
Mereka kembali bekerja seperti biasa, malam pun tiba Ryan langsung mengantar Awa ke rumah. Sesampainya di rumah lagi-lagi Reno menunggunya di depan pintu. Awa keluar dari mobil Ryan, dan terkejut melihat Reno.
"Mas" ucap Awa terkejut sambil menatap wajah Reno yang terlihat kemerahan.
"Benerkan kamu pacaran sama bos kamu" ucap Reno dengan nada tinggi.
"Mas, Ryan cuman nganterin aku kok. Kamu jangan salah paham dulu mas, aku gak ada apa-apa sama Ryan" jawab Awa sesekali menatap wajah Ryan seolah mengisyaratkan.
""Halah aku gak mau denger apapun dari mulut kamu, sekarang kamu masuk ke rumah" ucap Reno sambil menarik baju Awa masuk ke rumah dan meninggalkan Ryan di luar.
Reno langsung menutup pintu rumah dan bergegas menuju kamar. Awa pun langsung mengikuti Reno pergi ke kamar.
"Mas, mas aku perlu bicara sama kamu" ucap Awa sambil menarik tangan Reno.
"Kamu mau bicarakan apa lagi hah, semuanya sudah jelas kamu selingkuh di belakang aku" jawab Reno kasar.
"Ngaku kamu sekarang, kamu mau tutupi apa lagi" ucap Reno dengan nada tinggi.
"Oke mas, aku ngaku. Aku emang pacaran sama Ryan" jawab Awa dengan santai.
"Apa" ucap Reno terkejut dan langsung melayangkan tangannya tepat ke pipi Awa.
Plak plak, suara tamparan keras yang terdengar hingga dua kali. Awa langsung tersungkur ke lantai dan tangisnya pun pecah seketika.
"Kamu nampar aku mas" ucap Awa sesekali menyeka butiran air yang turun dari wajahnya.
"Itu adalah balasan yang setimpal untuk istri durhaka seperti kamu" jawab Reno sambil menunjuk ke arah Awa.
"Kamu bilang aku durhaka, lalu apa bedanya sama kamu mas" ucap Awa dengan nada tinggi.
"Jelas beda lah, aku emang kasar sama kamu tapi aku tidak pernah mengkhianati kamu selama ini. Selama 5 tahun pernikahan kita aku tetap setia sama kamu" ucap Reno sinis.
__ADS_1
"Aku bersikap seperti ini karena kamu mas, kamu yang buat aku gak tahan sama pernikahan kita" ucap Awa sambil menunjuk wajah Reno.
"Bisa-bisanya yah kamu bilang seperti itu, mulai sekarang kita pisah aku akan pulangkan kamu ke rumah orang tua kamu" ucap Reno kasar.
"Oke mas kalo itu mau kamu, oke kita pisah. Aku juga udah gak tahan lagi sama kamu" ucap Awa langsung berdiri dan bergegas menuju lemari untuk mengambil pakaiannya.
Awa langsung mengemasi barang-barangnya dan bergegas pergi dari rumah. Awa langsung mencari taxi, setelah dapat dia langsung bergegas pergi ke rumah orangtuanya. Sesampainya di sana, Awa bergegas mendekati pintu.
Tok tok tok, terdengar ketukan Awa di pintu.
"Iya sebentar" ucap ibunya segera mendekati pintu.
Ibunya terkejut ketika membuka pintu karena melihat anaknya yang sedang menangis dengan warna merah di pipinya.
"Nak, kamu kenapa" ucap ibunya langsung memeluk Awa dengan hangat.
"Bu, Awa sudah pisah sama mas Reno" ucap Awa sembari menyeka air matanya yang menetes.
Awa pun langsung duduk di sofa, lalu ibunya datang membawakan secangkir teh hangat dari dapur.
"Ini nak minum dulu, kamu kan habis dari luar pasti kamu kedinginan" ucap ibunya sembari mengusap kepala Awa.
Awa pun meminumnya dan langsung membicarakan apa yang sudah terjadi padanya dan Reno. Awa menjelaskan panjang lebar pada ibunya, sampai tentang perselingkuhannya pada Ryan. Semua dia ceritakan, sambil sesekali dia menyeka butiran air yang terus keluar dari matanya.
"Nak dengarkan ibu ya, berpisah atau tidak itu tergantung kalian. Ibu juga tidak bisa memaksakan kehendak kamu dan Reno. Kamu dan Reno kan sudah dewasa jadi keputusan yang kalian ambil adalah keputusan yang terbaik yah" ucap ibunya sambil memegang tangan Awa.
"Iyah bu Awa tahu, terima kasih Bu sudah mendengarkan Awa. Awa ngantuk bu, Awa mau tidur" jawab Awa pada ibunya.
"Yasudah sekarang kamu tidur yah" ucap ibunya sambil tersenyum.
Awa pun bergegas menuju kamarnya dan langsung merebahkan tubuhnya ke atas ranjang. Dan mencoba melupakan masalahnya hari ini dengan tidur.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung.......
Episode selanjutnya akan segera hadir yah teman-teman
Jangan lupa like dan masukin saran yah kali aja ada yang gak masuk akal hehehehe.
Terima kasih😂
__ADS_1