Tangisan Seorang Istri

Tangisan Seorang Istri
Saat nya pergi


__ADS_3

waktu begitu cepat berlalu


tampa terasa tibalah saat nya


riski berkunjung kemakam ibu kandung nya


mia sangat sedih melihat riski


akan pergi,


"sayang..,apa kau akan meninggal kan oma?


"oma..., riski hanya ingin nyekar


kemakam nya mama...,"


"oma pasti akan merindukan mu sayang


"oma....,riski pergi gak lama ko"


"cepat kembali sayang "


"di mana papa ma?


"papa,menunggu mu


di ruang kerja nya ,"


"makasih ma"


tok..tok.. tok., "pa riski masuk ya?


"masuk saja riski. pintu gak.


ke kunci ko "


riski masuk ia melihat iwan termenung memandangi


foto dewi,riski gak tega meninggal kan iwan dengan keadaan nya yang begitu sedih


"pa..,saat nya riski pergi ke kota


(g) riski harap papa gak apa apa,"


"sayang sebenar nya papa belum siap kalau kau akan


ke kota G, papa dapat merasakan kalau kau akan meninggal kan papa tuk selama nya "


"papa riski kan kuliah mana mungkin riski gak pulang "


iwan gak bisa lagi membendung kesedihan hati nya ia pun memeluk putra kesayangan nya


"ya allah kembali kan lah putra ku pada ku, kau sudah mengambil istriku aku memohon pada mu ya rab


jangan kau pisah kan aku dari putra ku, batin rizwan


pelan pelan riski melepas kan


pelukan ayah nya dia pun


pamit pada semua anggota keluarga nya


ia pun pergi di antar supir


karna memang itu permintaan nya, setelah sampai di bandara


riski menunggu sejenak,sambil menunggu gelaran nya


saat nya pun tiba riski meninggal kan kota (D)


di kantor iwan seperti kehilangan arah,


haris yang melihat abang ipar nya ,sangat kasihan


"yang sabar ya pak, riski pergi hanya sebentar paling cuma beberapa minggu, "


"entah lah ris, aku sangat takut sekali aku sedah pernah kehilangan dewi aku tak mau kehilangan riski lagi."


"tapi apa yang membuat bapak


ketakutan seperti itu "


"haris ada satu rahsia yang tak satu pun orang tau kecuali...., orang tua dewi mungkin "


maksud bapak.


aku akan menceritakan nya pada mu


23 tahun lalu aku menikahi dewi bukan karna kami saling mencintai tapi karna aku memaksa nya dan memberikan nya syarat."lalu"


"aku meminta nya tuk menikahi ku dengan imbalan aku akan mengurus keluarga nya


danengirim kan uang setiap bulan nya "


haris mendengar kan itu tak percaya seorang rizwan tega mempermainkan perasaan seorang wanita


"ya allah mas.., bagaimana mungkin kau tega melakukan


hal sebesar ini pada seorang gadis sederhana seperti dewi, "


"tapi aku sudah menyesali nya ris.., sebelum dewi hamil, "


"kau bohong mas


apa selama ini mbak dewi hanya kau anggap sebagai pembantu di rumah mu?


apa anisa juga tau hal ini?


mereka mungkin curiga,


tapi di kelurga ku. tidak ada yang tau.

__ADS_1


maka nya ketika dewi meninggal, aku sangat terpukul


kenapa di saat aku sangat mencintai nya dia malah pergi, "


itu lah harga yang harus kau bayar mas karna selama ini kau menyiya kan nya "


"aku rasa kau benar ris "


"mas.., saat nya kita pergi "


"kemana ris ?


"ini sudah sore mas...,


waktu nya pulang kantor. nanti kalau terlambat


pulang, anisa dan putra ku


akan membiar kan aku tidur di sofa ,"


"iya ya .aku juga mau menelpon riski aku yakin saat ini dia sudah sampai, "


mereka pun keluar dari ruanga


dan seluruh setaf kantor hampir semua nya pulang hanya ada yang beberapa


karyawan yang masih tetap bekerja termasuk sekuriti


"nadia..., waktu nya pulang,


"bentar lagi nanggung"


di kota (G)


riski sudah mempersiapkan


semua nya sebelum ia tiba di kota kelahiran ibu kandung nya,


walaupun saat itu usia nya masih sangat muda. tapi ia masih ingat betul makam ibu nya .


ia pun bersimpuh di atas tanah pusara dewi yang di atas nya dipenuhi bunga kertas warna putih itu warna faforit dewi


riski pun kini mengirim kan


alfatiha kepada ibu nya


lalu ia pun berdoa tuk ibu nya


setelah itu ia pun


mulai membatin .


mama, kenapa sih mama meninggal kan riski? apakah


ruski tak berarti buat mama,


semestinya mama. Membawa ku sekali kenapa mama pergi sendiri.


riski pun tertunduk di atas pusara ibu nya entah Berapa lama hingga ia tak menyadari


"aslamualakum nak "


"waalaikum salam paman"


"kau siapa kenapa anak tidur di makam anak saya"


"riski lansung memeluk kakek nya kakek ini riski putra nya mama dewi dan rizwan "


"ya allah akhirnya kau mendengar kan doa kami


kami sangat merindukan


mama mu nak


risma telpon ibu dan ayah mu kabari nenek mu putra nya dewi telah tiba "


"kakek riski ingin berjalan jalan sebentar kek,"


"biar kakek temani nak "


riski sangat bahagia bisa bertemu dengan keluarga ibu nya." riski...,boleh kakek bertanya?"tentu saja boleh kek,


kakek bebas mau bertanya apa saja jangan sungkan


riski akan menjawab semua pertanyaan nya kakek "


"terimakasih nak,


"kakek merindukan ibu mu?


