
Awa pun pulang kerja dan langsung masuk menuju kamarnya. Tak lama kemudian Reno pun datang dengan keadaan mabuk dan menggedor pintu rumah. Awa terkejut mendengarnya, tak biasanya dia mendengarnya.
"Buka" teriak Reno di depan pintu.
"Iya Iyah sebentar" jawab Awa dengan bergegas menuju pintu.
Awa sangat terkejut ketika dia membuka pintu dan melihat keadaan suaminya yang sedang dipengaruhi minuman keras.
"Mas kamu kenapa mas, kamu kenapa mabuk?" tanya Awa pada Reno.
Reno sama sekali tak menjawabnya, Awa segera membawa Reno masuk dan merebahkan Reno ke ranjang. Awa langsung membuka sepatu Reno dan memakai kan selimut pada tubuhnya.
"Kamu kenapa mas" ucap Awa sambil mengusap butiran air yang jatuh dari matanya.
Awa pun segera tidur dan memeluk suaminya tersebut, mereka pun tertidur sangat nyeyak.
Cahaya sang surya pun mulai masuk ke dalam kamar mereka yang membuat Reno terbangun dari tidurnya. Dia terkejut karena melihat istrinya tidur di dalam dekapannya. Reno segera membangunkan istrinya tersebut.
"Hey, ayo bangun apa yang kau lakukan" ucap Reno sambil melepas pelukan Awa.
"Hemm sudah pagi ternyata" ucap Awa sambil membuka matanya dan mengarahkan pandangannya ke Reno.
"Ayok cepat kau bangun, kenapa masih menatapku, cepat buatkan aku sarapan" ucap Reno sedikit kasar.
"Iya Iyah mas" jawab Awa dengan bergegas meninggalkan kamar.
Awa pun menyiapkan makanan untuk Reno, seperti biasanya.
"Mas, ini makanannya sudah selesai" ucap Awa sembari menuang air ke dalam gelas.
Reno keluar dari kamarnya dan segera duduk di kursi. Wajah Reno terlihat tidak senang sejak bangun tadi, sepertinya ada sesuatu yang disembunyikannya.
"Apa-apaan kamu" ucap Reno dengan kasar sambil memukul meja makan.
Awa terkejut mendengar pukulan yang dilakukan Reno.
__ADS_1
""Kamu dari tadi lama sekali di dapur dan sekarang kamu hanya menyajikan roti dan susu, apa yang kamu lakukan di dapur hah? ucap Reno dengan nada tinggi.
"Kamu bicara apa mas, kenapa kamu jadi kasar sama aku. Apa salahku sama kamu mas" jawab Awa dengan heran.
"Halah kamu tidak usah banyak tanya. Sudahlah aku makan di luar saja" ucap Reno dengan kasar dan segera meninggalkan meja makan.
Awa hanya terdiam dan tidak bisa berkata apa-apa. Dia hanya terduduk di meja makan, dan mulai menjatuhkan butiran air dari matanya. Air matanya berlinang, dan segera dia mengusapnya. Terbersit di benaknya, apa yang terjadi pada suaminya sehingga berbuat kasar padanya.
Hari pun malam, tapi Reno belum saja pulang ke rumah. Awa sangat mengkhawatirkan suaminya itu.
" Ya Tuhan kemana Reno pergi, kenapa dia tidak pulang juga. Apakah dia sangat marah padaku, apa salahku Tuhan.
Tak lama kemudian Reno pun pulang, Awa segera menghampiri Reno.
"Mas kamu dari mana saja mas, aku khawatir sama kamu" ucap Awa pada suaminya.
Tapi Reno hanya diam dan segera masuk ke dalam kamar. Awa langsung memegang tangan Reno.
"Mas, aku lagi ngomong sama kamu" ucap Awa sambil menangis.
"Mas kenapa kamu bilang seperti itu, aku ni istri kamu. Kenapa kamu berbuat seperti ini mas sama aku, apa salah aku mas sama kamu. Apakah aku kurang cantik, apakah ada yang salah dariku. Beritahu aku mas, agar aku bisa berubah." ucap Awa pada suaminya sambil menyeka air matanya.
"Kamu itu memang istriku, dan kamu cantik juga tidak ada yang salah dari kamu. Tapi aku sudah bosan sama kamu" jawab Reno sambil menunjuk Awa.
"Bisa-bisanya kamu bosan sama aku mas" jawab Awa pada Reno.
"Iyah aku sudah bosan sama kamu, sudahlah jangan ganggu aku, aku mau tidur" ucap Reno sambil melepaskan jaketnya dan segera pergi ke kamar.
Lagi-lagi Awa duduk tersungkur ke lantai, Iya tak kuasa menahan air matanya. Awa menangis sejadi-jadinya, dia merasa gagal menjadi seorang istri karena suaminya telah bosan bersamanya. Dia tidak tahu akan berbuat apa sekarang.
"Semoga kamu hanya bercanda mas, semoga besok kita akan baik-baik saja" gumam Awa.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung.......
Episode selanjutnya akan segera hadir yah
Jangan lupa like dan masukin saran kali aja ada yang gak pas.
Terima Kasih😂
__ADS_1