
tampa menbuang waktu riski melaju mobil nya ke arah rumah nya,
setelah beberapa menit riski mengendari mobil .
.tiba tiba dia teringat bahwa dia tengah membawa anak gadis orang,
riski pamit ke aqira untuk menemui orang tua nya
ini lah yang aqira suka dari
riski dia selalu bertanggung
jawab dalam segala hal
di jaman sekarang ini pemuda seperti ini sudah sangat langka
"kita kekantor papa aja "
"ok..,"
"riski kenapa harus pamit dulu sih gak membuang waktu" ucap aqira
"riski di ajar kan papa,
jadi laki laki itu harus bertanggung jawab jangan se enak nya membawa anak gadis orang"
"apa kau tidak takut dengan papa ku ?
kenapa riski harus takut
riski kan tidak melakukan
kesalahan, "
"kita sudah sampai,"
mobil riski memasuki
sebuah gedung mencakar langit sebuah perusahaan
besar di kota (D)
dengan lambang sebuah nama
singkat A&N,
riski masuk tampa ragu ber.iringan dengan aqira
semua setaf kantor
membungkuk hormat
aqira sangat di hormati
karna dia tidak sombong
selalu bersikap ramah
pada semua karyawan papa nya ,
"selamat siang non,
pak rangga sudah menunggu
nona,"
"terimakasih. santi"
"sama sama non "
sesampainya aqira di depan pintu ruangan
aqira tidak lupa mengetuk
pintu dulu.
"Siang pa."
"siang sayang "
"ada angin apa putri kecil papa datang menemui ku, "
"papa berhenti lah memanggil ku putri kecil papa "
"iya.., iya ,ada apa sayang ,
katanya besok baru mau ketemu papa?
"ada seseorang yang ingin
ketemu papa, "
"siapa ? suruh dia masuk,"
"masuk lah "
"Aslamualaikum,om"
"waalaikumsalam ,ada yang
bisa om bantu, "
"saya riski om ingin minta izin
membawa aqira kerumah ,
jika om mengizin kan nya,"
Andre tidak langsung
menjawab dia memperhatikan
riski dengan teliti
lalu ia meraih telpon nya
dan menghubungi
seseorang di sebarang sana entah siapa dia tidak ada yang
tau sesekali dia melirik
ke riski setelah dia selesai
dia pun berkata,
"baik lah aku percaya pada mu
tapi ingat antar kan dia pulang
sebelum jam 10,"
"baik. om ,terimakasih "
"qira kemari lah sayang
pulang lah tepat waktu
ya nak "
"baik papa, qira pergi dulu ya "
aqira mencium pipi kiri dan kanan, papa nya
seperti nya pak andre sangat mencintai putri nya lalu
__ADS_1
kenapa dia tinggal di apartemen, batin riski
setelah menempuh
perjalanan kurang lebih 30 menit akhirnya riski dan aqira tiba di kediaman keluarga
hendarawan.
riski memencet bel
dan yang membuka pintu ada lah sintia
dan dia sangat mengenal aqira
tapi aqira tidak mengenal nya
"Aslamualaikum "ucap riski
"waalaikumsalam ,
masuk lah kami semua menunggu kalian ,"
"riski kamu bilang hanya oma yang ingin bertemu dengan ku
tapi kenapa keluarga mu ada,"
"mana riski tau,
bersikap lah seperti pacar .
jangan sampai mereka curiga
pada mu,
"sore.., oma, ma, pa,, tante, om,"
"sore juga "ucap mellysa mewakili yang lain
"kenal kan ini aqira
pacar riski, qira ini lah keluarga ku, riski akan memperkenal kan mereka pada mu "
selamta sore semua ,"ucap aqira
riski menghampiri angota keluarga nya satu persatu
dan memperkanal kan nya
kamu sungguh cantik sayang ucap oma
kalau dia gak cantik mana mungkin riski mencintai nya oma, ucap riski
"apa dia peria romantis?
tanya haris
"tidak om. dia bukan peria romantis, "jawab aqira
"apa dia pernah menyakiti mu?
kali ini anisa yang bertanya
"selalu tante,
belum sempat riski Menjawab
mellysa balik bertanya
"ada dia pernah memujimu?
