Tangisan Seorang Istri

Tangisan Seorang Istri
Di sekolah


__ADS_3

Seperti biasanya Awa berangkat ke sekolah bersama ayahnya dengan mengendarai motor. Hari ini pastinya Awa tidak terlambat karena, dia tidak ingin mengulangi untuk kedua kalinya. Sesampainya di kelas tidak lama kemudian bel pun berbunyi, teng teng teng.


"Ayok anak-anak, seluruhnya cepat yang lagi di atas segera turun, ayo lari-lari" seru pak Yono dengan tergesa-gesa.


Awa pun segera bergegas bersama teman-temannya menuju lapangan. Pak Yono pun menyampaikan nasehatnya kepada seluruh anak-anak.


"Saya harap hari ini tidak ada yang terlambat lagi" ucap pak Yono.


Tak disangka, tiba-tiba Reno datang bersama salah satu seorang guru dengan ditarik bajunya.


"Ini pak Yono, anak ini selalu saja terlambat" ucap guru yang menarik Reno.


"Apa-apaan kamu ini Reno, kemari dekat saya. Kamu ini selalu saja terlambat apakah kamu tidak tahu peraturan di sekolah ini, apakah harus saya bacakan di dekat telinga kamu" ucap Pak Yono dengan marah.


Reno hanya terdiam saja dan menunduk, tak berani bicara apapun.


"Lihat ini anak-anak sekalian, apakah kalian ingin seperti ini, ini lah yang membuat sekolah tidak bisa maju apabila murid di dalamnya seperti ini" seru pak Yono dengan tegas.


Awa diam dan tiba-tiba dia teringat akan pembicaraannya kemaren bersama Reno.


"Jangan-jangan, Reno yang nge chat aku" ucap Awa.


Pak Yono pun menghentikan pembicaraannya, dan segera membubarkan anak-anak.


"Ayok kita segera ke kelas" ucap salah satu teman Awa.


"Reno hari ini kamu saya perbolehkan masuk ke sekolah, tapi kamu akan saya jemur di tiang bendera selama 2 jam pelajaran. Setelah itu kamu boleh istirahat, lalu kamu harus melanjutkan membersihkan wc siswa, ini sebagai hukuman karena kamu sering sekali terlambat, bahkan setiap harinya. Jangan kamu ulangi lagi yah" ucap Pak Yono dengan tegas.


"Iya pak" ucap Reno singkat.


Bel istirahat pun berbunyi, teng teng teng...


Murid-murid pun segera keluar dari ruangan mereka dan bergegas pergi ke kantin.

__ADS_1


"Ayok wa kita pergi ke kantin" ucap Pita kepada Awa.


"Ayok Pit" seru Awa.


Saat perjalanan ke kantin, Awa sedang melihat Reno yang hanya duduk termenung di bawah pohon dan sedang mengelus-elus kepalanya. Awa merasa kasihan dan segera meminta Pita untuk menemaninya bertemu Reno.


"Pit temenin aku yah, nyamperin Reno di situ" ucap Awa.


"Ngapain, kamu kenal sama dia. Udahlah ngapain nyamperin anak nakal kayak dia, udah terlambat, suka berkelahi, berani melawan guru lagi, udah wa lebih baik kita gak usah berurusan sama orang model kayak dia" seru Pita dengan tegas.


"Enggak kok, ada yang mau aku omongin sebentar aja. Tapi kalau kamu gak mau yaudah" seru Awa .


"Enggak ah, aku mau ke kantin aja" ucap Pita sembari mengambil sesuatu di dalam kantong bajunya.


"Yaudah deh, aku nitip minuman aja yah sama kamu boleh kan" ucap Awa sambil tersenyum.


" Yaudah Iyah Iyah gak papa, sini uangnya" seru Pita pada Awa.


"Oke" seru Pita.


Awa pun segera menghampiri Reno, yang masih saja duduk.


"Hai Reno!" ucap Awa.


Reno hanya menatap nya tak mau bicara, dan kembali merenung.


"Hei, kamu gak denger yah. Aku kesini cuman mau tanya, malam tadi kamu yah yang nge chat aku sama minta save?" ucap Awa sambil memegang tangannya di belakang.


Sekali lagi, Reno hanya menatap nya dan tidak menjawab pertanyaan yang dilontarkan Awa padanya.


"Reno, kalau kamu gak mau jawab yaudah aku pamit ke kelas dulu" seru Awa.


"Iya, aku yang chat kamu malam tadi. Kenapa emangnya kamu gak suka, yaudah nanti aku hapus nomor kamu" ucap Reno Dan segera meninggalkan Awa.

__ADS_1


"Eh kamu, main pergi aja, gak sopan banget" seru Awa dengan kesal.


Awa pun pergi ke kelasnya dan tak lama kemudian bel masuk pun berbunyi teng teng teng.......


Tak terasa jam pelajaran pun selesai, dan anak-anak segera meninggalkan kelas.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung......


Episode selanjutnya akan segera hadir yah


Jangan lupa like dan komen yah teman-teman


Terima kasih😂

__ADS_1


__ADS_2