Tangisan Seorang Istri

Tangisan Seorang Istri
*tampa sengaja ketemu*


__ADS_3

Waktu terus berlalu tampa terasa


Sebulan Sudah mellysa meninggal kan. Rumah dan Suami nya .


Ada rasa mendera


Di Hati mellysa Bagaimana pun,


Iwan adalah suami nya .


Ayah Dari anak anak nya.


Keluarga mellysa heran kenapa mellysa Tidak kembali ke indonesia apa lagi masa libur akan segera berakhir


Dan Sebentar lagi anak anak.


Akan masuk sekolah


"Mama.., apa aku akan pindah sekolah?


"Tidak sayang seminggu lagi


kita akan Kembali.


"Tapi ma,


"Sayang kemarin papa call mama


Dia meminta kita tuk kembali,


Bagaimana kalau besok .


kita jalan jalan ke Kota. T.


kau setuju?


"Setuju ma


"Melly ayah mau bicara?


"Iya ayah,


"Sebenar nya apa yang terjadi,


Apa iwan memperlakukan mu


dengan buruk?


"Tidak ayah ,hanya saja aku sedang marah Ketika aku mau pulang kesini


Iwan tak Membenarkan nya


Makanya aku kabur Bawa anak anak


"Astagfirullahaladzim


Itu tidak boleh sayang


berdosa kalau suami


Tak membenarkan maka jangan pulang


Karna rhido nya allah ada lah rhidonya suami


Kembali lah nak suami mu menunggu mu


"Minggu depan aja ya ayah


aku mau bawa Anak anak ke kota T dulu


"Iya terserah kau


Saja janji kau kene kembali


Pagi pun tiba mellysa dan kedua putranya Pergi kekota T riski sangat menikmati


liburan Nya riski pergi ketempat tempat Rekreasi setelah iya puas iya mengajak Mellysa membeli minuman dingin


Mellysa membawa mereka ke kafe terdekat


Sesaat iya berhenti ,meyakinkan dirinya bahwa yang iya lihat itu bener hendarawan mertua nya mellyasa pun


Memberani kan diri


Tuk memanggil nya.


"Aslamualaiku,


Sepontan peria paruh baya itu melihat kearah Mellysa karna iya yakin ada yang mengucap kan salam pada nya


"waalaikum salam .


Betapa terkejut nya mellysa


Ternyata dugaan nya benar,


Dia hendarawan ,


"ayah ?"


"Mellysa,ngapain kamu di sini?


"Aku sedang liburan ayah.


Bagaimana kabar keluarga di Sana?

__ADS_1


Baik ayah semua sehat Alahamdulilah dan riski sangat Merindukan ayah.


Mellysa ngobrol sebentar iya Tak menyadari


kalau kedua putra nya sedang Menunggu nya dari tadi


"Mama kemana sih?


lama banget .


Riski menggandeng adik nya Mencari mama nya


Riski memotar bola mata nya Mencari keberadaan sang mama setelah


Puas mencari akhirnya riski Menemukan sosok


yang selama ini iya rindukan


Iya pun menanggil hendarawan


"Opaaaa,


"Rski ,reza kalian ..., seha?


"Sehat opa ?kemana aja opa selama ini


"Apa opa tak merindukan oma??


"Opa di sini kerja sayang


Nanti kita pulang


Sama sama ya


Tante anisa sudah sudah Melahirkan


Kami juga sudah pindah di rumah besar


Oma tingal bersama sintia


Pokok nya banyak sekali Kejadian setelah opa pergi.


"Ayah tinggal di mana di sini??


"Ayah tak tinggal di sini mell,


ayah hanya membuka bisinis baru di sini siapa tau aja berhasil


Oo gitu ya minggu depan kami Akan kembali ayah aku harap Ayah mau ikut kami


"insa allah mell


"Ayo lah opa aku mohon


"Akan opa usahakan ya


kalau aku nginap sama Opa


aku sangat merindukan


opa ma


mellysa berfikir sejenak ia memikir segala nya mungkin saja bisa terjadi


tapi riski sangat merindukan opa nya


"baik lah sayang kita akan menginap di hotel yang sama


ayah bisa melepas rindu dengan kedua cucu ayah


"Terimakasih mellysa sekurang kurang nya terobati juga lah rindu ayah,


Setelah semua selesai,


Makan bersenda gurau, Melepas rindu. akhir nya Hendarawan mengajak mereka Mengambil satu buah kamar


Kalian istirahat lah dulu


ayah akan kekamar


Istirahat


"opa riski ikut ya?ucap riski


"aku ikut opa?ucap reza ikutan


"boleh tanya mama kalian dulu


"Mama boleh lah sekali ini saja mama?


