Tangisan Seorang Istri

Tangisan Seorang Istri
suasana rumah


__ADS_3

hari hari pun berlalu begitu cepat tampa di sadari seminggu sudah riski berada di rumah selama seminggu itu pula dia mengajak risma berkeliling.


"besok riski sudah masuk kampus.dan kamu silah kan


kau pakai kamar itu. untuk


belajar lewat internet


disana semua sudah ada yang kamu butuh kan,"


"terimakasih kak"


"sama sama"


"riski temani papa makan yuk"


"mama kan ada pa."


"mama mau pergi arisan


ajak risma juga kita makan di luar, "


"apa oma boleh ikut pa?


"tentu saja boleh kalau oma di rumah "


"emang nya oma kemana pa?


"oma pergi ke rumah tante anisa"


"oo gitu "sana ajak. risma,


papa sudah sangat lapar "


risma apa kamu ingin ikut


dengan kami,


"kemana,?


"makan siang sama papa,"


"iya aku ikut"


"buruan,gak pakai lama.


10 menit dari sekarang "'


"kelamaan kak ayo pergi "


"eh.., ko ke balik ni ,aku yang di tunggu,


" riski....,apa kau perlu lukuran dulu baru kita bisa pergi makan,


lama sekali, "


"Hmmmmm, "risma hanya menarik napas dalam dalam "


"iya paaaa, bentar"


"kami duluan.riski"


"papa.tunggu"


"tapi iwan pura pura tidak mendengar kan putra nya memanggil nya"


"riski sudah siap pa,"


"oh tidak papa beneran pergi."


riski berlari kecil keluar rumah memasti kan kalau rizwan tidak beneran meninggal kan nya .


dia tersenyum lebar saat riski melihat mobil riswan masih


menunggu nya,


"riski....,kira papa beneran ninggalin,"


"iya, gak mungkin lah nak"


riski masuk ke mobil duduk di


samping rizwan


ada rasa bangga di hati rizwan


dia tak percaya putra Nya sudah sebesar ini dalam hati iya menbatin


putra mu sudah besar wi,


aku yakin kamu pasti bangga, punya


putra yang baik tampan lagi.


jika bisa maaf kan lah aku wi,


riski menperhatikan rizwan dari ekor mata nya,


" sebenar nya papa kenapa sih"


"kita sudah sampai tuan "ucap pak man,


"o...,iya pak, terimakasih,"


rizwan sudah memesan meja


dari tadi sebelum mereka


menuju restoran.


semua nya sudah di hidang hanya tinggal menikmati saja


risma benar benar kagum melihat kekayaan riski


yang menurut nya luar biasa


semua serba instan sangat berbeda dengan kehidupan


di kediaman nya kota S


kalau selama ini


dia hanya menyaksikan


kehidupan seseorang seperti


ini hanya ada di sinetron


tapi kali ini risma merasa kan nya sendiri


dan itu beneran nyata,


tante dewi beruntung.


punya suami kaya tampan, baik pula .


"kok bengon risma ,"


ucap riswan


gak apa apa om

__ADS_1


"boleh om tanya sesuatu.


sama kamu ?


"boleh donk om,"


" apa nenek baik baik saja,


ya om mereka baik baik saja


hanya kakek yang sesekali


kelihatan sedih .


saat memandang foto tante dewi ,


risma seperti nya mengerti arah kemana pertanyaan.


suami tante nya itu


riski hanya jadi pendengar


setia menyaksi kan obrolan


mereka


"apa kamu punya adik risma?


"punya om tapi sekolah di asrama jarang pulang "


"kalau tente desti berapa anak mereka?


"punya satu om


satu asrama sama adik ku,"


"lalu bagaimana dengan perusahaan papa mu"


riski mulai hawatir dengan


berbagai pertanyaan dari riswan ke risma


baru saja dia mau menjegah pembicaraan mereka


tiba tiba


ada panggilan alam yang membuat riski menunda nya menghenti kan obrolan mereka


"risma tolong kamu jawab


pertanyaan om, "


bagaimana keadaan perusahaan papa mu ?


"perusahaan papa hampir bangkrut om,


beruntung


di saat yang tepat kak riski datang menyelamat kan perusahaan kami ,


saat ini perusahaan papa di pimpin oleh kak riski


dari jarak jauh setiap hari mereka memberi kan


laporan ke kak riski ."


