
Hari pun pagi, Awa segera memasak untuk makan pagi. Terlihat Reno telah siap untuk pergi ke kantor, Awa pun tersenyum melihat suaminya itu.
"Mas makanan sudah siap, sini aku bantu pasangkan dasimu" ucap Awa sambil menebar senyuman.
"Tidak usah, aku tidak perlu bantuan mu" jawab Reno sambil menepis tangan Awa.
"Kamu masih marah yah sama aku mas" tanya Awa padanya.
"Kan aku sudah bilang, aku sudah bosan sama kamu. Jadi tolong jangan membuat amarahku di pagi hari" jawab Reno sambil memasang dasi.
"Kalau kamu bosan berarti kamu ingin mencari pengganti aku mas, Iyah gitu yah" ucap Awa menahan tangis.
"Aku tidak berpikir seperti itu, aku emang udah bosan sama kamu. Tapi aku masih butuh kamu" jawab Reno sambil menunjuk Awa.
"Lebih kita pisah aja mas kalau begini, sama aja kamu mempermainkan aku mas" ucap Awa sambil menitikkan butiran air dari matanya.
"Gak bisa, aku gak akan mau kita pisah karena aku mau kamu melayani aku seumur hidupku" jawab Reno dengan kasar.
Reno langsung bergegas pergi ke kantor, tanpa memakan apapun dari atas meja. Kali ini Reno dan Awa tidak pergi ke kantor bersama. Awa pun terpaksa pergi ke kantor menaiki taksi. Sesampainya di kantor Awa bertemu Ryan yang sedang menunggu di meja kerjanya.
"Pak Ryan, ada apa pak? Kenapa bapak berdiri di depan meja saya?" ucap Awa dengan terkejut.
""Pagi Awa, saya sengaja berdiri di depan meja kamu karena saya ingin tanya apakah ada jadwal pertemuan sama klien hari ini?" tanya Ryan padanya.
"Iyah Iyah pak sebentar saya periksa dulu" jawab Awa dengan tergesa-gesa mencari buku jadwal pak Ryan.
"Ada gak" ucap Ryan bertanya.
"Tidak ada pak, hari ini bapak tidak ada jadwal pertemuan sama klien pak" jawab Awa dengan sigapnya.
"Baiklah berarti hari ini kamu bisa nemenin saya ke suatu tempat, boleh yah" ucap Ryan sedikit menggodanya.
__ADS_1
"Memangnya mau kemana pak? jawab Awa dengan penuh tanya.
"Kamu pokoknya hari ini cukup temani saya aja yah" jawab Ryan sambil tersenyum.
"Baiklah pak" ucap Awa sambil mengangguk-anggukkan kepalanya.
Ryan pun mengajak Awa pergi ke sebuah tempat yang belum pernah dikunjungi Awa. Sesampainya di sana Ryan pun langsung mengajak Awa berfoto bersama.
"Kita foto dulu yuk" ucap Ryan sambil mengambil HP nya dari saku.
"hmm, iya pak" jawab Awa sambil malu.
"Nah kan kamu panggil saya bapak lagi, kan saya sudah bilang kalau lagi di luar kantor kamu panggil saya Ryan aja" ucap Ryan dengan sedikit kesal.
"Iiiii Iyah pak, eh Ryan maksudnya" jawab Awa sedikit gagap.
Mereka pun berfoto bersama, lalu Ryan mengajak Awa makan bersama di restoran mewah.
Hari pun malam, Ryan langsung mengantar Awa pulang ke rumah.
"Iya Awa sama-sama aku juga senang hari ini kita jalan-jalan" jawab Ryan sambil tersenyum.
"Yaudah yah aku masuk dulu, dadah" ucap Awa sambil melambaikan tangannya.
"Iyah, aku pulang dulu yah" jawab Ryan.
Awa pun masuk ke dalam rumahnya, tanpa di sadari Reno sudah memperhatikan mereka dari tadi, dari dalam rumah.
"Berani yah kamu sekarang jalan pulang dianterin laki-laki" ucap Reno.
"Dia bos aku mas" jawab Awa dengan santai.
__ADS_1
"Bos kamu, hey aku gak buta yah aku liat kamu senyum-senyum gitu. Kamu mencoba selingkuh yah sama bos kamu" ucap Reno dengan kasar.
"Selingkuh, mulut kamu di jaga dong mas. Kan aku sudah bilang dia cuman bos aku dan juga dia punya niat baik untuk mengantarkan aku pulang mas" jawab Awa sambil menahan tangis.
"Halah aku gak butuh penjelasan kamu, aku yakin bos kamu itu pasti punya perasaan sama kamu" ucap Reno sambil menunjuk ke Awa.
"Udah mas aku capek bertengkar sama kamu, aku mau tidur" jawab Awa sambil bergegas menuju kamar.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung, episode selanjutnya akan segera hadir yah.
__ADS_1
Jangan lupa untuk like dan masukin saran
Terima kasih 😂