
malam berlalu begitu cepat semenjak riski bertemu dengan
sintia dia kembali sangat pendiam ,
entah apa yang rasa kan saat ini apa kah cinta monyet nya telah kembali tumbuh atau kan kebencian yang kian bertambah
tapi kan cinta dan benci beda tipis, entah lah ,
hanya riski yang tau perasaan nya.
iwan jadi gak tega melihat
putra nya,
ia memutus kan
tidak melibat kan riski lagi
mellysa, heran melihat reaksi
suami nya kadang ceria kadang murung,
"gak tau lah pusing mikiri nya ,
dia aja belum tentu mikirin aku. sedih kah aku, bahagia kah aku.
dia akan peduli
di kampus
riski kembali bertemu dengan Sintia kali ini riski pura pura
tak mengenali nya
sedang kan sintia sangat
mengenal setiap inci wajah riski .
sintia mbuang jauh ego nya hanya untuk menegur riski bagaimana pun dia pernah satu atap sama riski selama beberapa tahun.
"Aslamualaikum iki,"
"waalaikumsalam.tia,"
"apa kabar kamu"ucap sintia
ke riski,
"kabar ku baik dan kamu?
"seperti yang kamu lihat "
riski tidak lagi menjawab
atau pun bertanya ia berlalu begitu saja
riski mencintai sintia,
tapi juga sangat membenci nya.
sintia menjegah langkah
riski lebih dulu sebelum riski bener bener menghindari nya
"aku ingin bicara dengan mu ki."
"bicara lah aku tidak punya banyak waktu"
"tapi jangn di sini nanti pulang
kuliah aku tunggu kamu di kafe orens "
tampa menunggu persetujuan
riski sintia pyn berlalu
meninggal kan riski sendiri
saat nya pulang kuliah
dia bingun harus kah dia
8pergi menemui sintia atau dia biar kan saja sintia menunggu
dia mengendarai mobil nya dengan perasaan tak menentu
mari kita lihat siapa yang akan jadi pemenang
cinta riski yang tulus
atau kah benci nya yang menggila
kenapa di kata kan gila
riski mbenci sintia tampa
alasan yang jelas.
sedang kan disini sintia juga korban orang tua mereka.
ya allah semoga riski bisa menemui ku walau hanya sebentar saja. aku hanya ingin tau kabar nya mama,
sementara di tempat lain riski mondar mandir seperti setrikaan untung saja gak ada yang melihat nya
"pergi apa gak ya,"ucap riski
di saat yang bersamaan pintu kamar nya di ketuk seseorang
dari luar,
"riski ini mama sayang ,"
"oh syukur lah masuk lah ma,"
"sayang ini sudah sore apa kamu tidak lapar?
"jam berapa ini ma "
riski tidak menjawab pertanyaan mellysa malah balik bertanya
"sudah jam 4sore sayang "
"terimakasih mama ku sayang
riski pergi dulu
tapi kamu mau kemana nak?
nanti riski cerita kan
riski pun berlalu
meraih kunci mobil dan pergi menemui sintia
"semoga saja dia masih di situ"
__ADS_1
ucap riski pada diri sendiri
tidak butuh waktu lama
akhir nya riski tiba
di kafe yang di tuju
dia memutar bola mata nya
mencari cari seseorang
tapi dia tidak menemu kan
yang di cari
riski putus asa dia melangkah kan kaki nya berniat nya ingim meninggal kan kafe tersebut
tapi tiba tiba langkah nya terhenti saat dia merasa ada yang memegang bahu nya
apa kau akan pergi sebelum menemui ku iki?
"ya...,iki kira kau sudah pulang, kelamaan nunggu."
"aku gak akan pulang sebelum
aku bisa menemui mu, "
sekarang kita sudah bertemu
apa yang ingin kau tau tentang
di rumah,"
"aku hanya tanya tentang mama apa dia sehat?
apa kau sungguh
peduli pada nya,?
tentu saja aku peduli!
jika kau merasa perduli kau tidak akan pernah meninggal kan nya begitu saja ,"
"apa maksud mu ki,?
"aku yakin kau tau maksud ku,"
"aku semangkin tak mengerti
dengan ucapan mu,"
"apa kah kau tau.
oma sangat terpukul ketika kau meninggal kan nya "
tapi saat itu aku pamit sama mama, dan dia tidak
mengata kan apa pun pada ku.
mama hanya diam seribu bahasa,jadi aku pikir mama sudah sangat membenci ku
karna aku anak nya sandra,"
"oma bukan orang seperti itu
oma menyayangi mu seperti
anak sendiri "
dia masih menyimpan semua barang barang milik sintia
hiks... hiks... hiks..,
"iki..., apa boleh aku menemui mama?
