Surat Cerai Yang Ku Layangkan

Surat Cerai Yang Ku Layangkan
Tuan Tiger


__ADS_3

Dua hari kemudian, Alex baru saja mengantarkan Riri ke rumah orang tuanya yaitu di kediaman tuan Hadiwinata dan nyonya Tata, sudah hampir satu bulan sejak ke lahiran baby Exzi Riri tidak pernah berkunjung ke rumah orang tuanya. Setelah Alex mengantar Riri ia segera berpamitan untuk pergi.


"Sayang.. aku pergi dulu ya karena ada meeting penting sama klien untuk membahas bisnis restoran yang ada di pinggir kota." Alex yang berpamitan kepada Riri.


"Iya sayang, kamu hati-hatinya di jalan, kabari kalau sudah sampai." ucap Riri.


"Pasti, nanti sore aku jemput lagi, kamu habiskan waktu kamu sama mama dan papa dulu." Alex yang mengusap rambut lurus Riri.


"Iya sayang."


Alex langsung mengecup kening Riri, lalu masuk ke dalam mobil, mobil hitam pun sudah melaju meninggalkan kediaman tuan Hadiwinata. Alex yang ada di dalam mobil seketika melambaikan tangannya ke arah Riri sambil tersenyum. Di dalam mobil Alex terus fokus menatap ipad di tangannya karena hari ini Alex akan bertemu dengan pemilik perusahaan besar yang bergerak di bidang pariwisata seperti hotel dan transportasi, dan kuliner, yaitu Tiger Grup.


Beberapa laporan sudah ia siapkan untuk meeting nanti, karena salah satu restoran milik Alex akan bekerja sama dengan perusahaan Tiger Grup agar berkembang lebih pesat. Alex memang menekuni beberapa bisnis, salah satunya restoran di kota tersebut. Alex pun sudah tiba di sebuah hotel yang mewah yaitu tempat di mana Alex akan mengadakan meeting penting bersama Tiger Grup.


Setibanya di hotel, Alex sudah di sambut oleh beberapa orang di sana, bahkan Alex sudah di sambut oleh Ceo dari perusahaan besar tersebut yaitu Tuan Tiger. Ini menjadi pertama kalinya Alex bertemu dengan tuan Tiger. "Selamat pagi tuan Alex, senang bisa bertemu dengan anda di sini." sapa tuan Tiger.


"Selamat pagi juga tuan, suatu kehormatan untuk saya bisa bergabung dengan anda dan Tiger Grup." Alex yang sudah bersalaman dengan tuan Tiger.


"Wah.. saya adalah pengagum berat bisnis-bisnis anda, apa lagi restoran-restoran dan cafe yang anda miliki." puji tuan Tiger.


"Thank you tuan Tiger." Alex yang mengucapkan terimakasih.

__ADS_1


"Ayo silahkan duduk."


Alex pun sudah duduk di depan tuan Tiger, dengan beberapa bodyguard yang berdiri untuk menjaga majikannya tersebut, Alex bisa melihat bahwa tuan Tiger bukanlah orang sembarangan, layaknya calon mertuanya yaitu tuan Hadiwinata, mereka sama-sama pengusaha besar yang tidak perlu lagi di ragukan kemampuannya. Sama-sama pem bisnis handal di kota tersebut, namun tetap saja tuan Hadiwinata lah yang menjadi nomor satu pemilik perusahaan besar di kota tersebut.


"Saya dengar-dengar anda akan segera menikah ya?." tanya tuan Tiger kepada Alex.


"Iya tuan benar, satu minggu lagi kita akan melaksanakan pernikahan." jawab Alex.


"Ah sayang sekali padahal putriku sangat mengidolakan mu, dan berharap bisa memilikimu." ucap tuan Tiger sambil melesat sebuah kopi di atas meja.


Alex yang mendengar ucapan tuan Tiger sedikit terkejut, pasalnya Alex tidak tahu siapa putri tuan Tiger.


"Putriku selalu cerita tentang anda saat di Australia, bahwa anda adalah laki-laki yang baik, cerdas dan pengertian, putriku memang seperti itu saat ia bertemu dengan seseorang yang itu menjadi tipe idealnya dia akan cerita kepada ayahnya."


