Tangisan Seorang Istri

Tangisan Seorang Istri
sebuah kebenaran (B)2


__ADS_3

hampir satu harian riski dan risma bersama memperkenal kan tempat tempat yang menurut risma bagus


dan ini tempat terakhir yang ia kunjungi


"dari tadi kamu mengajak ku ber keliling tapi aku tak melihat di mana kampus mu "


"iya kak sebentar lagi juga kita sampai "tapi kenapa kakak merasa kamu menyembunyikan sesuatu dari kakak,


"tidak apa apa kak. aku tidak menyembunyikan


sesuatu dari mu .sungguh"


"baik lah kalau begitu mari kita masuk dan bertemu dengan dosen mu "


"tapi buat apa kak"


"kita lihat saja nanti apa


yang bisa kakak lakukan untuk mu dan paman "


sebenar nya aku belum bayar uang semester kak


jika liburan ini aku belum bisa


bayar maka aku terpaksa harus menunda dulu kuliah ku"


"kamu tenang saja, kakak tak kan biar kan keluarga mama susah itu janji ku"


kamu tunggu di sini


biar kakak menemui dosen mu dulu"


sesampainya di sana pak


rahmat heran melihat riski sepertinya dia belum pernah melihat pemuda ini


siapa dia


"Ada yang bisa saya bantu nak"


"iya pak saya mencari pak rahmat"


"saya sendiri nak"


"ooh bapak saya ingin meminta bantuan bapak kalau boleh"


"tentu saja boleh nak apa itu"


"apa kah pak rahmat melihat wanita yang duduk di sana"


"tentu saja saya melihat nya dia risma putri nya pak johan


tapi dia belum bayar uang kuliah nya selama 2 semester


jadi kalau nanti dia belum bisa membayar nya maka dengan terpaksa kami harus menyuruh nya istirahat dulu,"


"jangan lakukan itu pak aku yang akan memjamin semua kebutuhan kuliah nya sampai selesai ini kartu nama saya


hubungi saya saja soal biyaya kuliah nya


"baik lah nak


semoga allah memudahkan segala urusan mu nak"


"aminn,terimakasih pak"


riski dan risma akhirnya pulang kerumah di sana semua sudah menunggu nya


johan dan istri hawatir jika


mereka pergi terlalu jauh takut nya ada apa apa


tidak lama kemudian


deru suara mesin mobil terdengar


semua orang yang ada di rumah umar pada keluar melihat nya karna selama ini mereka gak pernah punya mobil dewi memang meninggal kan mereka sedikit harta dan sedikit usaha tapi mereka tidak terus besar kepala foya foya


mereka benar benar menghemat mereka hanta punya beberapa kendaraan motor itu hanya untuk urusan kerjaan.


umar keluar dan menyambut mreka,


"aslamualaikum kakek?


"waalaikumsalam nak "


"mobil siapa itu sayang? ucap nenek lastri


"mobil riski nek "


"oooo"


hanya o yang keluar dari bibir tua nenek lastri


mereka tak percaya ada mobil mewah parkir di depan rumah


"desti menbatin besok pagi. pasti ada bom waktu yang akan meledak .aku yakin saskia sudah melihat mobil ini .dan riski, tapi ko selama ini dia hanya diam saja. kemana rupa nya dia menghilang kemana?


"tante...., apa yang tante pikir kan ?


kenapa melamun ?


"tidak apa apa sayang


tante hanya memikirkan sesuatu ,"


"sesuatu, tentang apa tante?


"pasti kamu di keliling cewek cewk cantik iya kan,


apa lagi kamu punya mobil"


"tante hal itu mah biasa di lota besar "


"oia ki..., kamu kuliah ngamibl jurusan apa?


"kedokteran tante"


kamu hebat ki paman bangga pada mu


pasti kamu punya alasan kenapa kamu mengambil


jurusan itu "


"paman memang benar.


itu gara gar mama dan opa.

__ADS_1


meninggal dengan penyakit


yang mematikan.


mereka mengabaikan kesehatan mereka,


mereka jarang menemui doktor sepele dengan deman ringan ,"


"nenek yakin dewi bangga


punya anak seperti kamu "


"riski juga bangga punya mama seperti mama dewi "


"oia kakek besok riski akan kekantor paman melihat sejauh


pengelolahan nya kenapa belum berkembang selama 20 tahun terakhir "


"iya nak "


malam semangkin larut


kedatangan riski ke kota G bener bener merubah


segala nya


terlalu banyak memang perbedaan keluarga papa dengan mama


mengubah mereka bukan lah suatu yang mudah


riski harus bekerja keras tuk itu ia butuh waktu lagi


riski berencana mengajari risma mengelola besnis dengan baik


sedikit banuak nya riski mengerti soal perusahaan


karna iwan dan kakek nya seorang pengusaha sukses.


kini pagi pun tiba


semua bangun lebih pagi


mereka sarapan bersama


tak butuh waktu lama sarapan selesai kini riski menyuruh keluarga nya berkumpul di ruang keluarga


karna semua saudara dewi tinggal satu rumah walapun selalu berbeda pendapat tapi pada akhir nya mereka bersatu


lagi itu yang membuat riski suka dengan keluarga mama


selalu kompak.


riski pun


membuka penbicaraan


"paman johan.., apa riski boleh


kekantor paman ?


