
di kediaman rizwan
iwan memutar otak gimana caranya menemukan jejek tomi dan antek antek nya agar ia tau kebenaran antara ayah nya dan sandara sementara di kamar lain mia sedang membuat pengakuan tentang dewi ke putra mereka satu satu nya
"oma riski mohon
bagaimana sebenar nya karekter mama dewi
apa dia seorang wa...., "tidak sayang jangan kau terus kan
mama mu bukan seorang wanita yang kau pikir kan "
"lalu kenapa papa selalu menghindar setiap kali riski ingin tau tentang mama dan keluarga nya oma?
oma akan memceritakan semua nya.
mia mulai memcerita kan
tentang dewi pertama kali masuk di keluarga hendarawan
sempai dewi akhir nya hamil dan kemudian di nyatakan meninggal ,
"tapi kenapa oma sangat membenci mama apa
karna dia miskin oma,
lalu papa kenapa ia harus menikahi mama jika ia tak mencintai nya"
"kami tidak tau sayang kalau dewi ada lah wanita terbaik buat papa kamu"
"maka nya oma jangan terlalu cepat menilai seseorang
karna yang terlihat berkilau
belum tentu intan berlian
begitu juga sebalik nya sebongkah batu yang oma kira ada penghalang jalan oma justru sebongkah batu itu lah sebenar nya berlian ,
"mungkin ini lah hukuman buat
keluarga oma,
karna telah menyiya nyiya kan wanita baik seperti dewi"
"kalau soal itu oma biar lah
jadi rahasia allah"
"apa kau marah riski?
"marah..,tentu aku sangat marah
gara gara kalian riski harus kehilangan mama ku
tuk selama nya bahkan belum sempat riski lihat wajah nya, oma setelah libur semester nanti aku akan menemui keluarga mama ku"
"tapi sayang bagaimana dengan papa mu kalau mama ku saja kalian tidak bisa menerima nya maka akan lebih baik jika riski juga pergi dari sini
"riski itu dulu nak
sebelum kami ....,"sebelum mama meninggal, kan,
udah lah oma aku akan keluar sebentar"
riski berlalu membawa sejuta luka di hati nya
iwan dan mellysa asyik memadu kasih sehingga ia tidak menyadari kalau riski sudah mengatahui semua nya,
dari kecil keluarga hendarawan
memang sangat memanjakan nya mereka melimpah kan kasih sayang
yang banyak sehingga riski tak menyadari kalau dia sudah kehilangan ibu nya ?
seiring berjalan nya waktu ia mulai merasa kan
ada kejanggalan dalam hidup nya pasal nya ia tak pernah mendengar nama dewi di kenang oleh keluarga rizwan sampai ia berusia 5 tahun ketika itu ia berziarah kemakam dewi itu pertama dan terakhir
__ADS_1
riski ketempat keluarga mama nya lalu kemudian rizwan menikahi mellysa "mellysa memang baik dan tak di ragukan lagi dia ibu tiri yang baik tapi tetap saja
riski membutuhkan kasih sayang seorang ibu kandung tapi apa mau di kata allah berkata lain allah lebih menyayangi nya
kepergian dewi membuat luka memdalam bagi rizwan tapi
riski tidak tau itu keluarga hendarawan berusaha agar
riski tak curiga pada mereka
tapi rupa nya saat nya sudah tiba rahasia hidup nya akan segera terungkap ,sebenarnya
riski anak yang baik tapi orang
di sekeliling nya selalu membihingi nya tentang mama nya maka nya ia sangat marah ketika ada seseorang yang mengenal mama nya lebih dari diri nya sendiri itu karna ia tak pernah tau siapa ibu kandung nya tak sekali pun keluarga hendarawan mau memcerita kan bagai mana
dewi dalam keseharian nya
itu yang membuat riski tidak puas dengan cerita oma nya dan ia memilih menemui seseorang yang sangat mengenal mama nya
hari hari begitu cepat berlalu tampa di sadari sepuluh hari
sudah berlalu dan riski
semangkin jarang pulang
iwan dan yang lain tidak menyadari hal itu
hingga pada suatu hari reza bertanya ke iwan
"pa kenapa mas riski jarang pulang?