"Maaf tuan, apakah putri tuan mengenal saya?." tanya Alex.


"Tentu, karena putriku adalah teman kuliahmu saat di Australia."


Deg.. Alex yang seketika bisa menebak bahwa yang di maksud tuan Tiger adalah Anya.


"Putri ku adalah Anya, salah satu lulusan mahasiswa terbaik di Australia pada tahun itu, dan sekarang ia sedang menekuni dunia modeling di Perancis, namun ia memutuskan untuk kembali ke Indonesia karena ingin mengasah bakatnya di tanah air, seharusnya anda mengenalnya tuan Alex."

__ADS_1


"Apakah putri anda Anya Amara Putri tuan?." tanya Alex.


"Yes.. benar sekali, ternyata anda juga tidak lupa dengan putri saya." ucap tuan Tiger sambil tersenyum.


Alex benar-benar tidak menyangka bahwa tuan Tiger adalah orang tua dari Anya, yaitu wanita yang kemarin membuat Alex dan Riri bertengkar, bagaimana bisa Alex akan bekerja sama dengan Ayah dari wanita yang sangat di benci oleh calon istrinya, Alex pun seketika terdiam.


"Apa benar anda akan menikah dengan putri dari pemilik perusahaan Hadiwinata Grup tuan?." tanya tuan Tiger, dan seketika membuat Alex tersadar dari lamunan nya.


"Iya benar tuan." jawab Alex.


"Bukankah dia singgel parent, dan sudah mempunyai anak, apa itu tidak masalah untuk anda, anda mempunyai karir yang cemerlang, apa tidak sebaiknya mencari yang masih ber status seperti anda, yang masih muda, berbakat, dan tentu saja masih singgel belum mempunyai anak."


"Maaf tuan.. saya datang ke sini untuk membahas proyek bisnis yang akan saya kerjakan dengan anda, bukan untuk membahas hal pribadi saya, dan putri anda, karena itu tidak ada sangkut paut nya dengan bisnis yang akan kita kerjakan." ucap Alex yang tidak mau tuan Tiger membahas soal hubungannya dengan Riri.


"Loh.. ya jelas ada dong, karena ini menyangkut nama baik restoran yang akan kita kerjakan, saya ingin restoran yang akan bekerja sama dengan saya itu mempunyai nama yang baik, dan tidak ingin di kait-kaitkan dengan masa lalu calon istri anda."


"Maaf tuan maksud tuan apa ya? saya tidak mengerti, karena semua restoran saya itu mempunyai nama yang baik, dan kualitas nya pun juga baik, dari segi makanan, pengajian dan kebersihan, tidak ada maslah, kalau memang tuan meragukan bisnis yang saya kelola, kita bisa batalkan saja bisnis ini, jujur saya tidak suka cara tuan dengan membawa masa lalu calon istri saya, karena itu tidak ada kaitannya dengan restoran saya." Alex yang tiba-tiba merasa kesal dengan ucapan-ucapan tuan Tiger.


"Saya itu tidak membahas masa lalu calon istri anda tuan Alex, saya hanya ingin meminimalisir jika suatu saat bisnis kita turun karena skandal putri Hadiwinata, saya sangat berharap lo bisa bergabung dengan restoran anda, karena saat ini restoran ada berkembang sangat pesat, tapi apakah tidak baiknya anda menikah dengan orang yang masih mempunyai nama yang baik, agar restoran anda tetap maju dan di sukai banyak orang." tuan Tiger yang memberi masukan.


"Terima kasih atas masukan anda kepada saya tuan, namun maaf masukan anda tidak bisa saya Terima, selamat pagi." Alex yang sudah beranjak berdiri lalu berjalan pergi begitu saja meninggalkan tuan Tiger.

__ADS_1


Alex pun memutuskan untuk pergi dari tempat itu sebelum tangannya melayang ke wajah tuan Tiger, ia benar-benar sangat kesal sekali dengan ucapan-ucapan tuan Tiger. "Andai saja aku tahu dari awal bahwa itu ayah dari Anya, aku tidak akan datang, ayah sama anak sama gilanya." gerutu Alex segera masuk ke dalam mobil.


__ADS_2