
"Sudah satu mingu keluarga hendarawan tinggal di kota. B hubunga bu mia bersama pak hendarawan tidak seharmonis dan tak seromantis dulu. semua berubah sikap bu mia selalu dingin membuat pak hendarawan serba salah ada hal yang tak berubah yaitu melayani suami nya kecuali tempat tidur semenjak pengkhianatan itu pak hendarawan tak pernah lagi menyentuh istri nya bukan nya tak menginkan nya ,tapi bu mia belum bisa melupakan kejadian itu,,
"pada seatu malam pak hendarawan memeluk istri nya dari belakang ia berharap istri nya merespon nya ,"Sampai kapan bu kita seperti ini, Kejadian itu sudah cukup lama
buk aku benar benar sudah gak tahan menerima diam nya ibu tinggkah nya ibu semua itu membuat ku tersiksa buk,
maaf kan aku buk aku benar benar menyesalinya buk,
"Aku sudah memaaf kan mu, tapi untuk yang satu ini maaf aku belum siap, jika ayah merasa tersiksa, ayah boleh ko, mencari sandara, tapi ingat lah satu hal aku dan anak anak akan pergi dari negri ini ,dan gak akan menemui mu selama nya ,
"mendengar itu pak hendarawan merinding membayangkan saja mengerikan apa lagi kenyataannya ,
"Iya bu, ayah gak akan mengulang nya lagi ,
"Jangan hanya bejanji ayah ,,
"Persiap kan diri mu yang pertama iwan akan segera punya anak
"Apaaaaaa....., bu, Wanit kampung itu hamil
katanya iwan tidak mencintainya lalu kenapa ia bisa hamil
"Dewi bukan wanita kampung tapi wanita tangguh wanaita seperti itu lah yang pantas jadi menantuku bukan seperti pilihannya ayah tau nya uang uang saja "Tapi buk..., "Setop ayah jangan di bahas lagi
ini yang kedua ,tidak lama lagi anisia syerli putri mu, akan kembali dari kanada
apa yang akan ayah jelas kan , jika ia tau kalo kebanggaan nya telah menghiati. ibu nya, itu yang perlu ayah pikir kan ,
"Ibu mia bangkit dari tempat tidur menuju kamar tamu pak hendarawan semangkin kesal kenapa ia sebodoh itu
"Harus kah aku kehilangan keluarga ku yang ku bangun susah payah ya allah bantu aku
kenapa di usia senja aku baru mengalami ini. begitulah ,hendarawan membatin
"Ia menarik selimut tebal menutupi tubuhmuh nya,
hari sudah pagi ea mempersiapkan keperluan suaminya tampa ada kekurangan setelah selesei bu mia bergegas menuju kamar tidur mereka membereskan semua Nya
"Aku akan menelpon iwan menanyakan keadaan dewi
"Di kediaman iwan ,
"Dewi sangat gelisah ia tidak tau apa yang membuat nya gelisah. sementara iwan sudah larut dalam mimpi nya ia tidak menyadari kalo istrinya meraa kurang nyaman dewi melangkah meninggal kan suami nya mencari tempat yang menurut nyaman buat istirahatrihat,
"Semoga saja di sini aku bisa tidur batin ,nya
"Dewi merabah kan tubuhnya di sofa, dimana dulu ia menghabis kan malam nya ,meratapi nasib nya ,entah kenapa sicabang bayi ingin tidur di situ.
"Ternyata kamu mau nya di sini sayang ,dewi mengelus perut nya yang mulai membesar, dan tuk pertama kali nya bayi bergerak
__ADS_1
tampa sadar air mata dewi mengalir ,ia bahagia oh.... anak ku,terimakasih ya allah .
