
Waktu terus berlalu tampa terasa
Sebulan Sudah mellysa meninggal kan. Rumah dan Suami nya .
Ada rasa mendera
Di Hati mellysa Bagaimana pun,
Iwan adalah suami nya .
Ayah Dari anak anak nya.
Keluarga mellysa heran kenapa mellysa Tidak kembali ke indonesia apa lagi masa libur akan segera berakhir
Dan Sebentar lagi anak anak.
Akan masuk sekolah
"Mama.., apa aku akan pindah sekolah?
"Tidak sayang seminggu lagi
kita akan Kembali.
"Tapi ma,
"Sayang kemarin papa call mama
Dia meminta kita tuk kembali,
Bagaimana kalau besok .
kita jalan jalan ke Kota. T.
kau setuju?
"Setuju ma
"Melly ayah mau bicara?
"Iya ayah,
"Sebenar nya apa yang terjadi,
Apa iwan memperlakukan mu
dengan buruk?
"Tidak ayah ,hanya saja aku sedang marah Ketika aku mau pulang kesini
Iwan tak Membenarkan nya
Makanya aku kabur Bawa anak anak
"Astagfirullahaladzim
Itu tidak boleh sayang
berdosa kalau suami
Tak membenarkan maka jangan pulang
Karna rhido nya allah ada lah rhidonya suami
Kembali lah nak suami mu menunggu mu
"Minggu depan aja ya ayah
aku mau bawa Anak anak ke kota T dulu
"Iya terserah kau
Saja janji kau kene kembali
Pagi pun tiba mellysa dan kedua putranya Pergi kekota T riski sangat menikmati
liburan Nya riski pergi ketempat tempat Rekreasi setelah iya puas iya mengajak Mellysa membeli minuman dingin
Mellysa membawa mereka ke kafe terdekat
Sesaat iya berhenti ,meyakinkan dirinya bahwa yang iya lihat itu bener hendarawan mertua nya mellyasa pun
Memberani kan diri
Tuk memanggil nya.
"Aslamualaiku,
Sepontan peria paruh baya itu melihat kearah Mellysa karna iya yakin ada yang mengucap kan salam pada nya
"waalaikum salam .
Betapa terkejut nya mellysa
Ternyata dugaan nya benar,
Dia hendarawan ,
"ayah ?"
"Mellysa,ngapain kamu di sini?
"Aku sedang liburan ayah.
Bagaimana kabar keluarga di Sana?
__ADS_1
Baik ayah semua sehat Alahamdulilah dan riski sangat Merindukan ayah.
Mellysa ngobrol sebentar iya Tak menyadari
kalau kedua putra nya sedang Menunggu nya dari tadi
"Mama kemana sih?
lama banget .
Riski menggandeng adik nya Mencari mama nya
Riski memotar bola mata nya Mencari keberadaan sang mama setelah
Puas mencari akhirnya riski Menemukan sosok
yang selama ini iya rindukan
Iya pun menanggil hendarawan
"Opaaaa,
"Rski ,reza kalian ..., seha?
"Sehat opa ?kemana aja opa selama ini
"Apa opa tak merindukan oma??
"Opa di sini kerja sayang
Nanti kita pulang
Sama sama ya
Tante anisa sudah sudah Melahirkan
Kami juga sudah pindah di rumah besar
Oma tingal bersama sintia
Pokok nya banyak sekali Kejadian setelah opa pergi.
"Ayah tinggal di mana di sini??
"Ayah tak tinggal di sini mell,
ayah hanya membuka bisinis baru di sini siapa tau aja berhasil
Oo gitu ya minggu depan kami Akan kembali ayah aku harap Ayah mau ikut kami
"insa allah mell
"Ayo lah opa aku mohon
"Akan opa usahakan ya
kalau aku nginap sama Opa
aku sangat merindukan
opa ma
mellysa berfikir sejenak ia memikir segala nya mungkin saja bisa terjadi
tapi riski sangat merindukan opa nya
"baik lah sayang kita akan menginap di hotel yang sama
ayah bisa melepas rindu dengan kedua cucu ayah
"Terimakasih mellysa sekurang kurang nya terobati juga lah rindu ayah,
Setelah semua selesai,
Makan bersenda gurau, Melepas rindu. akhir nya Hendarawan mengajak mereka Mengambil satu buah kamar
Kalian istirahat lah dulu
ayah akan kekamar
Istirahat
"opa riski ikut ya?ucap riski
"aku ikut opa?ucap reza ikutan
"boleh tanya mama kalian dulu
"Mama boleh lah sekali ini saja mama?
