Tangisan Seorang Istri

Tangisan Seorang Istri
Kebersamaan keluarga


__ADS_3

riski benar benar bahagia berada di tengah tengah keluarga nya


ia tak menyadari.


ada seseorang yang terluka di balik kebahagiaan nya itu


tak lain ada lah rizwan ayah nya


selama seminggu riski tak pernah menghubungi ayah nya


hp nya pun sengaja di mati kan


tapi iwan tau iya selalu mengitu apa yang di abadikan di sosial maedia .


di kediaman rizwan


wan.., kenapa riski tak pernah menelpon kita bahkan kita pun


tak bisa menghubungi nya?


"dia baik baik saja ibu dia bersama keluarga nya di sana"


"apa dia menghubungi mu nak?


"tidak ibu"


"lalu bagaimana kau tau?"lewat fb ibu,"


"syukur lah, ibu lega


mendengar nya.


"riski pasti baik baik saja ibu,"


ucap mellysa.


iwan kembali ke ruang kerja nya


di sana ia hanya melihat


foto dewi dan riski bergantian


dulu ia hanya merindukan dewi tapi kini ia kehilangan


kedua nya.


"hukuman ini terlalu


berat buat ku ya allah "


iwan benar benar syok dengan semua yang terjadi dalam hidup nya .


ia berusaha


tegar agar terlihat kuat di mata


ibu dan istri nya .


bagaimana pun


iya sudah punya reza.


putra kedua nya. dari mellysa tapi ia juga tak munafik kalau riski segala nya buat nya .


tapi sekarang.harapan nya telah punah karna riski pergi


meminggal dan pergi ke keluarga dewi. masalah iwan semangkin bertambah jadi dua bagian. yang pertama masalah nya denga orang dalam yang ada di perusahaan nya yang kedua orang yang bertanggung jawab atas hidup ibu nya dan keluarga nya sendiri setelah semua ini selesai aku harus pergi ke satu tempat untuk mencari tau dan menghukum mereka satu persatu .


hari sudah sore haris dan anisa


belum juga tiba


iwan sudah menunggu nya dari tadi ia kembali menelpon haris


tapi yang di telpon tak juga menjawab nya


iwan mencoba lagi kali ini haris


mengangkat nya


"aslamualaikum mas "


"waalaikumsalam.


kamu dimana lama sekali."


"aku sudah di rumah mas"


"di rumah siapa ?


"aku sudah di ini mas"


"sejak kapan kamu datang ?


"dari tadi mas, bahkan kami sudah makan siang "


"yang benar kamu, lalu kenapa kamu tidak menemui ku"


"aku gak tega membangu mu mas. oia kenapa mas ingin menyuruh kemari kenapa gak di kantor aja,


"aku hanya ingin menanyakan tugas yang ku berikan kemarin


Apa kau sudah menenemukan


petunjuk keberadaan sandara,"

__ADS_1


" ada...,sih mas tapi setelah aku selidiki ternyata sandara sudah pergi sebelum aku behasil menemu kan nya,


aku yakin. mas, ada mata mata mereka di perusahaan kita."


"aku juga berfikir begitu ris.


lalu apa rencana kita selanjut nya?"aku juga belum tau mas,"


"gimana kalau kita diam kan aja dulu.


kita menyelidiki nya diam diam. jika mereka sudah merasa aman .aku yakin mereka akan menghubungi teman nya itu.


dan di saat mereka lalai baru kita tangkap mereka.


dan memaksa nya bicara.


baru kita tau siapa dalang di balik semua ini ."


"aku setuju mas"


apa andrians kau bawa bersama mu?


" tentu saja mas anisa juga datang bersama ku "


"oia aku akan menemui mereka


sudah lama aku tak bertemu dengan adik dan ponaan ku


ayo kita menemui mereka "


"sayang.....,"paman....,"papa...,


iwan memeluk mereka berdua


tampa sadar air mata nya berhasil lolos di pipi nya yang mulai berewokan


"sayang jangan pernah kalian


tinggal kan papa"


"tidak akan papa.


tapi kenapa mas riski pergi ninggalin kita pa ?


iwan tak punya jawaban tuk pertanyaan putra nya


ia berlahan lahan melepas kan


pelukan nya ia tak menyangka


kalau reza bertanya seperti itu


"mas riski tidak meninggal kan


kita sayang. mas riski pergi berlibur setelah ujian sekolah nya selesai.


