Surat Cerai Yang Ku Layangkan

Surat Cerai Yang Ku Layangkan
Anya


__ADS_3

Riri yang menatap wanita tak kalah cantik darinya seketika menajamkan matanya siapa wanita ini, kenapa dia bisa tahu nama Alex, apakah Alex dan wanita ini saling mengenal?


Alex yang mendapat panggilan pun langsung menoleh ke arah sumber suara, Alex tatap lamat-lamat wanita yang berdiri di depan nya, wanita yang memiliki netra berwarna biru, kulit yang putih, badan yang body goals, dan rambut yang panjang berwarna pirang, dia adalah Anya Amara Putri, salah satu putri konglomerat di bidang pariwisata di kota tersebut.


Anya adalah teman Alex saat Alex menempuh pendidikan di Australia beberapa tahun yang lalu sebelum terjun di dunia bisnis, Anya dan Alex cukup dekat saat itu, bahkan di gadang-gadang mereka berdua pernah menjalin asmara, mereka berdua sempat di jodoh-jodohkan oleh teman-temannya, namun sayang Alex selalu menepis berita miring tersebut, bahwa Alex dan Anya tidak pernah mempunyai hubungan apapun. Namun Alex tahu bahwa Anya sangat menyukainya, bahkan Anya selalu menyatakan perasaannya terlebih dahulu kepada Alex, namun Alex selalu menolak cinta Anya secara lembut agar tidak menyakiti hatinya, karena menurut Alex yang ada di hatinya hanya lah Riri seorang, dan belum bisa tergantikan oleh siapa pun.


"Anya?." ucap Alex yang menatap ke arah Anya.


"Hay Alex.. apa kabar? lama kita tidak berjumpa." Anya yang begitu saja memeluk tubuh Alex.


Alex yang mendapat pelukan dari Anya seketika terkejut, ia merasa tidak nyaman, dan tidak enak kepada Riri yang masih duduk di sampingnya.


"Ah.. iya.. perkenalkan ini Riri calon istriku." Alex yang langsung melepas pelukannya lalu memperkenalkan Anya kepada Riri.


Anya dan Riri pun seketika saling beradu pandang, sebenarnya Riri merasa tidak suka dengan kehadiran Anya di hadapan mereka berdua. "Perkenalkan saya Riri, calon istri Alex." Riri yang udah mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan Anya.


"Oh jadi ini calon istrimu itu, yang di selingkuhi oleh mantan suaminya dan sekarang menjadi single parent, padahal dulu sedang hamil ya, gimana apa anak kamu sudah besar?." tanya Anya secara tiba-tiba.


Anya tahu tentang Riri karena berita dari televisi dan majalah, secara Riri adalah mantan model go internasional, bahkan perusahaannya juga di kenal di seluruh manca negara, dan di akui bahwa perusahaan Hadiwinata Grub bukanlah perusahaan kaleng-kaleng.


Riri yang mendengar ucapan Anya seketika terkejut, begitu pun dengan Alex, bagaimana bisa Anya berbicara seperti itu kepada Riri padahal mereka berdua belum saling mengenal.


"Maaf ternyata anda sudah mengenal saya terlebih dahulu ya, tanpa saya memperkenalkan diri saya." ucap Riri sedikit sinis.


"Iya dong, kamu dulu mantan model kan? siapa yang tidak tahu kamu, tapi sayang reputasi mu sekarang melorot ya." Anya yang terus saja mengejek Riri.

__ADS_1


Riri yang mendengar ucapan Anya seketika tersenyum sinis. "Maaf.. anda siapa ya, kok anda tahu nama calon suami saya?."


"Ah.. Anya ini adalah_." Sebelum Alex melanjutkan ucapannya, Anya sudah lebih dulu memotong ucapan Alex.


"Perkenalkan saya Anya Amara Putri, Putri dari pengusaha besar pemilik villa dan transportasi di sini, dan saya adalah mantan kekasih Alex." Anya yang seketika menarik tangan Riri untuk bersalaman.


Mantan Alex?


