
hari hari pun berlalu
begitu cepat 3bulan sudah berakhir saat nya riski kembali
kerumah,
pagi pagi sekali lastri dan umar bangun hanya untuk menunggu
riski bangun agar Mereka bisa melihat wajah cucu nya lebih lama lagi
saat riski keluar dari kamar
dia sudah melihat nenek dan kakek nya sudah menunggu nya di ruangan tamu.
ada apa nek, kek,?
"jangan bertanya apa apa nak"
"kalau nenek, kakek sedih bagaimana riski akan pergi
belajar, "
lastri tak kuasa lagi menahan
kesedihan nya dia pun langsung memeluk cucu ny'a
"setelah kepulangan mu ke kota (D) belum tentu kita bisa bertemu lagi nak,"
"apa maksud nenek ?
riski pasti kembali nek, "
"cucu ku sayang usia nenek
sudah semangkin tua
dan siapa tau ini ada lah
pertemuan terakhir kita, "
"jangan ngomong gitu
"nek, riski berdoa semoga
nenek,kakek serta oma
sehat selalu agar kelak bisa menyaksi kan riski sukses
dan menjadi seorang dokter
yang hebat ."
umar pun memeluk cucu nya "tidak ada yang bisa kakek berikan. selain doa karna hanya itu yang kakek punya,
terimakasih banyak untuk semua yang riski berikan
kekami "
"kakek ngomong apa sih, seorang kakek gak boleh berterimakasih ke cucunya"
semua sudah berkumpul di ruang tamu mereka semua
merasa sedih ketika riski memutus kan untuk kembali
ke kota (D)
johan memjabat tangan riski
lalu memeluk nya tak lupa iya berterimakasih atas semua yang riski lakukan untuk keluarga nya,
"riski mohon. jangan ada lagi yang berterimakasih,
karna apa yang riski berikan bukan lah uang riski ,tapi uang mama."
tante juga makasih sayang
kamu emang putra nya
mbak dewi ,
semua sifat nya di turun kan
ke putra nya ,"
"benar kah itu tante. terimakasih ,"
"setelah kamu sampai di sana
jangan lupakan kami ya nak, "
"iya.gak lah nenek,
oia paman riski mau minta izin mengajak risma kekota
kalau tante dan paman mengizin kan?
mereka saling ber.pandangan satu sama lain mereka tak menyangka kalau riski akan mengjak risma ke tempat nya
johan melihat ke.arah istri dan kedua orang tua nya.
meminta persetujuan. mereka,
umar mengerti bahasa tubuh putra nya ia pun angkat bicara
sebenar nya kami tidak kebaratan, kami percaya pada
mu kamu tidak mungkin menyesat kan adik mu iya kan?
"ya. tentu saja tidak kakek,"
"baik lah kami izin kan.
tapi bagaima kuliah nya?
"sementara ini risma akan belajar dari jarak jauh
dan riski yakin risma bisa"
umar memanggil risma.
dan bertanya apa kah dia ingin pergi ke kota (D)
risma hanya tersenyum dan berkata
"jika kalian semua mengizin kan ,
aku ingin melihat kota lain selain kota (S )ini "
"kakek, dan paman, tidak perlu hawatir riski kan meng.jaga nya, riski akan menbawa dia refresing setelah risma puas ber. keliling nanti riski sendiri yang akan mengantar kan
nya pulang"
"lalu bagaimana dengan keluarga mu di sana ?
"mereka pasti senang,
terutama oma, riski yakin ,"
tiba lah saat nya riski dan risma pergi meninggal kan rumah nenek nya.
riski bahagia bisa membantu keluarga mama nya,
tujuan riski membawa risma ke kota ada lah agar risma bisa
__ADS_1
punya wawasan yang luas.
agar dia bisa lebih terbuka dengan orang lain,
setelah menempuh perjalanan
beberapa jam akhirnya
mereka pun tiba di kota (D)
riski tidak mampir ke mana mana dia langsung pulang
kerumah.dia tidak
memberi tahu kan keluarga
nya dia akan pulang hari ini
setelah menempuh perjalanan
kurang lebih 45 menit akhirnya
mereka tiba di rumah riski
ia langsung memencet bel pintu,
"bik irah coba kamu lihat siapa yang datang,"
"Aslamualaikum bik"
"waalaikumsalama, riski
kamu sudah pulang "
"iya bik, di mana oma dan papa?
"siapa disana bik ?
