Tangisan Seorang Istri

Tangisan Seorang Istri
sebuah, keputusan ,besar


__ADS_3

dua hari sudah berlalu tapi riski belum bicara apa apa ke pada


rizwan .


setelah satu malam berfikir


akhirnya riski memutus kan


untuk bicara pagi ini,


pagi pagi sekali riski sudah rapi. dan duduk manis.di mekan,


"selamat pagi sayang?"


sapa mellysa.


"pagi ma, "


"ko tumben.sayang!


kau bangun dan sudah kelihatan rapi apa kamu ingin


pergian?"


"riski tidak pergi kemana. mana,


hanya ingin bicara serius sama


papa,"


apa kah itu sangat penting.


sayang?


"iya ma ini sangat penting,"


kaluau gitu, kamu tunggu papa mu ,di ruang kerja nya"


baik ma,


mama terimakasih banyak


atas semua yang mama lakukan untuk riski


sayang seorang ibu akan melakukan apa saja demi putra nya, "mellysa menepuk bahu riski tanda seorang ibu memberi kan semangat


mellysa memang sangat menyayangi riski lebih


dari reza anak kandung nya sendiri


karna reza lebih mirip watak


papa nya selalu dingi. bersikap cuek sama wanita sekalipun itu


mama nya apa lagi oma


nya,


mellysa pergi menemui


riswan di kamar. bersamaan dengan itu riswan sudah


siap untuk kekantor .


untung saja. mellysa lebih cepat membuka pintu kamar. kalau gak ,


riswan bukan kekantor malah


kerumah sakit,


"mama.., ungtung saja,"


"maaf pa. ini darurat!"


darurat apa nya?


siapa yang sakit ma.?


"tidak ada yang sakit pa,


putra mu sedang menunggu mu di ruang kerja,


kata nya ada yang penting ."


"masa sih ma,sepagi ini "


"iya.papa,


coba deh papa temui dia dulu kali aja beneran ada yang penting ,"


"iya ma,kau benar, papa temui dia dulu,"


rizwan pun segera menemui


putra nya dan riski sudah menunggu nya,dengan duduk rapi di ruang kerja riswan


rizwan mengetuk pintu dulu sebelum dia masuk walaupun


itu bukan kamar nya


tapi karna di sana ada riski putra dia harus bersikap sopan itu mengajari mereka agar tidak


seenak nyameskipun itu milik sendiri


"Aslamualaikum, riski selamat


pagi, "


"waalaikumsalam, pagi juga papa,"


"apa yang ingi kamu Bicara kan? "


"riski ingin meminta saran papa?"


"saran apa tu,"


tapi janji papa tidak boleh tertawa. dan berikan aku saran yang baik dan benar, "


"iya papa janji,"


riski mulai mencerita kan


tentang hubungan nya


dengan aqira


riski juga mencerita kan kenapa


dia sampai melakukan


cinta palsu itu


sebenarnya rizwan sudah ingin tertawa,


tapi karna dia sudah janji .


tidak akan tertawa setelah


riski mencerita kan semua nya.,


tapi riski tau kalau rizwan menahan tawa nya,


tidak usah di tahan pa,

__ADS_1


riski gak Apa apa ko


riski memasang wajah kasihan nya,


"apa hanya itu yang ingin


kau cerita kan?"


"masih ada pa.


ini lah sebenar nya masala ku .


"makasud nya!"


"begini pa. aqira akan berangkat


kekanada dan mungkin gak akan kembali ."


"kenapa begitu?"


" Alasan nya .karna permintaan papa nya,


tapi setelah riski menemui


pak andere. ternyata,


dia juga gak tau .kalau


aqira memutus kan,


untuk kembali ke Kanada


apa alasan aqira membohongi


mu? "


"riski merasa, kalau aqira beneran cinta sama riski."


"lalu saran apa yang ingin kau dengar dari papa,"


"bagaimana kalau riski melamar aqira pa? "


"tapi kamu bilang gak cinta "


iya sih pa tapi pak andere memohon agar riski membantu


nya agar putri nya tidak meninggal kan nya "


putra ku sayang,


papa tidak masalah,


dengan siapa kau akan menikah,


asal kan kau bahagia.


yang ingin papa tanya kan


bagaimana kau akan menikahi


gadis yang tidak kaucintai ?"


bukan nya papa menikahi


mama bukan karna cinta?


tapi karna kasihan iya kan ?


betapa terkejut nya rizwan dengan pertanyaan putra nya


bagai bumi berhenti berputar


seakan luka yang hampir sembuh kini berdarah lagi.


kesalahan nya yang salah bicara dengan sigap dia merangkul rizwan .