"pernah tante"
"kapan terakhir dia memuji mu? "itu tadi barusan"
satu pertanyaan lagi sayang
pertanyaan yang satu ini sulit bagi aqira untuk menjawab nya
tapi demi menyempurna kan
ekting nya iya harus memjawab nya dengan hati hati
riski berdoa dalam hati.
ya allah semoga aqira tak salah jawab .
"aku lupa om kapan terakhir
dia menguncap kan kata
cinta ,
tapi semalam kata nya dia
akan menjadi kan ku istrinya segera,"
betapa terkejut nya riski
mendengar cerita aqira
semua mata tertuju pada riski
"sudah berapa lama kalian pacaran?
tanya mia
sudah lama sekali oma
kira kira 2tahun yang lalu
"riski selama itu kau pacaran
baru sekarang kau memperkenal kan nya pada
kami,"ucap anisa
"bukan seperti itu .
riski hanya ingin...,"
"membuat kejutan buat oma "
belum selesai perkataan riski
sudah di potong oleh aqira
riski sangat marah melihat
tingkah aqira yang kelewat bats
riski salah besar dengan meminta batuan aqira
mama bantu riski,
riski mohon ,
riski membatin
aqira tau kalau riski sedang
marah ,
makanya ketika riski
masuk kamar aqira buru buru pamit pulang ,
__ADS_1
"oma...,dan mama mellysa, papa rizwan, tante, om, mbak, aqira pulang dulu ya,"
"tapi kenapa buru ,buru, sayang
oma masih ingin mengobrol"
sama kamu,
"insya allah
lain kali qira datang lagi"
"apa perlu aku panggil kan riski? acap sintia
"tidak perlu mbak ,
aku yakin dia masih capek.
biarkan dia istirahat
dulu ,"
sementara di kamar,
riski mengutuk diri nya sendiri
kenapa iya begitu bodoh
membawa aqira
ketemu keluarga nya,
riski bermaksud mengantar kan
aqira pulang
iya manggil nya mesra.
"sayang saat nya makan malam ,
sayang..., ayo lah riski tidak marah pada mu.
hanya saja kamu telah memberitahu mereka
semua nya,
riski hanya sedikit kesal .
ayo donk keluar ,"
riski sayang siapa yang sedang kau panggil itu,?
"tentu saja aqira oma"
"dia sudah pulang dari tadi"
"tapi kenapa cepat sekali .
dia pulang bahkan tak menemui ku dulu "
kata nya kamu sedang istirahat
tidak boleh di ganggu
"riski kami menyukai
gadis pilhan mu itu" ucap anisa
tapi tante dia bukan gadis biasa
"maksud mu?
dia putri nya pak andere
dia bagai kan berlian tante "
ko kamu bisa kenal dengan putri nya?
kalian ketemu di mana?
"kami bertemu berapa tahun yang lalu"
"riski bertemu dengan nya di sebuah acara teman ku"
"apa kau mencintai nya? tanya melysa
"ya...,tentu saja riski mencintai nya ma, "
"cepat sana susul dia atau gak telpon dulu lah!
"tapi ma, aqira paling tidak suka di ganggu ,
"sayang..., perasaan wanita itu halus, sebagai seorang lalaki kamu harus pandai mengambil
hati pasangan mu,"
"iya ma. aku telpon aqira dulu"
riski terus menghubungi
Aqira,
tapi tak sekali pun ia memcoba untuk memjawab nya,
"ya allah bantu lah aku untuk mengatasi perasaan ku
sungguh aku sangat mencintai nya, "
di kediaman mia
sintia dan risma sudah semangkin akrab
terkadang mereka tidur satu kamar, mereka tidur berdua
mia senang sekali melihat mereka mia berencana menelpon keluarga lastri
untuk meminta izin agar risma bisa kuliah dikota (D)
tapi sebelum itu mia harus bicara dulu dengan risma.
mia tidak bisa menyembunyi kan perasaan bahagianya
karna beberapa hari ini dia kedatangan gadis cantik catik srmua
karna itu lah dia mengajak risma, sintia, mellysa pergi
shoping,
➕➕🅰🅰🅰➕➕
🍀🍀😊😊😊🍀🍀
📖📖🙏🙏🙏📖📖
kalian tidak akan pernah tau .
kau mencintai siapa, lalu menikah dengan siapa ,
cinta itu rumit
➕➕🅰🅰🅰➕➕
🍀🍀😊😊😊🍀🍀
📖📖🙏🙏🙏📖📖
__ADS_1
a