Suamiku Pemimpin Assassin

Suamiku Pemimpin Assassin
KEINGINAN ANEH LENY


__ADS_3

Daniel segera menuju ketempat tukang rujak dan membeli 1 porsi rujak untuk istrinya tercinta.., Leny memandangi suaminya tengah membeli keinginannya itu, dan dia sampai tersenyum-senyum sendiri


"*K*amu adalah suami terbaik sayang" (*batin Leny*)


*D*an akhirnya Daniel kembali dan membawa pesanan istrinya itu, dan mereka langsung melanjutkan perjalanan menuju mall


Dengan lahapnya Leny memakan rujak itu, sampai area bagian bibir menjadi kotor oleh sambal rujak, dan Daniel terkekeh sendri melihat wajah istrinya itu


"Makannya pelan-pelan sayang, aku gak bakal meminta kok" ucap Daniel tertawa


"Iiihhh apanya yang lucu suamiku?" tanya Leny cemberut dan menjadi semakin imut karena pipinya di penuhi sambal rujak


Lalu Daniel tiba-tiba mendekatkan wajahnya ke wajah Leny dan membersihkan sambal rujak yang ada di wajah Leny menggunakan bibirnya, dan Leny membalasnya dengan ciuman mesra


"Ahh suamiku, apa tidak ada tempat sehingga kamu langsung mencium ku di dalam mobil" ucap Leny tersipu


"Bibir kamu sedikit pedas sayang" timpal Daniel tertawa


"Ih kamu ni" ucap Leny mencubit pipi Daniel


Rujak yang Leny makan habis tak tersisa, dan Leny malah meminta hal aneh lainnya ke suaminya


"Ahh sayang habis" ucap Leny manja menunjukkan bungkus rujak itu


"Kamu lapar atau gimana sayang?" tanya Daniel


(*Leny menggelengkan kepala*)


Di tengah jalan Leny kembali melihat warung bakso bakar dan menyuruh Daniel untuk berhenti lagi


"Sayang stop!" teriak Leny


"Kenapa lagi istriku?" tanya Daniel gemas dengan Leny


"Mau itu suamiku" jawab Leny manja menunjuk ke arah warung bakso bakar


"Ha? masih mau makan lagi?" tanya Daniel bingung


(*Leny mengangguk*)


"Yaudah iya aku belikan untuk istriku yang suka makan ini" ejek Daniel mencubit pipi Leny


"Sayang mau 10 tusuk" ucap Leny menarik lengan Daniel

__ADS_1


"Kamu yakin?" Daniel bertanya


"Mengapa? terlalu sedikit?" Leny bertanya balik


"Itu terlalu banyak sayaaaang" jawab Daniel menarik hidung Leny


"Ih sudahlah belikan saja, atau aku minta 20 tusuk sebagai hukuman buat kamu?" ancam Leny


"Iya-iya bawel, ini aku belikan" timpal Daniel mencium kening Leny


"Hati-hati suamiku" ucap Leny tersenyum


Daniel langsung menghampiri warung itu dan membelikan pesanan istrinya itu


"Dasar istriku, kenapa dia menjadi aneh hari ini" (*batin Daniel*)


Daniel kembali ke mobilnya dan memberikan pesanan Leny, dan Leny sangat bahagia lalu ia mencium pipi Daniel


"Nih tuan putri pesanan kamu" ucap Daniel tersenyum


"Hehe terimakasih suamiku" timpal Leny mencium pipi Daniel


"Udah kan gak ada yang aneh-aneh lagi?" tanya Daniel menatap Leny


"Sayang, kamu mau?" tanya Leny menyodorkan makanannya


"Tidak sayang, aku tidak lapar" ucap Daniel menggelengkan kepalanya lalu kembali mengemudikan mobilnya


Daniel sesekali melirik istrinya yang tengah asyik memakan makanannya itu, dan dia sangat bahagia betapa lahapnya Leny memakan bakso bakar itu


"Enak sayang?" tanya Daniel menahan tawa karena noda bumbu bakso bakar menyelimuti wajah istrinya


"Enak sayang" jawab Leny memakan bakso itu dengan santai tanpa memperdulikan situasi


"Dasar artis cantik ini tidak bisa makan dengan anggun" (*batin Daniel tertawa*)


"Suamiku.,, habis" ucap Leny cemberut dan menunjukkan bungkus bakso bakarnya itu


"Lalu bagaimana?" tanya Daniel


"Mau ice cream" jawab Leny manja


"Ih kamu tidak kenyang-kenyang ya" timpal Daniel mengelus kepala Leny

__ADS_1


"Aku juga tidak tau, tapi aku ingin sekali itu" timpal Leny meletakkan dagunya ke lengan Daniel


"Yaudah nanti kita beli di mall" ucap Daniel membersihkan pipi Leny dengan tisu


"Janji ya janji" ucap Leny dengan wajah imut


"Iya istriku" jawab Daniel tersenyum


"Yaudah ayo buruan kita kesana, aku sudah tidak sabar" timpal Leny semangat


"Hadeh, kan kamu yang buat menjadi lambat" (*batin Daniel lesuh*)


Daniel langsung melanjutkan perjalanan menuju mall, dan Leny semakin tidak sabar untuk memakan ice creamnya itu, dia terus mendesak Daniel agar cepat sampai tujuan


"Buruan sayang, aku sudah tak tahan ingin ice creamnya" ucap Leny menggoyang-goyang lengan Daniel


"Iya sabar sayang, jangan gitu dong aku susah mengemudi ini" jawab Daniel


"Makanya cepat!" ucap Leny cemberut


"Huu untung kau istriku" (*batin Daniel*)


Leny dan Daniel pun akhirnya sampai ke sebuah mall, dan langsung menuju tempat parkir, setelah turun dari mobil Leny langsung menarik Daniel dan mengajaknya ke tempat ice cream


"Ayo suamiku kita cari ice cream dulu" ucap Leny menarik lengan Daniel


"I..iya sabar sayang" ucap Daniel


Mereka langsung menuju restoran mall dan Leny langsung memesan beberapa ice cream, di situ Daniel hanya diam dan bingung apa yang terjadi pada istrinya itu


"Ayo sayang kita duduk di situ" ucap Leny menunjuk ke arah meja


Mereka duduk dan menunggu pesanan mereka, ketika pesanan telah tiba, Leny langsung melahapnya tanpa memperdulikan Daniel yang ada di depannya


"Pelan-pelan sayang" tegur Daniel


Leny terus saja melahapnya tanpa mendengar perkataan suaminya itu, bahkan sampai 3 gelas ice cream telah dia habiskan, dan selesai setelah menghabiskan 5 gelas ice cream


"Huu akhirnya" ucap Leny lega


"Kamu kenapa sih sayang? mengapa meminta hal yang aneh-aneh hari ini?" tanya Daniel


"Aku juga tidak tahu suamiku" jawab Leny

__ADS_1


Setelah banyak makan, tiba-tiba Leny merasa mual dan berlari ke toilet


__ADS_2