
Aqira dan Riski pergi berbulan madu Tampa ada yang tau,
semua keluarga mengira pasangan baru itu masih enggan untuk keluar,
Aqira dan Riski sepakat mematikan ponsel nya , Aqira tidak tau kalau Riski sebenarnya lahir di kota dolar ini,
Riski kembali teringat akan mama Nya,
di kota ini lah Dewi memperjuangkan putra tunggal nya agar tetap hidup ,
"sayang..," panggil Aqira
Riski menatap Aqira ,penuh arti
"kamu kenapa..,sayang apa ada salah dengan diriku mas ,?
Riski merangkul Aqira
"aku mencintaimu istri ku"
"apa kau sungguh sungguh sayang ?
"tentu saja apa kau mau bukti nya sekarang?
"i..iya..iya sayang aku percaya ,"
"sayang apa kau bahagia menikah dengan ku?
ucap Riski
"tentu saja aku bahagia
karna dari dulu aku mencintaimu
beda hal nya dengan mas yang tak pernah mencintai ku ,"ucap Aqira sendu
"sayang jangan bicara seperti itu
dulu mas tak menyadari perasaan ku
pada mu tapi sekarang
mas yakin kau lah wanita yang di kirim Allah untuk ku"
mas akan jujur pada mu
Aqira berdebar mendengar kan kata jujur
apa kah dia punya gadis lain disini batin Aqira
mulai mengira ngira ,
Riski se olah tau isi hati istri nya
iya berkata,
" jangan curiga gitu sayang
aku hanya ingin mengatakan
di sinilah tanah kelahiran ku "
"yang bener mas,"
"iya...., sayang ,
mama ku sempat di rawat disini selama 2 bulan hanya untuk mempertahankan
agar aku bisa lahir ke dunia ini,
syukur lah mama gak kenapa-kenapa ya mas ucap Aqira ,
sebenar nya mama yang sekarang bukan
mama kandung ku sayang
tapi dia menyangiku lebih dari anak kandung nya , sendiri" masa sih mas ,"
tapi sayang papa tidak pernah mencintai nya
"oh,my God"
ya begitulah sayang dan mas berjanji tidak akan membuat mu menangis,
"promise"
"ya..., sayang,mas janji,"ucap Riski
"makan yuk mas lapar ni "
"maaf ya sayang , sampai lupa
kalau mas sudah punya istri yang harus di perhatikan makan nya ,"
sebenernya Aqira masih ragu
dengan suaminya, tapi ia berusaha untuk
percaya ,Aqira juga tak menyangka
kalau Riski sudah di tinggal lama oleh mama kandung nya ,
itu artinya kita senasib Donk
batin Aqira ,
"sayang ko bengong sih
ayo kita makan katanya paper,"
ucap Riski
matahari sore yang terbenam menambah ke indahan alam kota (xxxxx)
Riski dan Aqira menikmati nya sampai puas
Tampa mereka sadari hari sudah semangkin gelap tanda nya malam telah tiba
__ADS_1
Riski mengajak Aqira istirahat
di kamar ,
Aqira dan Riski telah tiba di dalam kamar
mereka membersihkan diri masing masing
"sayang,"panggil Riski
"hmmm" jawab Aqira
apa kah kau siap menjadi istri ku yang sesungguhnya?"
pertanyaan macam apa itu
bukan aku emang istri mu , jawab Aqira
Riski semangkin gemas di buat nya
mas ingin meminta hak sebagai suami
Aqira mulai mengerti ,
dia tidak lantas menjawab dia hanya diam
dan memejamkan mata nya
tanda nya memberikan persetujuan
Riski pun mengerti bahasa tubuh Aqira
walaupun Riski bukan lulusan pesantren tapi sedikit sedikit dia juga paham agama
sebelum menyentuh istri nya
iya berdoa terlebih dahulu ,
setelah selesai berdoa ia memulai aksinya
Riski yang tidak pernah menyentuh
wanita mana pun masih canggung
begitu juga sebaliknya
Riski melaksanakan tugas nya
perlahan lahan ,
membuat Aqira menikmati nya
tidak mudah bagi Riski untuk menembus benteng ke perlawanan Aqira
auw sakit mas...,
iya sayang ,mas akan pelan pelan
Riski mulai berusaha kembali
ya nama juga tidak berpengalaman ya begitu deh jadi nya
iya mulai mencumbu istri nya dengan liar
dan berlahan mencoba usaha nya
untuk menerobos masuk
dan ternyata kali ini usahanya tidak sia sia
ia berhasil menggagahi istrinya untuk pertama kali nya
dan ini juga pengalaman pertama nya
dan biasa nya laki laki tersenyum puas setelah berhasil memecah kan perawan
istri nya tapi kali ini beda Riski menetes kan air mata saat ia berhasil
memecah kan keperawanan istri nya dan untuk pertama kalinya ia merasakan nikmat surga dunia
Riski mencium kening istri nya penuh cinta kasih
"terimakasih sayang karna menjaga nya
untuk mas ,Aqira mengusap air mata suaminya,
"tapi kenapa mas menangis ?"
