Tangisan Seorang Istri

Tangisan Seorang Istri
persiapan


__ADS_3

cepat sekali waktu berlalu


sebulan sudah setelah


pertemuan keluarga riski dan aqira .


sintia sangat sedih setelah dia tau kalau riski sebenarnya


mencintai nya


tapi karna sandara riski terpaksa mngubur cinta masa kecil nya kenapa ia baru sadar sekarang, kenapa dia tidak


ber.usaha untuk mendapat kan


riski ,


"semua ini gara gara mama sandara, " sintia membanting


semua barang barang nya.


sekita itu kamar yang beberapa


jam yang lalu tertata rapi kini bagai kan kapal pecah ,


suara gaduh dan tangisan


terdengar dari luar membuat


seisi rumah menghampiri


kamar sintia yang terkunci


dari dalam rizwan saat itu baru pulang dari kantor, heran


kenapa istri dan ibu nya


berkumpul di depan kamar sintia, risma ber.usaha mengetuk pintu tapi tidak


ada jawaban sama sekali .


sementara riski tenang saja


di kamar nya membalas


pesan pesan lucu dari aqira


tidak lama kemudian


terdengar suara ketukan pintu


tik.. tok.. tok.,


"kak riski buka pintu nya donk "


suara risma memanggil riski


riski pun akhir nya membuka


"ada apa dek?"


"mbak sintia mengunci pintu


kamar ,dan sepertinya


menghancur kan


isi kamar nya "


"biar kan saja,bentar lagi dia pasti membuka pintu kamar nya beri kan dia waktu"


"ko mas tau?"


"ya..., tau lah, kan dia tante nya


riski "


"tapi kenapa oma panik kak?"


"biasa lah seorang ibu


pasti lah hawatir terhadap anak gadis nya "


risma pun berlalu meninggal


kan kamar riski,


sedang kan riski ber.usaha


tenang agar dia tidak terpancing dengan apa yang di


lakukan sintia,


riski mengingat kembali


ketika dia pulang kuliah


di hadang jalan nya sama sintia


(kilas balik)


"riski. aku mau bicara dengan mu penting,"


"kamu mau bicara apa?


"apa kau beneran cinta sama aqira?


"pertanyaan macam apa itu"


"aku bertanya riski kau hanya tinggal menjawab,


iya atau tidak ?


"riski akan belajar mencintai nya ?


"maksud nya "


"masuk lah ke mobil aku akan menjelas kan nya "


sintia masuk ke mobil,


riski malaju kan mobil


nya dengan kecepatan tinggi


hingga membuat sintia ketakutan,


"berhenti lah riski,


apa kau berniat membunuh ku "


riski tak hirau kan ucapan sintia


karna riski sudah tiba di sebuah


cafe favorit para remaja kini.


"ikut dengan ku


sebelum pernikahan ku berlangsung.


riski ingin

__ADS_1


memberitau kan sesuatu padamu ,


riski harap setelah


kau mengatahui semu nya


bersikap lah seperti biasa?


riski mulai mengatakan


semua yang terpendam di hati nya selama ini


sintia tak kuasa menahan tangis nya,


iya mulai bicara


"kau bohong ?"


"untuk apa riski bohong.


tapi saat ini riski hanya


akan mencintai nya "


"apa kah semudah itu kau melupakan cinta pertama mu?"


"aku mencitai mu,


tapi juga sangat membenci mu


dan kebencian ku padamu


melebihi cintaku "


tapi kenapa kau sangat


membenci ku apa salah ku?


"kau mungkin tidak salah ,


tapi ibu mu yang salah


karna dia oma ku, opa ku menderita,


dan sekarang opa


ku telah meninggal"


"atas nama mama ku


aku minta maaf "


setelah riski memberitau kan apa yang mesti ia bertau kan


riski pun berlalu,


ada perasaan lega di hati nya


ia berjanji pada diri nya sendiri


akan segera membuka kan hati nya untuk aqira .


