
Dari dulu sampai sekarang
Hendarawan hanya mencintai Satu wanita yaitu mia
Tapi karna melingdungi Keluarga nya dari musuh Musuh perusahaan
Ia terpaksa menikahi wanita Malam yang bernama sandara Mungkin di mata orang.
Aku ada lah seorang penjahat Atau apa lah itu
Tapi biar lah itu jadi
Rahasia ku sendiri.
Dari pada harus menjual
Aset perusahaan.
Biar lah aku yang menderita Asal kan anak dan istriku bisa Menikmati kebahagiaan
Mia kau ada lah cinta sejati ku
Dan aku berharap di kehidupan Berikutnya kau akan tetap Menjadi milik ku.
Usia ku tidak lama lagi
Hanya tinggal beberapa bulan
Dan aku sudah lebih tenang Sekarang .
Fadila di rawat oleh wanita Yang tepat sedangkan mia Sudah memaafkan ku
Jika saat ini aku harus Meninggal kan dunia ini maka Aku ikhlas
Begitu lah hendarawan Membatin sambil rabahan di Kamar tamu
Hendarawan merahsia kan Penyakit nya kepada anak anak Nya cukup sekali ia menyusah kan mereka tidak lagi
Malam semangkin larut
Tapi hendarawan belum juga Bisa tidur dan benar saja
Sampai azan subuh ia belum Juga bisa tidur
Dan kini waktu nya aku pergi
Selamat tinggal wan jaga ibu Mu baik baik ayah pergi titip ibu mu dan adik mu ya
aslamualaikum hendarawan meninggal kertas di lemari
mungkin akan sulit menemukan kan nya
Tapi jika
Allah berkehendak maka Semua bisa terjadi.
Hendarawan pun berangkat
Setelah sholat subuh ia buru Berangkat ke bandara
Sungguh tidak ada yang tau Kemana ia pergi
sementara iwan santai santai saja ia berfikir ayah nya masih terlelap dalam tidur nya
karna semalam kelihatan nya ayah agak kurang sehat batin iwan
mellysa juga mengatakan bahwa ayah akan pergi pagi ini
itu lah nama nya takdir
rencana hendarawan meninggal kan Keluarga nya tuk selama nya ternyata di restui allah
di kantor iwan merasa bahagia
istrinya kembali ayah dan ibu nya sudah saling memaafkan
minggu depan aku akan mengadakan syukuran
setelah urusan kantor
iwan dan haris pulang kerumah masing masing
sesampainya di rumah iwan Langsung menuju kamar tamu
Tapi yang di cari gak ada
"Bik apa ayah sudah pulang ke Apartemen nya bik??
"Saya tidak melihat nya tuan. Tapi dari tadi pagi tuang besar Gak pernah keluar kamar
"lya suda bibik lanjut
kerjaan bibik
Aku akan istrahat dulu jika Ayah datang tolong bibik beritahu aku
oia bik dari tadi aku tidak melihat nyonya pergi kemana dia??"Nyonya pergi bareng ibu
"ya sudah nanti saja saya makan
"Iya tuan ?
malam sudah menunjuk kan datang nya waktu sholat isya
mellysa dan mia baru saja tiba dari sebuah acara
"Bik mas udah pulang??
"Udah nyonya
Oia nyonya tuan menanyakan
Tuan besar??
Dari pagi saya tidak melihat Tuan besar.
Keluar dari
Kamar nya ,
"Oia saya lupa memberitahukan Kalau ayah sudah pulang Kekota .S .bik
Emang nyq ayah mu
Gak pamit sama iwan dulu Mell??
Semalam itu mau pamit tapi Keburu larut malam mungkin Ayah kecapean kali
Dia ngomong nya sama aku aja
__ADS_1
"Mama baru pulang?
"Iya wan tadi ibu ngajakin istri kamu pergi maaf ya lama Pulang nya,
"Gak apa apa bu
Oia ma. apa kamu tau jam Berapa ayah pulang ke Apartemen nya?
"Ayah tidak pulang ke apartemen pa.
"Lalu ayah pergi kemana jam Segini belum pulang??
"Ayah sudah kembali ke kita S pa ,"Yang bener kamu ma??
"Ia pa dia bilang sendiri ko ,
Kalo dia akan kembali kekota S
Ayah juga gak tau kapan ia Akan kembali
"Kenapa ayah harus pergi sih
Kelihatan nya ayah tak berapa Sehat buk
"Itu sudah keputusan ayah mu wan kita harus menghargai nya.
Apa ibu mengatakan sesuatu? Sehingga ayah memutuskan Tuk kembali ke kita S
"Tidak wan ibu sama sekali Tidak mengatakan apa apa
"Oia bu mengenai sintia apa keputusan ibu ??