"paman gimana kalau kita juga


pergi berlibur ketempat nya mas riski,


iwan semangkin terpojok kan dengan jawaban nya sendiri


ia melihat kearah anisa dan haris berharap mereka dapat


memberikan penjelasan pada kedua saudara laki laki riski


"sayang cucu oma yang tampan


kita tidak bisa menyusul mas riski kesana karna selain liburan mas mu juga ada tugas kuliah yang harus di kerja kan.


papa mu benar tidak lama lagi


mas riski juga pulang ko"


tapi oma mas riski perpesan pada ku,


belum sempat reza menerus kan kata kata nya sudah di potong oleh iwan dia penasaran


apa pesan nya itu


"mas riski pesan apa sayang ayo ceritakan ke papa."


rezaulai menceritakan


pesan kakak nya


(kilas balik)


adek ku sayang besok mas akan pergi tapi mas gak tau kapan akan kembali tolong kamu jaga mama oma dan papa jangan biar kan mereka bersedih,kalau suatu hari papa,mama,beratanya kenapa


mas lama pulang nya kata kan saja tidak perlu menghawatir kan mas riski karna mas riski pasti baik baik saja


dan untuk sementara mas riski akan mematikan hp dulu ."


reza pun selesai bercerita


betapa hancur nya hati iwan mendengar cerita reza


"papa.., mas riski pasti pulang ko adek yakin itu "


"mas sudah lah biar kan riski bersama keluarga nya


dia anak yang baik


selama ini mas sudah membesar kan nyamenyayangi

__ADS_1


bahkan memanjakan nya tak semudah itu ia melupakan kita percayalah mas ,"ucap anisa


semoga saja apa yang kau ucap kan itu bener ada nya,


"tentu saja bener wan dia


putra mu cucu ibuk,"


di kediaman keluarga dewi


hari hari yang riski lewati


benar benar membuat nya


bahagia kebersamaan nya denagan keluarga dewi membuat ia melupakan sejenak masalah nya di kota D


riski pun tak menyadari sudah sebulan lama nya ia meninggal


kan papa nya selama itu pula ia mematikan ponsel nya


" sudah sebulan riski di kota ini tapi gak pernah kakek lihat kau pergi kemana mana di rumah saja. apa kamu gak bosan nak?


"Riski sudah terbiasa kek


di rumah papa juga riski emang jarang keluar rumah kek


kalau gak penting ,


"oia..., apa kamu sudah mengabari papa mu nak?


"belum kek biar lah lagian papa selalu mengikuti apa yang riski bagikan di sosial medeia


kakek tidak usah hawatir ya biar kan riski menikmati kebersamaan kita "


"kamu bener sayang nenek setuju dengan mu "


"nenek .apa riski boleh tidur di pangkuan nenek?


"tentu saja boleh sayang.


kemari lah nak,


dulu almarhum mama mu juga sering tidur di pangkuan nenek ketika ia merasa jenuh. "


"apa nenek menyayangi mama?


pertanyaan macam apa itu..,


sayang kami semua sangat menyayangi mama mu lebih dari diri kami sendiri


tapi allah lebihenyayangi nya.


"itu karna kak dewi orang nya sangat baik buk," ucap desti


"tante, "ucap riski


"kami akan memberitahu kan mu sebuah rahsia ,"ucap johan


"rahsia apa paman ?


johan apa menurut mu ini sudah saat nya," kali ini umar yang bicara tak lain adalah ayah dewi


"kakek ,nenek, paman dan juga tante mumpung kita berkumpul


riski memang ingin menanyakan sesuatu tentang mama, "


"tapi sayang. apa yang


akan kau


dengar mungkin.


akan memengaruhi hubungan mu dengan mereka,"


"itu tidak akan terjadi kakek.


karna sebelum riski. mendengar


cerita dari kakek.


hubungan ku dengan papa memang sudah kurang bagus kek ,"


"tapi.., kenapa sayang?"


gak tau nek riski merasa papa menyembunyikan sesuatu


dari riski tapi riski gak tau apa itu hinga pada suatu hari riski bertemu dengan teman nya mama om dewa,


dia lah yang menyuruh ku mengunjungi makam nya mama, dan mengenal keluarga mama lebih dekat lagi,


mereka yang ada di situ saling pandang ia bingung dengan cerita riski karna dewi gak pernah cerita teman nya yang bernama dewa .


🌟💚🌟🌟💚🌟💙🌟


🌟💚💚💚💚🌟💚🌟


🌟💚🌟🌟💚🌟💚🌟


🌟💚🌟🌟💚🌟💙🌟


🌟💚💚💚💚🌟💚🌟


🌟💚🌟🌟💚🌟💚🌟


.terimakasih atas dukungan

__ADS_1


nya sahabat ku terus lah beri ksn masukan pada ku agar aku lebih bijak dalam berkarya


__ADS_2