"tidak boleh"
"tapi kenapa ki"
"riski takut oma sakit lagi ketika kau akan meninggal kan nya,?
"aku janji tidak akan meninggal kan nya "
"tia.., jangan pernah berjanji jika kau akan mengingkari nya "
"apa kau masih marah pada ku?
"untuk apa aku marah pada mu," entah lah ki, aku selalu merasa kalau kau masih marah pada ku, jika itu benar maka maaf kan lah aku ki,
please.., forgive me,"
sambil melipat kedua tapat tangan nya
riski jadi gak tega melihat
ke sungguhan sintia
tampa pikir panjang riski mengajak nya pulang ke rumah
"kita mau kemana ki?
"mau mengajak mu ke K.U.A"
"mau ngapain ki?
"ya.., mau nikah lah "
"astaga riski ,
tolong kamu sadar kita masih
kuliah loh, lagian aku gak mau menikah muda "
"sintia...,apa kamu pikir, riski beneran mengajak mu ke K.U.A
ya. gak mungkin lah ,
riski mau mengajak mu bertemu oma, "
"benar kah itu riski,
ayok buruan aku sudah gak sabar ingin bertemu mama,"
"tia.., apa kamu gak takut kalau nanti papa sama oma mengusir mu,?
"takut sih ki tapi aku sangat merindu kan mama,"
"ya...,sudah ayok pulang sekarang "
sintia merangkul lengan riski tampa malu malu
sintia tidak sadar kalau sikap
nya itu.
__ADS_1
membuat riski semangkin serba salah
ada rasa bahagia di hati riski .
ketika sintia bermanja dengan nya
tapi riski harus mengawal perasaan nya .
bagaimana pun
sintia adik angkat papa
itu arti nya sintia itu .
ada lah tante riski .
kini tiba lah riski di rumah nya
"Aslamualaikum "
"waalaikum salam "
sungguh sangat kebetulan
keluarga mereka berkumpul semua
"eh riski baru pulang "
ucap anisa
"iya tante ,
aku ingin memita izin dari kalian semua ter.utama nya oma, papa juga tante anisa "
"mau minta izin apa sayang?
tanya mia
"tapi berjanji lah.
kalian semua
tak kan mengusir nya ,
"siapa dia riski?
"apa kau sudah menikah
diam diam nak? ucap mellysa
"mama, lihat dulu siapa yang
ku bawa ,"
"baik lah sayang suruh dia masuk,"ucap mia
"masuk lah "
sintia pun masuk. dan betapa terkejut nya mia melihat gadis cantik di hadapan nya tak lain dia ada lah sintia
iwan tak menyangka kalau riski akan membawa sintia secepat ini pulang kerumah
"mama...,"tia..., putri ku kamu kemana saja selama ini,?
kenapa kamu meninggal kan
mama,?
"maaf kan aku ma. tidak ada maksud ku meninggal kan
mama,
waktu itu ketika riski
mengusir ku,
aku benar benar takut di hakimi oleh kalian,
apa lagi saat malam itu
aku datang kekamar mama.
sedikt pun mama tak melihat ku .
ya.., aku pikir mama juga akan
mengusir ku ."
semua orang yang ada di sana
kecuali risma yang tak tau apa apa. dalam hati risma membatin
apa dia pacar nya kak riski?
cantik sungguh
mereka sangat serasi,
anisa dan haris juga ikut senang dengan kedatangan
sintia itu artinya dia dan iwan
tak perlu repot repot
menyewa orang tuk mencari tau di mana sandara
pelan pelan mereka pasti akan menyerah jika mereka tau sintia
ada bersama keluarga hendarawan,
😊🅰🅰😊😊😊😊😊
🅰😊😊🅰😊🅰🅰🅰
🅰🅰🅰🅰😊😊😊😊
🅰😊😊🅰😊😊😊😊
🅰😊😊🅰😊😊😊😊
mohon beri saran nya
agar aku lebih bijak dalam menulis
terimakasih semua
😁🅰🅰😁😁😁😁😁
🅰😁😁🅰😁😁🅰😁
🅰🅰🅰🅰😁🅰🅰🅰
🅰😁😁🅰😁😁🅰😁
🅰😁😁🅰😁😁😁😁
__ADS_1