"Iwan membalikkan tubuh dan meraba tubuh istrinya namun ia penasaran sepertinya dewi tidak ada sepontan saja iwan terbangun, terkejut ,kemana kerangan istrinya selarut ini ,
lalu ia melangkah turun dari tempat tidur mencari kekamar mandi juga tidak ada,
"Kamu kemana sayang jangan buat hawatir barang kali ia ke dapur ngambil minum ucao iwan baru membuka akan pintu tiba tiba ia melihat ada selimut yang dulu dewi pakai saat iwan tak ingin melihat nya ,
"Ya tuhan ada apa ini apakah dewi madih menyimpan demdam pada ku,
kenapa dia mikih tidur di situ apa sebenar nya yang terjadi ,
iwan mendekati istrinya mengelus rambut nya memcium pucuk kepala dewi ,
"Dewi pun sadar akan hal itu ,"Sudah pagi kak ."Belum sayang kenapa tidur disini sayang
apa kamu marah,
"Tidak kak tadi itu aku gak bisa tidur gelisah seprtisusah buat napas,
"Kenapa gak bangukan kakak sih. apa sekarang kamu sudah baikan sayang gimana klo kita kerumah. sakit sekarang
"Tak perlu kak, aku sudah agak baikan ko
" Ayok sayang kita ketempat tidur biar kamu relex sedikit ya
"Aku haus kak "Iya sayang, iwan melangkah mengambil air minum yang berada di atas meja kecil samping tempat tidur,
"Dewi mangambil air minum yang di berikan suami nya lalu meneguk nya
"Ayok tidur lagi sayang ,kamu harus banyak istrihat ,
dewi mengikuti langkah suaminya dan bebaring di tempat tidur begitu juga
iwan, berbaring di samping istrinya dan melingkar kan tangan nya perut istrinya, baru saja beberapa menit iwan melingkar kan tangannya ia merasakan ada yang bergerak dari dalam perut istrinya
"Iwan terkejut lansung duduk dan melihat benar kah apa yang rasakan ,
dewi yang melihat itu, pura pura tidak mendari karna emang dewi dari tadi gak tidur ia merasakan gerakan demi gerakan sang bayi
"Karna penasaran iwan membuka selimut dewi dan baju tidur istrinya ia ingin menyaksikan perut istrinya bergelombang
dan benar saja si bayi memperlhat kan aksinya,, " Sayang...., anak kita sudah besar besok pagi kita kerumah sakit kita cek perkembangan nya, "Aku bahagia sayang
"Iwan memeluk istrinya penuh cinta,
"Sementara di kediaman bu mia
, memcoba menelpon putra dan menantu nya
__ADS_1
tapi hasil nya nihil l
"Apa mereka membenci ku, "Oh tidak ya allah jangan kau biarkan hal ini tetjadi padaku aku gak akan sanggup, bu mia mencoba lagi namun hasilnya tetap sama ,
"Besok aku harus menemui mereka, jangan sampai mereka salah paham padaku., aku
sudah kehilangan suamiku,dan aku gak mau kehilangan putra ku juga,. ya allah bantu aku jangan sampai mereka membenciku,
"malam itu bu mia tidak bisa tidur pikirannya terbang kemana mana dia berharap malam segera berlalu di ganti dengan datang nya pagi,
"bu mia tak menyadari klo fajar mulai menyingsing, ea hampir saja terlelap kembali
kalo saja suaminya tak mengetuk pintu kamar , karna yerkejut bu mia pun bangkit dari tempat tidurnya membukakan pintu buat pak hendarawan ,
"Sudah masuk waktu subuh. buk mari kita solat berjemaah kita sudah lama tidak solat bersama,
"Sebentar ya, ayah, ibuk mau membersihkan diri dulu, lalu pergi meninggalkan suami nya, di depan pintu ,tampa menyuruhnya pergi juga tidak menyuruhanya masuk, perlakuan ini lah yang membuat pak hendarawan sangat terluka ,baginya lebih baik di siksa secara fisik dari pada di siksa secara batin
"Aku berharap di rumah baru ku ini aku bisa merebut hati istriku kembali ,
"Mari ,ayah nanti subuhnya keburu habis,
bu mia membuyarkan lamunan pak hendarawan ,mereka meninggal kan kamar tamu menuju ruang solat,
meteka solat berjemaah bersama setelah beberapA menit solat pun selesei dan pak hendarawan masih memanjat kan doa memohon agar istrinya membuka sedikit hatinya dan memaafkan nya
"Bu mia yang menyaksikan itu terharu.
sebelum suami nya sadar klo ia memperhatikan nya ia buru buru kedapur
"Apa semua sudah siap bi.., tanya bu mia,
"Ia buk sikit lagi "Bi hari ini aku akan keluar kota mungkin gak pulang tolong kamu jaga rumah,,
"Apa tuan ikut ibuk...??
"Kita lihat saja nanti
"Ayah ikut buk, "Rupanya pak hendarawan sudah dengar pembicaraan istri dan pembantunya,"Apa ayah tau ibuk mau kemana
tanya sang istri pada suaminya
"Sama sekali tidak buk,"Ibuk mau kerumah riswan ,melihat keadaan dewi,
ya itulah nama putra mereka
Andriansyah riswan hendarawan selama ini di singkat saja
"pak hendarawan ingin menolak nya tapi di urungkan nya karna dia juga merindukan putra nya,
__ADS_1
"Jam berapa kita akan berangkat buk tanya sang suami,"Setelah sarapan jawab sang istri singkat datar "Bu mia mempercepat sarapan nya "Entah kenapa perasaan ku semangkin gak enak saja semoga dewi baik baik saja.
"Pak hendarawan yang melihat istrinya gelisah bertanya "Ada apa buk kelihatan ibuk gelisah,,?? tanya nya"Iya ibuk memikirkan dewi..,"Semoga allah melingdungimu nak semoga cucuku baik baik saja amin batin bu mia.lalu menyudahi sarapan nya.,,