Tangisan Seorang Istri

Tangisan Seorang Istri
kepergian Hendarawan


__ADS_3

Dari dulu sampai sekarang


Hendarawan hanya mencintai Satu wanita yaitu mia


Tapi karna melingdungi Keluarga nya dari musuh Musuh perusahaan


Ia terpaksa menikahi wanita Malam yang bernama sandara Mungkin di mata orang.


Aku ada lah seorang penjahat Atau apa lah itu


Tapi biar lah itu jadi


Rahasia ku sendiri.


Dari pada harus menjual


Aset perusahaan.


Biar lah aku yang menderita Asal kan anak dan istriku bisa Menikmati kebahagiaan


Mia kau ada lah cinta sejati ku


Dan aku berharap di kehidupan Berikutnya kau akan tetap Menjadi milik ku.


Usia ku tidak lama lagi


Hanya tinggal beberapa bulan


Dan aku sudah lebih tenang Sekarang .


Fadila di rawat oleh wanita Yang tepat sedangkan mia Sudah memaafkan ku


Jika saat ini aku harus Meninggal kan dunia ini maka Aku ikhlas


Begitu lah hendarawan Membatin sambil rabahan di Kamar tamu


Hendarawan merahsia kan Penyakit nya kepada anak anak Nya cukup sekali ia menyusah kan mereka tidak lagi


Malam semangkin larut


Tapi hendarawan belum juga Bisa tidur dan benar saja


Sampai azan subuh ia belum Juga bisa tidur


Dan kini waktu nya aku pergi


Selamat tinggal wan jaga ibu Mu baik baik ayah pergi titip ibu mu dan adik mu ya


aslamualaikum hendarawan meninggal kertas di lemari


mungkin akan sulit menemukan kan nya


Tapi jika


Allah berkehendak maka Semua bisa terjadi.


Hendarawan pun berangkat


Setelah sholat subuh ia buru Berangkat ke bandara


Sungguh tidak ada yang tau Kemana ia pergi


sementara iwan santai santai saja ia berfikir ayah nya masih terlelap dalam tidur nya


karna semalam kelihatan nya ayah agak kurang sehat batin iwan


mellysa juga mengatakan bahwa ayah akan pergi pagi ini


itu lah nama nya takdir


rencana hendarawan meninggal kan Keluarga nya tuk selama nya ternyata di restui allah


di kantor iwan merasa bahagia


istrinya kembali ayah dan ibu nya sudah saling memaafkan


minggu depan aku akan mengadakan syukuran


setelah urusan kantor


iwan dan haris pulang kerumah masing masing


sesampainya di rumah iwan Langsung menuju kamar tamu


Tapi yang di cari gak ada


"Bik apa ayah sudah pulang ke Apartemen nya bik??


"Saya tidak melihat nya tuan. Tapi dari tadi pagi tuang besar Gak pernah keluar kamar


"lya suda bibik lanjut


kerjaan bibik


Aku akan istrahat dulu jika Ayah datang tolong bibik beritahu aku


oia bik dari tadi aku tidak melihat nyonya pergi kemana dia??"Nyonya pergi bareng ibu


"ya sudah nanti saja saya makan


"Iya tuan ?


malam sudah menunjuk kan datang nya waktu sholat isya


mellysa dan mia baru saja tiba dari sebuah acara


"Bik mas udah pulang??


"Udah nyonya


Oia nyonya tuan menanyakan


Tuan besar??


Dari pagi saya tidak melihat Tuan besar.


Keluar dari


Kamar nya ,


"Oia saya lupa memberitahukan Kalau ayah sudah pulang Kekota .S .bik


Emang nyq ayah mu


Gak pamit sama iwan dulu Mell??


Semalam itu mau pamit tapi Keburu larut malam mungkin Ayah kecapean kali


Dia ngomong nya sama aku aja

__ADS_1


"Mama baru pulang?


"Iya wan tadi ibu ngajakin istri kamu pergi maaf ya lama Pulang nya,


"Gak apa apa bu


Oia ma. apa kamu tau jam Berapa ayah pulang ke Apartemen nya?


"Ayah tidak pulang ke apartemen pa.


"Lalu ayah pergi kemana jam Segini belum pulang??


"Ayah sudah kembali ke kita S pa ,"Yang bener kamu ma??


"Ia pa dia bilang sendiri ko ,


Kalo dia akan kembali kekota S


Ayah juga gak tau kapan ia Akan kembali


"Kenapa ayah harus pergi sih


Kelihatan nya ayah tak berapa Sehat buk


"Itu sudah keputusan ayah mu wan kita harus menghargai nya.


Apa ibu mengatakan sesuatu? Sehingga ayah memutuskan Tuk kembali ke kita S


"Tidak wan ibu sama sekali Tidak mengatakan apa apa


"Oia bu mengenai sintia apa keputusan ibu ??