"riski juga merindukan mama kek, oia kakak mau tanya apa?


"oia kakek sampai Lupa "


"kakek ini "


riski memeluk kakek nya penuh kasih kakaek "jangan sedih lagi ya .riski akan selalu ada buat kakek "


"oia kakek mau tanya gimana kabar papa mu dan keluarga yang lain?


"mereka semua sehat,


kenapa selama ini kakek tak pernahengungjungi ku apa kakek rak sayang pada ku karna gara gara melahir kan ku mama jadi meninggal,?


"jangan. bicara seperti itu nak


hanya allah yang tau betape rindu nya aku kekamu nak


tapi kami malu pada papa mu, "


"kenapa kakek malu

__ADS_1


papa orang nya baik ko pa


asal kakek tau walaupun papa sudah menikah lagi tapi cintanya ke mama tak berubah


kek bahkan kami pernah meninggal kan papa keluar negeri gara gara papa tak perduli pada kami "


"sayang kamu ini bener bener mirip mama mu


riski kita pulang yuk


nenek kamu pasti sudah menunggu kita ,


oia di sana pasti semua keluarga kakek menunggu mu


jadi kakek harap kamu maklum ya kalau nanti ada banyak ciuman untuk mu "


"bagus donk kakek,


pasti mereka cantik cantik kan kek?


"Ha ha ha ha Riski,.riski kamu bisa aja dulu nya mereka cantik kalau sekarang sudah pada tua


Ha haha" riski kembali memeluk kakek nya ia bener benar terharu karna ternyata ia masih punya kakek


setelah hendarawan meninggal


ia sempat berdikir kalau ia sudah tak mwmiliki kakek lagi


ia tak menyangka ternyata Kakek umar masih sehat jiwa homor juga tinggi .


di kediaman umar


aslamualaikum buk...


coba lihat siapa yang datang


"waalaikumsalam "


"siapa lagi yang kau bawa pak .


apa kau pikir setiap anak anak laki laki yang lewat cucu mu,


lastri memeluk cucu nya ia tak tahan lagi


pura pura tak mengenal nya seketika itu lah semua keluarga dewi keluar dari dalam semua tetangga yang melihat itu ikut terharu,"


"dewi ..., putra mu sudah besar nak ganteng pulak


sayang nenek rindu.


desti johan putra nya dewi nak dia keponakan mu "


kangen kangenan nya pun berlanjut cukup lama


riski sama sekali tak keberatan


karna dia sudah tau kalau ini lah yang akan terjadi walau pun


sangat melelahkan tapi risli sangat bahagia


betul apa yang di bilang


om dewa kehidupan yang sederhana jauh lebih indah dari


pada hidup berkecukupan


tapi tak menemu kan kedamaian, kebahagiaan,


sungguh aku bahagia ya allah


🍸🌹🌹🍸🌹🌹🍸


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


🍸🌹🌹🌹🌹🌹🍸🍸🌹🌹🍸🌹🌹🍸


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


🍸🌹🌹🌹🌹🌹🍸


🍸🍸🌹🌹🌹🍸🍸


🍸🍸🍸🌹🍸🍸🍸


🍸🍸🍸🌹🍸🍸🍸


🍸🎁😊❀☺🎁🍸


🍸🍸🌹🌹🌹🍸🍸


🍸🍸🍸🌹🍸🍸🍸


🍸🍸🍸🌹🍸🍸🍸


🍸🎁😊❀☺🎁🍸


terimakasih semua terus berikan aku dukungan agar aku bisa lebih baik lagi


terimakasih


βœ¨πŸ’ŽπŸ’Žβœ¨πŸ’ŽπŸ’Žβœ¨


πŸ’ŽπŸ’ŽπŸ’ŽπŸ’ŽπŸ’ŽπŸ’ŽπŸ’Ž


πŸ’ŽπŸ’ŽπŸ’ŽπŸ’ŽπŸ’ŽπŸ’ŽπŸ’Ž


βœ¨πŸ’ŽπŸ’ŽπŸ’ŽπŸ’ŽπŸ’Žβœ¨

__ADS_1


βœ¨βœ¨πŸ’ŽπŸ’ŽπŸ’Žβœ¨βœ¨


βœ¨βœ¨βœ¨πŸ’Žβœ¨βœ¨βœ¨


__ADS_2