"maaf kan riski pa ,tak ada niat


ku intuk membuka luka lama


papa,


maaf riski pa


kalau gitu sebaik nya riski pergi


aja riski tak ingin melukai hati papa lagi "


riski hampir saja keluar dari ruang kerja riswan.


"berhenti riski "ucap rizwan


seketika riski menghenti


kan langkah nya lalu berpaling


menghampiri riswan


apa kau pikir


papa terluka dengan ucapan mu,


sama sekali tidak nak


itu lah yang coba papa jelas kan pada mu


bagaimana mungkin kau menikahi gadis yang tidak kau cintai,


papa tidak mau. kau mangalami nasib yang sama


seperti papa


perasaan itu ada setelah semua nya terlambat, "


"tapi,pa cinta akan tumbuh jika kita ingin berusaha lebih keras"


"apa saat ini kau tidak mencintai


seseorang? "


"tidak pa "


jawab riski. berbohong riswan mencari


kebohongan di mata putra nya tapi dia tidak menemu kan nya


"papa akan bertanya sekali lagi pada mu. apa kah kau yakin


dengan keputusan mu?


"tentu saja pa "


satu saran untuk mu nak


sebelum kau mengambil


keputusan besar dalam hidup mu kau tanya kan dulu hati kecil mu,


apa kah benar kau akan menikahi aqira,


"baik pa, terimakasih, "


"sebaik nya kita berikan kabar

__ADS_1


baik ke semua orang,"


ucap rizwan


riski pun tak menolak nya


semua orang sudah selesai


sarapan kini tinggal riski dan riswan


para kaum hawa yang ada di rumah itu heran


melihat ke akrapan mereka.


"kira kira riski dan riswan itu sedang membicara kan apa ya tadi" batin mia


"kenapa ibuk bengong"


"ibu tidak bengong ,


hanya sedang berpikir


kenapa mereka begitu akrap setelah keluar dari kamar."


"ibu benar "


aku juga penasaran"


sementara di tempat lain ada se orang ayah yang menangis


sedih akan di tinggal putri nya


tidak lain dia ada lah andere


setelah pernikahan nya dengan


istri kedua nya hubungan mereka tak pernah harmonis sampai akhir nya


aqira memilih tinggal di apartemen,


di tengah kesedihan


andere tiba tiba hp nya berdering .dia sedikit tersenyum setelah melihat layar ponsel nya ternyata yang menelpon eiski, orang yang di harap kan, bisa menghenti kan


kepergian putri nya ,


semoga saja ini kabar baik


"Aslamualaikum"ucap andere


mendahului riski itu karna andere. terlalu senang waalaikumsalam,om.


" apa kita bisa bertemu sekarang om?


"bisa,"


"kita ketemuan di kafe ,dekat kantor om andere."


ucap riski


lalu mamatikan telpon nya


riski mengajak riswan


juga,maksud nya ,Agar riswan dan andere saling kenal


setelah riski menunggu


selama 30 menit akhirnya


andere dan riswan hampir bersamaan,


"lama kamu menunggu om?"


"oh..., tidak sama sekali,


kita pesan minum,dulu ya om


sambil menunggu papa,"


"o.ya, kamu membawa mu sekali?"


"iya.., om agar lebih meyakin kan om, kalau riski akan membantu menjegah kepergian


aqira,"


di tengah asyik nya berbincang bincan akhir nya rizwan pun tiba,


selamat, malam"ucap riswan


ke teman riski


dia belum melihat siapa sebenar nya andere,


andere seperti mengenali suara itu, apakah yang salah dengar atau memang, dia ada nya,?"batin andere


ia pun segera berpaling


melihat ke arah suara yang menyapa mereka,


"rizwan ....,"sapa andere,


rizwan memang mengenal nya tapi sebagai seorang pengusaha sukses di kota (D)


ini tapi ia heran


'dari mana dia tau nama ku," batin rizwan


"iya...,pak Saya rizwan papa nya riski, "riswan menjabat tangan andere dan andere membalas nya bukan hanya bersalama tapi juga memeluk nya


andere melepas kan pelukan


nya dan mempesilah kan riski


dan riswan duduk


riski masih heran dengan sikap andere begitu juga rizwan


dia mulai mengingat ingat siapa saja teman nya dari smp sampai SMA dan kuliah yang nama andere,


iya mulai menemukan nya,


tapi masih ragu,


pertemuan mereka beritga


adalah sebuah keputusan besar dalam kehidupan


riski, aqira dan yang lebih mengejuk kan lagi andere


papa aqira ada lah teman SMP rizwan yang dulu selalu


di anggap pecundang oleh teman teman nya termasuk rizwan ,


Good Night 💤🌙


😊 Sweet Dream


🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠


berikan aku masukan,


agar aku tau, di mana salah ku. dalam meletakkan kata titik koma dan sebagainya,

__ADS_1


__ADS_2