Mellysa tak punya pilihan lain Selain menyetujinya
Walau ragu ia melepaskan Kedua putra nya tuk tidur Bareng opa nya
"Baik lah mama izin kan tapi ingat jangn buat hal pulak
Nanti mama yang susah
Mereka pun masuk kamar Masing masing
Sementara mellysa gak bisa Istrihat ia terus mondar mandir
Seperti setrikaan
Sebaik nya aku pergi cari angin Sebentar entah berapa jauh ia Berjalan karna ia merasa lapar Akhirnya ia memutus kan tuk Singgah di cafe yang masih Kelihatan rame
__ADS_1
Ia masuk dan memesan Minuman dan makanan ringan Mungkin ini lah yang
Di nama kan
Takdir ketika iwan harus mengadakan pertemuan di kota T iya tidak merencana kan apapun pertemuan nya dengan Mellysa terjadi begitu saja
Ia tidak berfikir kalau mellysa Dan putra nya ada di kota ini
Sunggug sempit dunia ini
Ketika mellysa akan keluar
Dari toilet tiba tiba iwan Menabrak nya
Soory puan, Saya tak sengaja, Iwan tidak melihat siapa kah gerangan yang di tabrak nya mellysa melihat sekilas ia seperti tak asing dengan nya suara nya tak salah lagi,batin mellysa
"Aku yakin..
Papa....,
Mellysa....,sayang.
papa merindukan mama
mellysa hanya diam membisu tak ada kata kata yang keluar
dari bibir nya
ma...., ini papa
mellysa masih diam
lalu iwan memcubit nya
"Awww.....,sakit pa
Apa yang papa lakukan disini? Sejak kpan papa datang kesin?
Di mana anak anak ma
Iwant tidak memjawab pertanyaan istrinya iwan malah balik bertanya
"Pa. kenapa papa disini?
Sekali lagi mellysa bertanya
,"Oooh itu papa ada pekerjaan Disini mama ngapain disini ?
Di mana riski dan reza sayang ?
"Ada Pa. mereka aman
Tapi janji Papa jangan marah
Mereka bersama ayah di hotel
Riski sangat merindukan
opa Nya, "sebenar nya papa juga merindukan ayah sayang
Bawa papa ketemu mereka,
"Iya pa, aku minta maaf pa karna pergi tak menberi kabar.
"Tidak apa apa sayang papa yang salah terlalu hanyut Dalam kesedihan sehingga tak Menyadari kalau saat ini mama lah tujuan hidup papa
kita pulang sama sama ya ma papa mohon beri lah papa
satu kesempatan
"Baik lah mama akan berikan
papa satu kesempatan jika papa mengabaikan kami lagi
mama akan pergi jauh dari kehidupan buat selama lama Nya oia pa,
Riski ingin opa nya juga ikut Pulang bersama kita pa.?
"Sebaik nya kita temui saja Mereka dulu nanti kita fikir kan
Bagaimana baik nya.
Iwan merangkul istrinya penuh Kasih tuk Pertama kalinya
Mellysa merasakan hangatnya pelukan seoarang suami
semoga kau tak mengulangi
kesalahan yang sama mas
batin mellysa
"Mas besok saja kita temui Mereka ini sudah sangat larut Malam sebaik nya kita kembali Kekamar.
Mama aku tidur di kamar Mama boleh?
"Tentu saja boleh pa,
Mereka pun memasuki kamar
Dan tentu saja mereka melepas Rindu sebagai lelaki normal Iwan tak menyianyia kan Kesempatan ini tapi tentu saja Dengan izin mellysa
"Sayang jangan pernah tinggal kan papa ok
"Iya mama janji tidak akan meninggal kan papa lagi
__ADS_1
iwan bener benar bersuykur akhirnya dia mendapat kan kelurga nya kembali.