"Ibu belum memikir kan nya Wan ibu terlanjur menganggap Nya seperti putri ibu sendiri


Tapi di sisi lain dia putri nya


Sandara,


" Kalau ibu tidak bisa menerima Sintia biar dia tinggal sama Kami aja buk biar ada teman Nya riski berangkat sekolah, "Tidak boleh ma,


Aku tidak mau kalau gadis Penipu itu tinggal


Di rumah kita ma,


Jika ada yang berani memberi Izin tuk dia tinggal di rumah ini


Aku yang akan keluar


Dari Rumah


"Riski kamu kenapa sayang?? Bukan nya dia teman baik mu?? "Itu dulu ma. sebelum aku tau Siapa dia sebenar nya,


"Tapi sayang


"Tidak ada tapi tapian


Aku gak mau.....gak pakai,,,,,,,


Dan aku mohon jangan kalian Bahas masalah al ini lagi


Jika oma tidak mau gadis itu Tinggal di rumah oma usir Saja ia dari rumah


Aku di pihak Oma


Riski lalu pergi tampa menoleh


Kearah orang tua nya


Dengan risk??i


Tentu saja tidak


Wan aku tak menyangka


Putra mu sesadis itu apa kah Dia putranya dewi


Setau ibu dewi tidak pernah


marah oo aku tau sifat itu di Warisi dari papa nya


Buk" nginap di sini saja ,


kan sudah malam juga


"Iya deh aku juga lagi males Ketemu sintia


Ibuk gak boleh ngomong gitu.


Sementara di kota S


Di mana hendarawan berada


Waktu begitu cepat berlalu


Tampa mereka sadari sebulan Sudah hendarawan di rumah Nya dia hanya di temani suster Dan pembantu


Suatu hari henderawan pinsan


Dan itu arti nya penyakit nya Sudah semangkin parah


Entah berapa lama hendarawan


Tak sadar kan diri


Setelah menunggu sekian lama Akhirnya ia sadar juga


"Tuan sudah sadar


"Suster di mana aku ??


Apa kah aku sudah


Meninggal kan dunia ini?


Belum tuan ,ini di rumah sakit ,


"Tuan kata dokter


waktu anda Tidak banyak. sebaik nya anda Kembali ke keluarga anda


Beritahu perkara sebenar nya


Beri tahu juga kalau anda Sedang sekarat saat ini


"Tidak sus setelah aku tiada Nanti pulang kan jenazah ku ke kota D aku mohon


Rumah yang saya tempati Sekarang sudah saya urus kan Atas nama mu


Dan aku juga mebangun Sebuah kelinik kecil khusus Buat mu ,

__ADS_1


"Terimakasih banyak ya


Atas semua kebaikan mu Selama ini"


Suster heny tak percaya apa Yang iya dengar


"Tapi tuan itu terlalu banyak


Aku merawat tuan ikhlas ko saya tak meminta apa pun


Yang penting tuan sehat


"Terimakasih atas doa dan Semangat ya


"Iya tuan"


Hari hari terus berlalu


Penyakit hendarawan Semangkin parah


"Suster heny ingin sekali mengabari keluarga nya


Tapi hendarawan selalu melarang nya


"Suster jika terjadi sesuatu Pada ku kau dan pengacaraku


Ikut lah kekota D temui Keluarga ku terutama mantan Istriku kau berikan kotak kecil Itu pada nya


"Jangan bicara begitu pak


Insya allah tuan akan baik baik Saja hendarawan tersenyum


Mendengar perawat nya ngomong


"Terimakasih heny


Tuk pertama kali nya hendrawan memanggil


nama nya


Di kediaman rizwan


"ma sudah berapa hari ini aku semangkin gelisah


entah kenapa aku selalu memikir ayah"


"kita doa kan saja semoga ayah baik baik saja pa"


"Semoga saja kau benar ma"


sementara di tempat anisa


ia bermimpi kalau ayah nya pamit pada nya kalau ia akan Pergi sangat jauh


Ia berteriak memanggil nama Ayah suara Teriakan membangun kan haris


Dari tidur Nya .


"Ada apa sayang apa kau mimpi buruk?


"Iya mas aku mimpi


ayah meninggal kan ku mimpi ku itu seperti nyata "


"Sebaik sayang berdoa, doa kan Ayah baik baik saja dan segera kembali ke kita lagi.


"Iya mas"


Beda lagi dengan mia


Ia belum bisa tidur memikir kan Mantan suami nya mengingat


Semua kenangan yang pernah mereka lalui bersama


Aku akan mencari tau siapa sebenar sandara dan tomo ini Jika benar hendarawan tak Bersalah aku janji akan memberikan mereka pelajaran Yang setimpaal


sementara di kota s


"Hendarawan semangkin keritis


Semua sudah siap.


Segala sesuatu kemungkinan Yang terburuk akan terjadi.


Suster yang biasa merawat Hendarawan sudah pasrah


Karna memang hendarawan Sudah lama sakit


"Tuan., jika memang


hari ini adalah hari terakhir


Tuan berjuang maka


Berangkat lah tuan


Pergi lah dengan tenang


Aku akan memenuhi ke inginan


Terakhir tuan "


Hendarawan pun akhirnya Menghembuskan nafas Terakhirnya dengan wajah Tenang nya


"Selamat jalan tuan doa ku Selalu bersamamu "


Pak tolong bapak urus kan Kepulangan jenazah pak Hendarawan ke kota D


"Iya non.., semua sudah siap kita Akan terbang secepat nya "


"Tolong kamu kabari keluarga Nya agar mereka bisa Mempersiap kan


Pemakaman nya "


"Kalau soal pemakaman


pak hendarawan semua sudah siap pak "


"kalau gitu kita berangkat sekarang "


"Iya pak"


" Bibik harus ikut aku"


"Tapi non "


"Aku membutuhkan bibik di sana


💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞

__ADS_1


buat para sahabat terkadang apa yang kita lihat indah belum tentu indah di dalam nya terkadang yang terlihat jelek


justru sebalik nya


__ADS_2