"boleh nak '


"risma kamu ikut kakak ya


boleh kan tante?


"boleh saja siapa tau suatu hari


insya allah tante berdoa saja


agar semua lancar berjalan sesuai yang kita ingin kan aminn


mereka semua naik mobik bersama riski


kali ini riski tidak menyetir sendiri ia memakai supir


setelah menempuh perjalanan


30 menit akhirnya tiba lah mereka di kantor di sebuah perusahaan makanan atas nama dewi dan rizwan


terpampang sangat besar


riski mulai memasuki ruangan kantor


semua setaf kantor dan karyawan lain kagum melihat


ketampanan riski


"selamat pagi pak,


" pagi"


"nabila segera kumpulkan semua setaf karyawan


kita akan rapat sekarang "


"tapi pak kita belum ada persiapan "


"kamu, kerja kan saja yang saya suruh "


nabila ada lah sekretaris


pak johan


nabila bertanya tanya dalam hati nya kira kira rapat ya dan siapa peria tampan itu


nabila pun segera memberi tahu kan pada karyawan rapat mendadak ini


setelah 15 menit akhirnya mereka semua berkumpul


di ruang rapat


mereka pun memulai rapat nya


dan memperkenalkan


riski pada mereka semua


"selamat pagi semua"


"pagi pak "


"sebum nya saya mohon maaf atas rapat mendadak ini


aku ingin memperkenalkan


pada kalian,

__ADS_1


ini ada lah riski pemilik perusahaan sesungguhnya mulai sekarang beliau


yang memimpin perusahaan kita ini dan mulai sekarang kita harus bekerja keras untuk meningkat kan kualitas perusahaan kita,


silah kan pak riski"


"aslamualaikum "


"waalaikumsalam ,


semua karyawan memjawab dengan serentak


"saya mau kalian semua membantu saya dalam mengembangkan


perusahaan ini


beri kan saya waktu 3 bulan tuk


membuktikan kalau perusahaan kita ini pasti bisa bangkit aku janji dalam seminggu ini saya ma


kalian semua harus mengumpulkan semua dokumen dalam beberapa tahun lalu kirim kan berkas itu ke rumah pak umar,


apa semua mengerti "


"kami mengerti pak "


"kalau begitu rapat selesai


mulai lah bekerja dari sekarang"


semua staf bubar mulai berbicara satu sama lain


semoga kedepan nya nasib perusahaan kita ini akan lebih baik aminn


"nabila kamu masuk keruangan saya sekarang, "


"baik pak"


tok tok tok


masuk duduk


"nabila....,itu nama mu kan?


"iya pak"


"tolong kamu beres kan semua barang barang mu,


maaf kan aku pak selama ini aku sudah bekerja dengan baik


aku mohon pak jangan


pecat aku,


aku sangat membutuh pakerjaan ini pak


hiks hiks hiks "


nabila menangis sejadi jadi


nya riski heran kenapa nabila menangis dan siapa juga yang ingin memecat nya


"nabila apa kamu bisa


diam sebentar ,


dan dengar kan saya dulu "


tapi bapak menyuruh saya memberes kan barang barang


saya, "


"tapi kamu tu belum dengar


semua dah kamu potong omongan saya "


semua yang ada disitu tertwa melihat tingkah nabila


nabila pak riski itu ingin kamu pindah ke rumah pak umar membantu dia mengurus


perusahaan


dia akan mengajak kita kerja siang malam mulai dari sekarang


pak johan menjelaskan nya


kamu tenang saja nabila


saya akan menjaga mu seperti


saya mengjaga mama mellysa .


☁☁☁☁☁☁☁☁


🌟☁😌😌😌☁☁✨


☁😌😌☁☁😌☁☁


😌😌☁✨☁☁☁☁


😌😌☁☁☁☁☁☁


😌😌☁Good Night✨


☁😌😌☁☁😌☁☁


☁☁😌😌😌☁☁☁


☁☁☁☁☁☁☁☁


☁☁☁☁☁☁☁☁


🌟☁😌😌😌☁☁✨


☁😌😌☁☁😌☁☁


😌😌☁✨☁☁☁☁


😌😌☁☁☁☁☁☁


😌😌☁Good Night✨


☁😌😌☁☁😌☁☁


☁☁😌😌😌☁☁☁


☁☁☁☁☁☁☁☁

__ADS_1


komentar kalian adalah


cambuk buat ku tuk terus berkarya


__ADS_2