Mellysa tak punya pilihan lain Selain menyetujinya


Walau ragu ia melepaskan Kedua putra nya tuk tidur Bareng opa nya


"Baik lah mama izin kan tapi ingat jangn buat hal pulak


Nanti mama yang susah


Mereka pun masuk kamar Masing masing


Sementara mellysa gak bisa Istrihat ia terus mondar mandir


Seperti setrikaan


Sebaik nya aku pergi cari angin Sebentar entah berapa jauh ia Berjalan karna ia merasa lapar Akhirnya ia memutus kan tuk Singgah di cafe yang masih Kelihatan rame

__ADS_1


Ia masuk dan memesan Minuman dan makanan ringan Mungkin ini lah yang


Di nama kan


Takdir ketika iwan harus mengadakan pertemuan di kota T iya tidak merencana kan apapun pertemuan nya dengan Mellysa terjadi begitu saja


Ia tidak berfikir kalau mellysa Dan putra nya ada di kota ini


Sunggug sempit dunia ini


Ketika mellysa akan keluar


Dari toilet tiba tiba iwan Menabrak nya


Soory puan, Saya tak sengaja, Iwan tidak melihat siapa kah gerangan yang di tabrak nya mellysa melihat sekilas ia seperti tak asing dengan nya suara nya tak salah lagi,batin mellysa


"Aku yakin..


Papa....,


Mellysa....,sayang.


papa merindukan mama


mellysa hanya diam membisu tak ada kata kata yang keluar


dari bibir nya


ma...., ini papa


mellysa masih diam


lalu iwan memcubit nya


"Awww.....,sakit pa


Apa yang papa lakukan disini? Sejak kpan papa datang kesin?


Di mana anak anak ma


Iwant tidak memjawab pertanyaan istrinya iwan malah balik bertanya


"Pa. kenapa papa disini?


Sekali lagi mellysa bertanya


,"Oooh itu papa ada pekerjaan Disini mama ngapain disini ?


Di mana riski dan reza sayang ?


"Ada Pa. mereka aman


Tapi janji Papa jangan marah


Mereka bersama ayah di hotel


Riski sangat merindukan


opa Nya, "sebenar nya papa juga merindukan ayah sayang


Bawa papa ketemu mereka,


"Iya pa, aku minta maaf pa karna pergi tak menberi kabar.


"Tidak apa apa sayang papa yang salah terlalu hanyut Dalam kesedihan sehingga tak Menyadari kalau saat ini mama lah tujuan hidup papa


kita pulang sama sama ya ma papa mohon beri lah papa


satu kesempatan


"Baik lah mama akan berikan


papa satu kesempatan jika papa mengabaikan kami lagi


mama akan pergi jauh dari kehidupan buat selama lama Nya oia pa,


Riski ingin opa nya juga ikut Pulang bersama kita pa.?


"Sebaik nya kita temui saja Mereka dulu nanti kita fikir kan


Bagaimana baik nya.


Iwan merangkul istrinya penuh Kasih tuk Pertama kalinya


Mellysa merasakan hangatnya pelukan seoarang suami


semoga kau tak mengulangi


kesalahan yang sama mas


batin mellysa


"Mas besok saja kita temui Mereka ini sudah sangat larut Malam sebaik nya kita kembali Kekamar.


Mama aku tidur di kamar Mama boleh?


"Tentu saja boleh pa,


Mereka pun memasuki kamar


Dan tentu saja mereka melepas Rindu sebagai lelaki normal Iwan tak menyianyia kan Kesempatan ini tapi tentu saja Dengan izin mellysa


"Sayang jangan pernah tinggal kan papa ok


"Iya mama janji tidak akan meninggal kan papa lagi

__ADS_1


iwan bener benar bersuykur akhirnya dia mendapat kan kelurga nya kembali.


__ADS_2