Tangisan Seorang Istri

Tangisan Seorang Istri
Lamaran dan pernyataan


__ADS_3

Sinar sang surya pun masuk melalui jendela kamar Awa, Awa terbangun dan teringat lagi akan masalahnya dengan Reno. Awa mulai menitikkan air mata lagi.


"Aku gak percaya mas, kamu bakal lalukan ini pada aku mas" gumam Awa dalam hati.


Ibu Awa pun mengetuk pintu kamar Awa. Sambil membawakan segelas susu dan telur rebus.


Tok tok tok......


"Nak, ayo buka pintunya" ucap Ibunya.


"Iya Bu" jawab Awa bergegas mendekati pintu kamarnya.


"Ini ibu bawakan makanan kesukaan kamu, dimakan sampai habis yah nak" ucap ibu nya sambil tersenyum.


"Iya Bu nanti Awa makan, sekarang Awa mau mandi dulu" jawabnya sambil menyeka butiran air yang jatuh di pipinya.


"Kamu habis nangis ya nak" ucap ibunya sambil memegang pundak Awa.


"Enggak kok Bu, Awa mau mandi dulu yah" jawab Awa bergegas meninggalkan ibunya.


Sesuai Awa pergi ke kamar mandi, tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu. Ibunya pun segera pergi untuk melihat siapa tamu yang datang sepagi ini. Ketika ibunya membuka pintu alangkah terkejutnya dia melihat seorang lelaki dengan membawa bunga mawar yang indah.


"Maaf siapa yah?" ucap ibunya keheranan.


"Perkenalkan nama saya Ryan Bu, saya pacarnya Awa" ucap Ryan sambil menyodorkan tangannya.


"Oh jadi kamu yang namanya Ryan, yaudah silahkan masuk nak" ucap ibunya.


"Duduk dulu, ibu buatkan teh hangat" ucap ibunya.


"Oh iya Bu terima kasih" jawab Ryan tersenyum.


Ibunya langsung menuju ke dapur untuk membuatkan teh hangat.


"Nak ini silahkan diminum, sebentar ibu panggilkan Awa dulu" ucap ibunya sambil meletakkan minuman di atas meja.


Ibunya pun bergegas menuju kamar Awa.


"Nak, ayo buka pintunya" ucap ibunya sambil mengetuk pintu kamarnya.


"Iya iya bu, kenapa Bu?" ucap Awa kebingungan.

__ADS_1


"Itu ada Ryan di luar dia nungguin kamu" jawab ibunya.


"Ryan?" Ucap Awa kebingungan.


"Yasudah cepat temui dia" jawab ibunya.


Awa pun segera menghampiri Ryan yang sedang duduk menikmati teh hangat dari ibunya.


"Ryan" ucap Awa sambil menyeka rambutnya.


"Awa, ini bunga mawar untukmu" jawab Ryan sambil menyodorkan bunga mawar pada Awa.


"Terima kasih Ryan bunganya indah aku suka" ucap Awa tersipu malu.


"Oh iya, kedatangan aku ke sini mau ngelamar kamu Awa" ucap Ryan dengan gugup.


"Apa? Kamu mau ngelamar aku, kamu gak salah yah" jawab Awa terkejut.


Tak lama kemudian ibunya pun datang menghampiri Ryan dan Awa.


"Ada apa ini" tanya ibunya.


"Bu kedatangan saya ke sini mau ngelamar anak ibu, apakah ibu merestuinya" ucap Ryan sambil tersenyum.


"Enggak Bu, saya sudah yakin. Awa adalah wanita terbaik yang saya temukan, saya sangat beruntung jika memilikinya dan juga saya tidak akan mengecewakannya Bu" ucap Ryan dengan yakin.


"Maaf sebelumnya yah, waktu Reno melamar Awa. Reno juga bilang begitu, persis sama dengan yang kamu katakan" ucap Ibunya keheranan.


"Tapi saya berbeda dengan mantan suami Awa Bu, saya akan sepenuhnya bertanggung jawab dan membahagiakan Awa semampu saya Bu" ucap Ryan meyakinkan.


"Yasudah begini saja, semua keputusan ada di tangan Awa. Apabila Awa menerima lamaran kamu, maka ibu akan merestui kalian berdua nak" ucap Ibunya tersenyum.


"Maaf Ryan, bukannya Awa tidak cinta sama kamu. Tapi sekarang Awa masih belum bisa melupakan mas Reno, bayangan mas Reno masih ada di benak ku. Sekali lagi maaf yah Ryan" ucap Awa dengan wajah ingin menangis.


"Yasudah aku akan menunggu kamu, sampai kamu akan menerima lamaran ku. Aku akan menunggu kamu Awa, aku gak akan mencari wanita lain" jawab Ryan.


"Terima kasih Ryan" jawab Awa tersenyum.


"Yaudah ibu, Awa saya pulang dulu. Masih banyak pekerjaan yang harus saya kerjakan" ucap Ryan sambil berdiri.


"Baiklah nak, hati-hati yah" jawab ibunya.

__ADS_1


"Yasudah aku pulang dulu yah" ucap Ryan sambil bergegas menuju pintu.


Awa pun mengantar Ryan ke luar rumah.


"Ryan, kamu gak marah kan sama aku" ucap Awa.


"Enggak kok, kita juga gak akan putus. Aku cinta sama kamu" jawab Ryan sambil memakai sepatunya.


"Syukurlah Ryan, terima kasih yah sudah mencintai aku dan mau menunggu aku untuk melupakan mas Reno" ucap Awa.


"Iyah Awa, kamu tenang saja yah aku akan bantu kamu untuk melupakan Reno dan mencoba untuk menerima lamaran aku" ucap Ryan.


"Iyah mas, aku percaya sama kamu" jawab Awa tersenyum.


Ryan pun pulang dari rumah Awa dengan menaiki mobil mewahnya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


TAMAT.........


Terima Kasih yah teman-teman yang udah baca cerita ini, karena udah bingung nih mau tambahin apa lagi. Karena ini juga cerita pertama aku.


Jangan lupa like dan masukin saran nya yah


Dan juga jangan lupa untuk baca cerita aku selanjutnya yah akan segera hadir deh😁

__ADS_1


Judulnya adalah SUAMI PILIHAN AYAHKU


Terima Kasih πŸ˜‚


__ADS_2