"Ibu belum memikir kan nya Wan ibu terlanjur menganggap Nya seperti putri ibu sendiri
Tapi di sisi lain dia putri nya
Sandara,
" Kalau ibu tidak bisa menerima Sintia biar dia tinggal sama Kami aja buk biar ada teman Nya riski berangkat sekolah, "Tidak boleh ma,
Aku tidak mau kalau gadis Penipu itu tinggal
Di rumah kita ma,
Jika ada yang berani memberi Izin tuk dia tinggal di rumah ini
Aku yang akan keluar
Dari Rumah
"Riski kamu kenapa sayang?? Bukan nya dia teman baik mu?? "Itu dulu ma. sebelum aku tau Siapa dia sebenar nya,
"Tapi sayang
"Tidak ada tapi tapian
Aku gak mau.....gak pakai,,,,,,,
Dan aku mohon jangan kalian Bahas masalah al ini lagi
Jika oma tidak mau gadis itu Tinggal di rumah oma usir Saja ia dari rumah
Aku di pihak Oma
Riski lalu pergi tampa menoleh
Kearah orang tua nya
Dengan risk??i
Tentu saja tidak
Wan aku tak menyangka
Putra mu sesadis itu apa kah Dia putranya dewi
Setau ibu dewi tidak pernah
marah oo aku tau sifat itu di Warisi dari papa nya
Buk" nginap di sini saja ,
kan sudah malam juga
"Iya deh aku juga lagi males Ketemu sintia
Ibuk gak boleh ngomong gitu.
Sementara di kota S
Di mana hendarawan berada
Waktu begitu cepat berlalu
Tampa mereka sadari sebulan Sudah hendarawan di rumah Nya dia hanya di temani suster Dan pembantu
Suatu hari henderawan pinsan
Dan itu arti nya penyakit nya Sudah semangkin parah
Entah berapa lama hendarawan
Tak sadar kan diri
Setelah menunggu sekian lama Akhirnya ia sadar juga
"Tuan sudah sadar
"Suster di mana aku ??
Apa kah aku sudah
Meninggal kan dunia ini?
Belum tuan ,ini di rumah sakit ,
"Tuan kata dokter
waktu anda Tidak banyak. sebaik nya anda Kembali ke keluarga anda
Beritahu perkara sebenar nya
Beri tahu juga kalau anda Sedang sekarat saat ini
"Tidak sus setelah aku tiada Nanti pulang kan jenazah ku ke kota D aku mohon
Rumah yang saya tempati Sekarang sudah saya urus kan Atas nama mu
Dan aku juga mebangun Sebuah kelinik kecil khusus Buat mu ,
__ADS_1
"Terimakasih banyak ya
Atas semua kebaikan mu Selama ini"
Suster heny tak percaya apa Yang iya dengar
"Tapi tuan itu terlalu banyak
Aku merawat tuan ikhlas ko saya tak meminta apa pun
Yang penting tuan sehat
"Terimakasih atas doa dan Semangat ya
"Iya tuan"
Hari hari terus berlalu
Penyakit hendarawan Semangkin parah
"Suster heny ingin sekali mengabari keluarga nya
Tapi hendarawan selalu melarang nya
"Suster jika terjadi sesuatu Pada ku kau dan pengacaraku
Ikut lah kekota D temui Keluarga ku terutama mantan Istriku kau berikan kotak kecil Itu pada nya
"Jangan bicara begitu pak
Insya allah tuan akan baik baik Saja hendarawan tersenyum
Mendengar perawat nya ngomong
"Terimakasih heny
Tuk pertama kali nya hendrawan memanggil
nama nya
Di kediaman rizwan
"ma sudah berapa hari ini aku semangkin gelisah
entah kenapa aku selalu memikir ayah"
"kita doa kan saja semoga ayah baik baik saja pa"
"Semoga saja kau benar ma"
sementara di tempat anisa
ia bermimpi kalau ayah nya pamit pada nya kalau ia akan Pergi sangat jauh
Ia berteriak memanggil nama Ayah suara Teriakan membangun kan haris
Dari tidur Nya .
"Ada apa sayang apa kau mimpi buruk?
"Iya mas aku mimpi
ayah meninggal kan ku mimpi ku itu seperti nyata "
"Sebaik sayang berdoa, doa kan Ayah baik baik saja dan segera kembali ke kita lagi.
"Iya mas"
Beda lagi dengan mia
Ia belum bisa tidur memikir kan Mantan suami nya mengingat
Semua kenangan yang pernah mereka lalui bersama
Aku akan mencari tau siapa sebenar sandara dan tomo ini Jika benar hendarawan tak Bersalah aku janji akan memberikan mereka pelajaran Yang setimpaal
sementara di kota s
"Hendarawan semangkin keritis
Semua sudah siap.
Segala sesuatu kemungkinan Yang terburuk akan terjadi.
Suster yang biasa merawat Hendarawan sudah pasrah
Karna memang hendarawan Sudah lama sakit
"Tuan., jika memang
hari ini adalah hari terakhir
Tuan berjuang maka
Berangkat lah tuan
Pergi lah dengan tenang
Aku akan memenuhi ke inginan
Terakhir tuan "
Hendarawan pun akhirnya Menghembuskan nafas Terakhirnya dengan wajah Tenang nya
"Selamat jalan tuan doa ku Selalu bersamamu "
Pak tolong bapak urus kan Kepulangan jenazah pak Hendarawan ke kota D
"Iya non.., semua sudah siap kita Akan terbang secepat nya "
"Tolong kamu kabari keluarga Nya agar mereka bisa Mempersiap kan
Pemakaman nya "
"Kalau soal pemakaman
pak hendarawan semua sudah siap pak "
"kalau gitu kita berangkat sekarang "
"Iya pak"
" Bibik harus ikut aku"
"Tapi non "
"Aku membutuhkan bibik di sana
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞
__ADS_1
buat para sahabat terkadang apa yang kita lihat indah belum tentu indah di dalam nya terkadang yang terlihat jelek
justru sebalik nya