(begitu lah kilas balik )cerita nya


"dua hari setelah kejadian


sintia mengurung diri di kamar akhirnya dia pun sedikit demi sedikit mulai ceria seperti dulu


riski bersikap seperti biasa seolah olah tidak terjadi apa apa, untung saja sintia di besar


kan dari keluarga yang penuh cinta kasih ,sehingga sintia


membalas nya.


dia sadar apa yang di lakukan


ibu nya emang tak pantas


di maaf kan


ketika semua orang berkumpul


di meja makan mia menghampiri sintia,


memeluk nya dan mengusap


pucuk kepala nya,


sintia dapat merasa kan


ketulusan hati seorang ibu


"sayang mama, memang


bukan ibu kandung mu,


tapi mama menyayangi mu .


sama seperti mama, menyayangi anak anak mama yang lain "


"terimakasih ma,


tia juga menyayangi mama,


terus lah menjadi mama tia .


jangan pernah mama membenci tia, sama seperti


mama sandara yang membenci ku hiks... hkis...hkis"


"tidak sayang mama ridak akan pernah membenci ansk anak nya, "


sintia semangkin erat memeluk


mia seakan dia takut kehilangan nya


riski yang melihat derama antara ibu angkat dan putri angkat nya,


ikut bahagia akhirnya


sintia bisa berbesar hati melupa kan semua nya


"terimakasih ya allah


karna kau memberiku


seorang nenek yang berhati


malaikat .


dan untuk sintia semoga kau kirim kan lekaki yang baik


yang bisa menjaga nya dengan baik, "amiin


riski berdoa dalam hati


mereka yang ada di meja makan ikut senang


melihat nya


kini mereka telah selesai

__ADS_1


sarapan


aktivitas harian mulai


berjalan


yang kuliah kekampus


yang kerja kekantor


yang ibu rumah tangga


tetap di rumah mengurus


rumah dan anak anak.


di kediaman amdere


suasana di rumah andere sangat berbeda dengan di rumah rizwan


hari di mulai dengan bertengkar


dan akhirnya dengan


bertengkar pula


seperti di pagi ini


sintia mulai ber.ulah lagi


"mas kenapa sih kita tidak pindah saja dari sini?


"untuk apa pindah ,


rumah ini


masih sangat bagus ,"


"iya bagus tapi rumah ini atas nama mendiang istri mu,mas,"


"lalu kenapa kalau rumah ini atas istri ku


toh semua yang aku miliki


saat ini ada milik nya


hasil kerja keras kami "


"tapi dia sudah matii. mas"


"plaakkkkk,"


sebuah tamparan mendarat


di pipi sandara,


ini yang kesekian kali nya sandara memdapat kan tamparan keras ,


andere sangat murka jika ada seseorang yang tidak menghargai istri nya.


meski pun


istri nya sudah lama meninggal


tapi andere sangat mencintai nya,


istri ku bukan binatang


istriku ada lah wanita terhormat


kauuu, tidak pantas


menyebut nya mati


dia meninggal,bukan mati,


dia bersama para malaikat di surga


aku sangat yakin itu,


sandara aku tidak akan meceraikan mu tapi mulai saat ini kau tidur di kamar belakang


aku tidak mau lagi satu kamar dengan mu


oiya besok putri ku akan pulang


dan tinggal bersama ku sebelum pernikahan nya


aku harap bersikap baik lah ,


jika kau ingin mangajukan perceraian aku tidak keberatan


aku menanda tangani nya,


andere berlalu dari hadapan


sandara,


sementara sandara membating barang yang ada di meja makan,


kini otak licik nya mulai


bekerja


"aku tak keluar dari sini kalau


aku tak dapat apa apa


bersumpah


Andereeeeeee.....,


kau berengsek laki laki semua


sama ********, "


sandara tidak tau kalau di rumah andere di lengkapi cctv .


selama ini dia tidak pernah tau,


jadi semua gerak gerik nya rencana nya kelakuan nya di rekam oleh henpon andere.


ada seorang pembantu


kepercayaan andere dia adalah orang lama disana saat nyonya besar masih hidup


dia yang selalu mengwasi sandara,


"dasar wanita ular bersyukur


gak di lempar kejalanan


entah terbuat apa hati nya itu? "


batin mbok nah pembantu andere


*penbaca setia ku pelan tapi pasti akal busuk sandara akan ketahuan *


tetap lah beri kan aku saran


keritkan agar aku lebih baik dalam ber karay

__ADS_1


__ADS_2