel. Leny semakin memonyongkan bibirnya, dia semakin dilanda api cemburu yang semakin lama semakin membesar. Bahkan sampai ada yang meminta nomor telepon dan ID line milik Daniel, dan membuat Leny semakin melotot.
"Oh iya kak, kalau boleh tau kakak dan kak Leny ada hubungan apa ya?"
Daniel tersenyum dan dengan tegas menjawab
"Kami suami istri"
Para gadis itu terkejut mendengar pernyataan dari lelaki tampan itu, Bahkan sampai ada yang kecewa mendengarnya. Wajar saja mereka tidak tau kalau sang idola telah menikah, karena Daniel meminta Leny untuk tidak menyebarnya pada media massa dan akun sosmed milik Leny.
Saat Daniel menatap Leny dan melihat wajah sang istri yang berubah menjadi menyeramkan. Daniel langsung menyudahi sambutannya karena takut di terkam oleh sang istri. Jadi Daniel meminta mereka untuk bubar.
"Maaf ya adik-adik cantik, kami ingin makan, jadi tolong jangan di ganggu lagi" ucap Daniel tersenyum manis
__ADS_1
Senyuman itu membuat mereka seakan ingin terbang. Namun mereka sadar kalau Daniel adalah suami dari sang idola jadi mereka tak berharap lebih pada pria tampan itu. sebelum pergi mereka meminta untuk berfoto bersama dengan Daniel dan Leny, dengan senyuman terpaksa Leny mengiyakan permintaan mereka.
"Kakak dan kak Leny sangat cocok" puji salah satu gadis itu
"Iya bener, cantik dan tampan. Pasti sangat harmonis" timpal salah satu dari mereka
"Duh aku jadi iri deh" sambung temannya
Mendengar pujian dari fansnya, membuat Leny sedikit tenang namun masih menahan rasa cemburunya. Setelah para fansnya pergi, Leny langsung menatap Daniel dengan wajah cemberut, tatapan itu membuat Daniel menelan ludahnya karena ketakutan.
"Duh istriku yang cantik, jangan marah dong" Daniel mencoba menggoda Leny
"Terus aja godain mereka" cetus Leny membuang muka
Daniel merangkul dan mencubit pipinya Leny
"Jangan gitu dong sayang, mereka itu kan fans kamu, jadi aku harus menyambut mereka dengan hangat agar mereka tidak membencimu"
"Iya tapi jangan sampai tebar pesona gitu dong" Leny masih tetap memunggungi Daniel
Daniel terus menggoda Leny
"Uluh uluh istriku sangat cantik kalau lagi ngambek, tapi lebih cantik lagi kalau tersenyum, apalagi memberiku sebuah ciuman"
Hati Leny seperti berbunga-bunga mendengar perkataan manis dari sang suami. Dia berbalik badan dan mencium pipi Daniel lalu memeluknya.
"Lain kali jangan gitu dong sayang, aku tidak mau kamu direbut orang lain, apa lagi mereka masih gadis" ucap Leny cemberut
"Iya sayang, maaf ya" jawab Daniel mencium pucuk kepala Leny
Leny terus memeluk Daniel dan mengangguk. Setelah menunggu selama 15 menit, akhirnya pesanan mereka sampai di meja makan. Daniel menyuapi sang istri agar dia mau memaafkannya dan melupakan masalah yang terjadi tadi.
Suasana hati Leny menjadi senang karena mendapat perilaku manis dari Daniel. Rasa cemburu pada para gadis tadi perlahan menghilang dan moodnya menjadi ceria lagi.
"Setelah makan, kamu mau pulang?" tanya Daniel
Leny menggelengkan kepalanya dan menjawab
"Tidak!, aku harus memantau kamu"
Daniel tersenyum dan mengelus kepala Leny lalu mencium keningnya
"Hmm sosweet sekali istriku ini"
__ADS_1