Tangisan Seorang Istri

Tangisan Seorang Istri
*Terbongkar nya kebohongan hendarawan*


__ADS_3

"Semenjak kejadian hendarawan gak pulang kerumah waktu itu ia sedikit lebih hati hati


sikap nya pun berubah .lebih banyak di rumah dari pada di luar tapi itu hanya sementara


setelah beberapa bulsn kini hendarawan


mulai memperlihat kan asli nya .


semoga kali ini allah berpihak pada mia .


"buk hari ini kan hari libur gimana kalau kita mengajak kek mellysa belanja.


" Boleh juga tu ,jawab mia


sana kasih tau mas mu dulu boleh gak


kita ajak istrinya pergi soping


"Ok ibu.tok tok ..,kak mellysa boleh nisa masuk kak


kak mellysa ...,yang di panggil tidak juga menjawab, apa nisa mengganggu ya


Baru saja nisa akan meninggal kan depan kamar .kakak. nya tiba tiba pintu di buka oleh iwan " Kenapa mencari mellysa,


dan kamu gak boleh masuk kekamar mas "Kenapa sih pelit amat,


"Gak kenapa napa kak mellysa lagi di kamar mandi bentar lagi juga selesai tuh dan turun ke bawah ,oia kamu belum menjawab pertanyaan mas mau ngapain nyari mellysa?


"Bukan nisa yang nyariin mellysa tapi ibuk tu tau mau ngapain .


"Mau kemana buk? Tanya iwan


"Mau belanja keperluan wanita kenapa kamu mau ikut ?


"Gak lah buk terimakasih aja lah


"mellysa nya mana?


"Ada. di kamar palingan bentar lagi juga pasti turun, tu kan yang di omongin sudah nongol tu orang nya "Ada apa nisa?


"Hari ini kita soping ok "Mendengar kata soping iwan teringat sesuatu perasaan dulu aku pernah memberikan dewi kartu ATM atas nama nya .itu ATM sama siapa ya.


"Mas ,boleh gak ni .


"Iya iya boleh ini uang buat kamu mellysa.


kamu belanja lah keperluan mu.


Baaru.mau di bilangin eh sudah di kasih emang mas iwan suami terbaik deh


buat nisa mana mas


"Enak aja sana sama mas haris mu.


"Ibu....,mas iwan pelit.


"Mas. senang banget deh godain adek nya.


lagian mas kasih seribu pun sudah diam ko nisa nya,


"Ha ha ha ha,ibu benar.


"Papa kenapa sih kasihan anisa nya,


jom jalan nanti akak kasih ini juga lumayan banyak,


"Ayok kak biarin tu ibu sama mas iwan .


"Papa gak ikut ni? tanya mellysa.

__ADS_1


"Gak lah papa ada urusan sebentar,


"Ibu cepetan nanti keburu siang


"iya iya sabar ini dah siap ko.


"Di tempat lain hendarawan sedang menyusun rencana buat pergi soping bareng sandara dan fadila ia tidak menyadari kalau hari ini bisa saja banyak yang terjadi.


"Pa sebaik nya kita belenja di sini saja kan lumayan jauh dari tempat papa??


"Ya sudah. ayok sayang hendarawan menggangdeng tangan putri nya.


mereka memasuki sebuat pusat perbelanjaan terbesar di kota D .


"Buk sebaik nya kita soping nya di sini saja kita sudah terlalu jauh dari rumah.


"Iya buk kasihan riski kalau kita pulng sore,


mellysa. ikut bicara.


"Ok, serr, kenapa seakan darah ku bergetar dan jangtung ku seakan berhenti bertanda apa ini ya allah batin mia.


"Ibu..., kenapa sih ibu gak enak badan ?


apa sebaik nya kita pulang aja ucap anisa


"Tidak sayang ibu gak apa apa ko ayok masuk


"allah itu maha adil sekian lama mia mencari cari bukti Kebenaran suami nya eh tampa di cari allah menunjuk kan ke kuasaan nya setelah semua selesai belanja mereka pergi makan satu sama lain dan tempat mereka memesan makanan di situ lah akhir nya semua terbongkar .


"Aku seperti melihat ayah deh nisa ucap mellysa ."Ayah lagi keluar kota kak nugurs kerjaan mana mungkin ayah di sini sambil anisa mencari cari kebenaran yang di bilang kan kakak ipar nya di saat bersamaan mia pun datang dan bersitatap dengan suami nya.