"kata siapa.., mas mu jarang pulang, ada ko di kamar nya"
"gak ada pa ayo kita lihat.
iawan pun menurit kemauan reza ketika akan mengetuk pintu kamar ternyata pintu nya gak di kunci iwan masuk melihat di sekeliling nya dan mencari kira kira ada yang mencuriga kan gak kalau kalau anak nya kabur dari rumah
dan begitu iwan akan membuka Lemar Tina Tina
sedang apa? papa Dan Reza di Kamar ku ,
kalau kecurigaan
adik mu ini salah "
"kecurigaan apa pa?
"kata nya kamu jarang pulang akhir akhir ini "
"siapa yang bilang kalau mas jarang pulang?
"ya..., ga ada bilang sih mas
hanya saja mas gak pernah lagi
mengajak reza bermain "
seketika tawa riski pecah
"Ha ha ha sayang mas..., itu harus belajar bentar lagi ada ujian semester .
sekarang mas tanya apa kamu
ga ada ulagan? di sekolah
"oia reza lupa pa
terimakasih ya mas"
"iya sama sama .belajar yang rajin ya dek agar kelak kau bisa jadi orang yang membangga kan" kalimat itu seperti sebuah sendiri iwan sudah bisa merasakan sikap putra nya
"pa aku bicara "
bicara lah riski, apa kamu butuh uang?
"aku belum membutuh kan nya pa, "
__ADS_1
"lalu apa riski ,
kini kau sudah semangkin besar seandainya mama dewi masih hidup pasti dia bangga "
"papa, riski mau pergi kemakam mama liburan nanti "
seketika iwan berhenti tersenyum ternyata kekhawatiran nya selama ini terbukti
"tapi nak apa kamu masih ingat dengan keluarga mama?
"tentu saja riski ingat pa,
bagaimana pun keadaan keluarga mama mereka ada lah keluarga ruski juga ,"
"iya kau benar"ucap rizwan
"oia pa ATM mama
yang papa kasih apa sudah boleh riski gunakan?
"tentu saja boleh itu hak mu
apa selama ini kamu belum pernah memakainya?
"belum pa ,
iwan tak sanggup lagi menghadapi putra nya ia benar
benar sudah besar
mungkin tiba lah saat ia harus iklas melepas kan kepergian putra nya, yang satu satu nya kenangan yang paling berharga dari dewi
iwan pun masuk kesebuah kamar di mana disimpan semua tentang dewi
tampa iwan sadari riski mengikuti nya dari belakang
karna iwan asyik dengan kesedihan nya sehingga ia lupa
mengunci nya sehingga
riski dengan mudah diam diam masuk. riski sngat terkejut
melihat foto mama nya yang begitu besar di pajang di sebuah dingding kamar di depan foto itu lah iwan selalu mengadu
seperti saat ini
"ma putra mu sudah besar dan tak lama lagi dia akan mengungjungi mu
sayang.., kalo boleh jangan kau biar kan putra kita lama lama di sana karna aku gak bisa jauh jauh dari nya aku mohon sayang dan untuk semua kesalahan ku maaf kan lah aku
oia ma Mulai sekarang uang yang ku kirim ke ATM mu setiap bulan akan di guna kan oleh putra mu dan perlu kamu tau dia sama seperti mu dia bijak dalam mengendalikan uang
aku bangga pada kalian berdua
kalau gitu aku pergi dulu ya sayang nanti sore aku datang lagi aku mau mandi dulu
lagian sayang kita gak boleh sering ketemu nanti ada curiga lagi "riski benar benar tak percaya dengan apa yang ia lihat seorang pimpinan perusahaan bisa bertingkah seperti orang yang hilang akal
ya allah mama sebenar nya papa itu punya salah apa sih sama mama sehingga dari dulu selalu minta maaf ,hmm
ternyata mama cantik juga
oia ma, tak lama lagi aku akan menemui keluarga mama
dan doa kan semoga semua nya lancar ,Ma sampai saat ini riski masih mencari tau kenapa
mereka tak pernah mengingat
mama selama ini oia ma aku bertemu teman mama nama nya om dewa
hanya dia lah yang tau tentang mama dia juga yang menyaran kan tuk riski pulang menyekar kemakam mama. "
setelah mengeluarkan semua unek unek nya riski pun tertidur di depan foto besar dewi
karna gak mungkin bagi nya tuk keluar dari sana sementara pintu terkunci dari luar.
🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
__ADS_1
hai teman teman terus dukung
aku dan beri kan aku saran agar aku bisa lebih baik lagi 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