"ini air mata bahagia sayang ,
karna mas berhasil mempertahankan
perjaka mas ,hanya untuk istri tercinta,"
Aqira bahagia mendengar nya,
aku ada lah wanita yang paling beruntung
di Dunia ini sayang "
ucap Aqira,
akibat ciuman terimakasih
akhirnya mereka mengulangi nya dan lagi
entah berapa kali,
hingga mereka benar benar puas
mereka tak menyadari kalau
hari sudah siang,
Riski bangkit dari tidur nya kerna merasa
ada yang hangat menyentuh kulit tubuhnya
__ADS_1
"sayang..,kamu kenapa,?"
Riski terkejut melihat Aqira sangat pucat
"mas...,aku...,"suara aqira pun terputus
akibat ia merasa sangat lemas karna bertempur Tampa henti
dan akibat nya gitu deh,
, ya Allah apa yang kulakukan
pada istri ku aku benar benar bodoh
batin Riski menyesal Tampa pikir panjang
iya pun bergegas membersihkan diri Tampa
memeriksa keadaan Aqira dulu
untungnya Riski mandi gak lama
setelah selesai mandi ia pun berpakaian santai ,ia berniat mengangkat Aqira
betapa terkejutnya Riski terlalu banyak darah yang keluar
ia membersih kan tubuh istri nya
dan memandi kan nya
setelah itu iya menelpon dokter
untuk memeriksa istri nya
tidak butuh lama dokter pun tiba
"selamat siang dokter
siang "
dokter pun memeriksa keadaan Aqira
"tuan dan nyonya pasangan baru ya?"
"iya dokter kami sedang berbulan madu"
"tapi tuan seharusnya ini tidak terjadi"
"apa kah ini berbahaya dokter untuk istri saya?"
"tentu saja tuan"
"lalu bagaimana sekarang
apa kah istri saya harus di bawa Kerumah sakit ,?"
"sebaik nya tidak tuan"
karma ini kasus langka bagi pasangan pengantin baru semestinya tuan dapat mengawal diri untuk tidak terus melakukan nya ,saya sarankan untuk satu bulan kedepannya anda tidak boleh menyentuh istri
Anda ,apa kah anda siap "
insyaallah saya siap dokter ,demi istri saya"
"ya sudah kamu tebus dulu obat ya
nyonya ,apa anda merasa sakit ?
"sedikit dokter"
" lain kali jangan di ulangi ya kan masih ada hari esok
",iya dok terimakasih "
"kamu harus banyak istirahat jangan banyak
bergerak dulu
ingat jangan berhubungan badan dulu selama sebulan,"
"iya dok terimakasih "
"kalau gitu saya permisi dulu "
Aqira ingin mengantar kan dokter
sampai depan pintu tapi
di larang oleh dokter ,
"kamu tidak perlu mengantar saya
kamu istirahat saja "
"iya dok baik lah ,hati hati dok "
sudah berapa hari semenjak kejadian itu
Riski mau pun Aqira benar benar merasa sangat malu pada diri mereka sendiri
"sayang maaf kan mas ya "
"kenapa minta maaf mas,
ini bukan salah mas sendiri tapi salah kita
berdua terlalu bersemangat,
akhirnya Riski hanya bisa memeluk istri nya ,
***†*********"""""""**********""""""*****""""****"""
hanya sebagian kecil lelaki di dunia ini
yang mampu mempertahankan
perjaka nya
__ADS_1
selamat berbahagia Aqira semoga kau langsung cepat dapat momongan
karna benteng mu benar benar bocor di buat Riski