"benar kah itu,


" iya om "


setelah riski selesai dengan hajat nya.


pembicaraan mereka pun selesai riswan berperilaku seperti


ya allah ternyata putra ku bukan hanya tumbuh menjadi besar tapi dia juga sudah dewasa


sudah mengambil keputusan


mana yang benar mana yang tidak, lagi lagi rizwan mengingat dewi


dan membatin seandainya waktu bisa aku putar


aku akan memutar nya tak kan ku biar kau meninggal kan ku


semoga di kehidupan selanjut kau tetap menjadi istriku, batin iwan


"papa pulang yuk "


"gimana kalau kita bawa risma ke mall belanja,


"boleh pa,"


"sebaik nya tidak usah om


aku gak mau menyusah kan om


dan kak riski "


"kamu tidak menyusah kan


kami risma "


"tapi om"


"tidak menerima penolakan,"


ucap riski


"ayo pa"


mereka bertiga pergi


berbelanja,


risma tidak memilih apa pun. dia hanya memandang sebuah carger hp yang memang dia butuh kan .


tapi kemudian dia sadar dia tak kan sanggup membeli nya melihat banrol nya saja dia langsung pergi .


tapi risma tidak menyadari ada sepasang mata yang memperhati.kan nya dari tadi


dia ada lah rizwan


tampa pikir panjang riswan


langsung pergi ketoko hp


yang lain.


agar risma tidak mengatahui nya ,


riski membeli bebera piama dan yang lain lain nya.


risma jadi gak enak hati mereka


bener bener memanja kan nya


entah sudah berapa lama


mereka bertiga di mall itu


gingga tidak ada yang menyadari hari sudah sore.

__ADS_1


"papa..,oma bertanya kapan kita pulang?


"sesegera mungkin ,


sampai kan pada oma begitu.


emang nya kita di luar negri apa,


baru juga sebenta kita pergi. sudah di suruh pulang"


"ini sudah sore pa waktu


nya kita pulang. "


riski heran, melihat rizwan dia sperti melihat seseorang tapi siapa, serius amat riski mengikuti pandangan rizwan


ke arah yang di tuju


betapa terkejut nya riski ternyata dia ada lah sintia


gadis kecil nya dulu yang berhasil membuat hati nya ketika itu berbunga bungan


ya..,nama juga cinta monyet


tapi sekarang sintia ada lah adik angkat papa yang arti nya tante riski.


"untuk papa melihat gadis itu,


jangan bilang papa jatuh cinta


pada nya.


riski tak kan setuju pa,"


ngomong apa sih mana mungkin papa jatuh cinta dengan adik papa sendiri lagian cinta papa itu hanya untuk mama de..., kalimat nya terhenti di situ dia tidak ingin riski tau kalau selama ini


dia tidak pernah mencintai mellysa walaupun dia sudah berusaha tapi tetap saja dia


ga bisa dia hanya melakukan


tugas sebagai seorang suami tidak lebih rizwan sadar itu salah tapi ini mengkut hati.


riswan berencana mau menjelas kan pada putra nya,


maksud papa, bukan seperti


itu, "tidak ada yang perlu papa jelas kan


riski hanya ingin tau kenapa papa masih ingi. bertemu ai penghianat itu


ada bebera kunci rashsia yang ada dalam diri nya dan itu tentang perusahaan kita dan ke hancuran rumah tangga oma kamu"


"bener kah itu pa. "


papa sudah menyuruh orang tuk mencari tau dia di mana,


tinggal sama siapa kuliah di mana, tapi hasil nya nihil


dan itu arti nya dia di lindungi oleh orang orang yang


perpengaruh


"coba kamu kesana berpura pura lah menbarak nya


lalu kenalan,


ya kamu ngerti lah maksud papa, "


entah apa yang mendorong riski sehingga dia tidak membantah omong rizwan


apa kah cinta di hati nya bersemi kembali atau dia sedang marah ketika nama sintia ada di balik hancur keluarga nya entah lah biar lah waktu yang bicara


riski makai topi dan menambah sedikit kumis tipis nya


agar sintia tidak mengenal nya


riski menghampiri dan pura pura menabrak sintia.


"maaf kan saya


dek .aku beber bener gak sengaja"


" iya tidak apa apa"


"apa kamu terluka?


"tidak sama sekali "


melihat buku buku yang berserakan riski membantu nya


memberes kan nya ada rasa menyesal di hati nya tapi dengan cepat riski menguasai hati nya, belum sempat riski berdiri tiba tiba ada beberapa


gadis menghampiri nya


"kamu kenapa dila? apa pemuda ini mengganggu mu


sama sekali tidak aku saja yang


kurang hati hati


"ya tuhan dia bener fadila ku" batin riski


riski dia bukan fadila mu tapi dia sintia musuh mu


riski berbicara pada diri nya sendiri


sekali lagi. maaf kan saya


ini no hp saya. jika kamu butuh sesuatu hubungi saya .


dan ini kartu nama nya


riski menerima nya tampa bicara .


riski melihat kartu nama yang di berikan ,


"ternyata dia pakai nama asli


dia juga kuliah di kampus yang sama dengan ku "


riski mengajak riswan dan risma pulang


karna hari sudah berganti malam


mereka pun melaju pulang


tampa ada yang bersuara,


tidak butuh waktu lama.


akhir nya mereka pun sampai di rumah,


➕➕🅰🅰🅰➕➕


🍀🍀😊😊😊🍀🍀


📖📖🙏🙏🙏📖📖


saran keritkan nya sangat berarti bagi ku


1 l

__ADS_1


1


__ADS_2