"Ayah....,Teriak anisa. ia langsung ambruk gak sadar kan diri, sementara mia tak melakukan apa ia hanya diam dan berkata


"Terimakasih mas,


"Bantu saya bawa anak saya ke mobil pak ucap mia pada salahseorang yang ada di dekat nya "Iya buk


"Terimakasih pak ucap mia ke orang tersebut


aku bodoh telah mempercayai mu mas


mia menyetir mobil sendiri, walau begitu ia wanita hebat walau di sakit ber ualang kali tapi ia tetap tegar dan kuat ia gak. mempermalukan diri nya hanya karna seorang pelakor,


"Sementara hendarawan berusaha tuk mengejar anak dan istri nya ia juga tau gak akan ada maaf lagi buat diri nya dari mia.


ia pun tertunduk lesu.


"tamat riwayat ku kali ini aku yakin pengadilan menunggu ku.


kenapa harus sekarang sih kenapa juga harus anisa yang melihat ku.


Ma papa harus kerumah sakit memastikan keadaan anisa.


"Gak usah pa. gak akan di beri izin ama mbak mia,dia kan perempuan egois.


ayok pa kita pulang aja mama yakin anisa baik baik aja kok


"Tapi ma, anisa itu lemah tidak sekuat mia lagian anisa itu putri ku ma gimana kalau terjadi sesuatu pada nya. papa gak akan bisa memaafkan diri papa .ma,


"terserah papa aja lah.


"Sebelum ke rumah sakit antar kan kami pulang dulu mama gak mau naik taxsi.


"Ma tolong lah tuk sekali ini aja ngertiin posisi papa aku mohon,


Dengan sikap hendarawan yang memohon


jadi gak tega juga sandara melihat nya.

__ADS_1


"Baik lah pa.tapi jangan lama lama ya


"Dila papa pergi dulu ya kamu pulang nya sama mama ya


"Papa mau kemana?


"Kerja sayang


"Iya ayah, hati hati Ya .


"Hendarawan melajuka mobil nya dengan kecepatan tinggi iya ingin cepat cepat menemui putri nya,


maaf kan ayah nak ayah khilaf nak


begitu lah hendarawan terus saja menggumam dalah hati.


"Sementara itu mia yang sudah hafal watak suami nya ia tak membawa anisa ke rumah sakit tapi membawa pulang kerumah ia tak ingin anisa bertemu hendarawan tuk sementara waktu iya tak ingin saat ia sadar


saja,


Telpon bik irah berdering


bik irah buru buru mengangkat nya tapi kalah cepat dengan mia .


"Bik sebelum di angkat dengar kan saya baik baik jika tuan bertanya tentang saya dan anisa jangan bilang apa apa katakan bibik tidak tau angkat lah bik pasang pengeras suara aku ingin tau apa yang ingin ia tanya kan,"Baik nyonya,


"Aslamualaikum bik lama banget angkat telpon aja,


"Waalaikumsalam tuan maaf hp nya di kamar tuan jadi gak kedengaran ,ada apa tuan?


"Apa nyonya sudah pulang bik??


"Belum tuan. mungkin sebentar lagi


apa Ada pesan buat nyonya tuan?


"iya setelah mereka kembali suruh nyonya telpon saya,


"Baik tuan,.


telpon pun terputus


"Bik beres kan barang barang mu dan barang anisa kita pergi berlibur


" Tapi buk,?


"jangan banyak bertanya bik ,lakukan apa yang saya suruh .


"Baik .nya ,permisi saya siap siap dulu,


"Iya silah kan.


"Mell,ibu ingin bicara berdua dengan mu ikut ibu "Iya buk


mia mengajak menentu nya ke ruang kerja hendarawan .


"Ada apa buk


"Duduk lah dulu .ibu akan pergi berlibur


dan jangan bicara apa apa tentang apa yang terjadi biar nanti ibuk yang bicara dengan iwan nanti tapi jangan sekarang kau urus suami dan anak mu selama ibu pergi.


"Apa ibuk akan pergi lama ??


"Dua minggu ibuk butuh tempat menenang kan diri sebentar .


"Apa ibuk gak marah melihat ayah bersama wanita lain .buat apa marah toh sudah kejadian itu jalan yang ayah mu pilih


gak mungkin kan ibu mengemis meronta berteriak ,itu hanya akan membuat kita semangkin terluka,

__ADS_1


__ADS_2