Riri pun seketika berfikir, Alex pernah cerita kepadanya, bahwa ia tidak pernah mempunyai mantan, dan ia tidak pernah menjalin asmara dengan siapa pun, karena hanya dirinya yang selalu di hati Alex.


"Mantan?." tanya Riri.


"Tidak.. kita bukan mantan Anya, kita cuman_" Alex yang lagi-lagi ingin bicara namun di sahut oleh Anya.


"Iyah.. aku mantan Alex, kita menjalin hubungan cukup lama sekitar 2 tahun, dan kita berpisah karena Alex sudah selesai menyelesaikan studinya, dia balik ke Indonesia, dan aku masih di Australia, karena kita dulu kenal di Australia, dan saling jatuh cinta."


"Hahaha.." Anya yang seketika tertawa. "Kamu itu di bohongi sama Alex, jelas-jelas aku dan Alex itu dulu menjalin asmara, bahkan kita pernah pergi ke hotel bareng."


Alex yang mendengar ucapan Anya semakin tidak karuan pun seketika menjadi terganggu, Alex berfikir bisa-bisa hubungannya dengan Riri retak karena ucapan-ucapan Anya.


"Stop Anya.. jangan bicara yang tidak nyata, aku dan Riri sebentar lagi mau menikah, jadi tolong jangan membuat kita menjadi renggang." Alex yang sedikit meninggikan bicaranya.


"Loh.. aku bicara fakta Alex, kalau kita pernah punya hubungan." ucap Anya lagi.


"Maaf Anya, kita harus pergi terlebih dahulu, ayo sayang kita balik ke Villa." Alex yang sudah menarik tangan Riri untuk kembali ke Villa tempat mereka menginap, karena Alex tidak ingin Anya semakin berbicara aneh-aneh kepada Riri.

__ADS_1


Alex dan Riri pun sudah berjalan pergi meninggalkan Anya yang masih berdiri di sana. "Udah berapa tahun aku tidak ketemu Alex, semakin tampan saja dia." ucap Anya sedikit tersenyum karena terpesona dengan ketampanan Alex.


Riri yang terus mendapat genggaman dari Alex pun seketika langsung melepaskan tangannya begitu saja, ia enggan tangannya di genggam oleh Alex. " Oh jadi dia mantan kamu, jadi pernah ke hotel juga." ucap Riri yang berjalan di samping Alex. "Kok kamu gak pernah cerita sih kalau kamu punya mantan, katanya dulu bilangnya ngga pernah pacaran."


Alex yang mendengar ucapan Riri seketika menjadi takut. "Dia bukan mantan aku sayang, dia itu cuman bohong." jelas Alex.


"Katanya juga pernah ke hotel kan, berarti hubungan kalian udah jauh dong, sampai berani ke hotel segala, kok bisa putus, emang kenapa?."


"Sayang.. aku udah bilang dia bukan mantan aku, kita cuman temen."


"Mantan kamu cantik juga ya, aku jadi insecure deket sama kamu." ucap Riri semakin berjalan cepat meninggalkan Alex begitu saja.


"Sayang.. jangan marah dong, Anya itu cuman temen, iya memang benar kita pernah ke hotel, cuman itu tugas kuliah." Alex yang mengejar Riri lalu meraih tangan Riri.


Riri pun seketika memberhentikan langkahnya. "Tuh kan jadi kamu benar pernah ke hotel sama dia." Riri yang menatap tajam ke arah Alex.


"Iya tapi kita ngga tidur bareng sayang." jelas Alex lagi.


"Halah.. Laki-laki memang semua sama saja, kalau melihat cewek cantik matanya langsung merah." ucap Riri lalu berlari meninggalkan Alex.


Alex yang melihat Riri marah pun seketika menggaruk kepalanya yang tidak gatal. "Aduh.. kenapa semakin di jelaskan, aku semakin salah, seharusnya aku tidak liburan ke sini, pasti aku dan Riri tidak akan bertemu dengan Anya, Anya benar-benar meresahkan."


.


.

__ADS_1


.


Anya oh Anya PD nya tingkat dewa😂


__ADS_2