"den...., ris.. ki"
"ssssst jangan di beri tau riski akan buat nenek terkejut"
"riski....,paling senang deh buat nenek jantungan,"
"oia riski siapa dia?
oia hampir lupa bik,
perkenal.kan dia istriku,
benar kah dia cantik seperti ibu mu, ya,iyalah seperti mama dewi karna dia keluarga nya
mama anak dari adik nya mama,"
"oo kirain "
"bibik kira apa?
udah sana,
temui oma mu dulu.
biar bibik yang antar kan
dia kekamar tamu,"
"iya bik, setelah itu bawa dia
ketemu oma ya ,"
"siap...., bos, "
"siapa sih di luar sana lama banget si irah membuka pintu doang"
siapa datang ,
tiba tiba dia berhenti,
setelah melihat siapa
yang datang
orang yang selama ini ia rindu kan, sydah berdiri di hadapa nya dengan senyuman yang lebar, "riski.....,kau kah itu
"sayang,tentu saja ini riski oma
cucu oma yang tampan. "
oma kira riskin gak akan pulang
lagi ,kenapa pulang gak kabari dulu nak",
"kejutan oma "
dan kamu berhasil
membuat oma terkejut."
"mama, papa kemana oma?
barusan mereka keluar sebentar emang nya papa gak kekantor ?
"semenjak kamu pergi,
hidup papa mu seperti
hilang arah.
kadang baru saja
dia berangkat kekantor
gak lama kemudian
dia kembali lagi
dengan berbagai alasan"
"apa benar itu oma?
"tapi setelah kamu menghubungi nya kemari
kesehatan nya jauh lebih baik"
"maaf kan riski oma"
"tidak apa apa sayang,
yang penting sekarang.
kamu sudah kembali "
"mbak perkenal kan,
ini....,is... tri, "
"istri siapa bik?
"bukan istri siapa,oma.
"tadi riski bercanda.
sama bik irah. tapi di tanggapi
__ADS_1
dengan serius, oma."
"kalau benar.
juga gak apa apa ko,
kamu sudah dewasa nak,
"gak..., lah oma belum kekikiran"
"lalu siapa dia nak?
"dia risma, saudara riski ,
anak dari adik nya mama.
"ooo....,"
"mia tidak bisa berkata kata
iya ter.ingat sama dewi
dia tak menyangka
kalau dia beri kesempatan
bertemu dengan keluarga dewi.
"apa kabar oma?
"oma sehat sayang "
"maaf ya oma...,
aku ikut kak riski
tampa mengabari oma dulu"
"sini sayang peluk oma"
risma menghampiri mia dan memeluk nya
mereka tidak menyadari
kalau rizwan dan istri nya menyaksi kan adegan haru itu
"ma.., putra ku sudah kembali"
"iya..., pa,putra kita sudah kembali,"
"terimakasih ya allah.
karna kau masih mendengar
kan doa ku "ucap iwan
"putra ku....,"semua melihat
kearah suara tersebut sedih melihat keadaan iwan badan nya kurus mata nya pun cekung
dia pun menghampiri
iwan.dan memeluk nya
"maaf kan riski pa?
tidak sayang. jangan
meminta maaf kamu sudah pulang aja papa bahagia banget sayang,
"dia siapa nak ?
"dia risma pa,anak dari adek nya mama "
"risma ,om"
"selamat datang di keluarga hendarawan "
"iya om..,terimakasih "
"mama,"sayang....,"
"riski minta maaf ya ma, "
"tidak perlu minta maaf sayang
kamu sudah pulang aja kami sudah senang nak,"
riski bahagia melihat keluarga nya bahagia, dia sudah tidak marah lagi dan akhirnya keluarga mereka bersatu
kembali ,
sementara di tempat lain ada keluarga lain .
yang menghawatir kan
mereka tak lain dan tak bukan ada lah keluarga dewi .
"semoga saja mereka
baik baik saja," ucap lastri
" iya buk.semoga saja"
ucap desti
sementara rani tak berhenti
mencoba menelpon putri nya
setelah selesai makan malam
riski baru sadar akan nenek nya
"ya allah pa.riski lupa menelepon nenek "
riski pun menelpon lastri
ketika lastri melihat siapa yang
menelpon semua merasa sangat senang
mereka bisa melihat langsung wajah risma
"kenapa baru menelpon sekarang nak?
"maaf ya nek riski ketiduran "
"tidak apa apa nak"
riski merasa tak enak karna harus berbohong,
tapi dia juga gak mungkin
berkata jujur riski harus pandai menjaga hati mereka ,
🐢🐢🐢🐢🐢🐢🐢🐢🐢🐢🐢
terus lah mendukung ku agar aku lebih baik dalam
berkarya terimakasih
semua yang sudah memberi kan aku keritikan.
__ADS_1
🐢🐢🐢🐢🐢🐢🐢🐢🐢🐢🐢