
hampir satu harian riski dan risma bersama memperkenal kan tempat tempat yang menurut risma bagus
dan ini tempat terakhir yang ia kunjungi
"dari tadi kamu mengajak ku ber keliling tapi aku tak melihat di mana kampus mu "
"iya kak sebentar lagi juga kita sampai "tapi kenapa kakak merasa kamu menyembunyikan sesuatu dari kakak,
"tidak apa apa kak. aku tidak menyembunyikan
sesuatu dari mu .sungguh"
"baik lah kalau begitu mari kita masuk dan bertemu dengan dosen mu "
"tapi buat apa kak"
"kita lihat saja nanti apa
yang bisa kakak lakukan untuk mu dan paman "
sebenar nya aku belum bayar uang semester kak
jika liburan ini aku belum bisa
bayar maka aku terpaksa harus menunda dulu kuliah ku"
"kamu tenang saja, kakak tak kan biar kan keluarga mama susah itu janji ku"
kamu tunggu di sini
biar kakak menemui dosen mu dulu"
sesampainya di sana pak
rahmat heran melihat riski sepertinya dia belum pernah melihat pemuda ini
siapa dia
"Ada yang bisa saya bantu nak"
"iya pak saya mencari pak rahmat"
"saya sendiri nak"
"ooh bapak saya ingin meminta bantuan bapak kalau boleh"
"tentu saja boleh nak apa itu"
"apa kah pak rahmat melihat wanita yang duduk di sana"
"tentu saja saya melihat nya dia risma putri nya pak johan
tapi dia belum bayar uang kuliah nya selama 2 semester
jadi kalau nanti dia belum bisa membayar nya maka dengan terpaksa kami harus menyuruh nya istirahat dulu,"
"jangan lakukan itu pak aku yang akan memjamin semua kebutuhan kuliah nya sampai selesai ini kartu nama saya
hubungi saya saja soal biyaya kuliah nya
"baik lah nak
semoga allah memudahkan segala urusan mu nak"
"aminn,terimakasih pak"
riski dan risma akhirnya pulang kerumah di sana semua sudah menunggu nya
johan dan istri hawatir jika
mereka pergi terlalu jauh takut nya ada apa apa
tidak lama kemudian
deru suara mesin mobil terdengar
semua orang yang ada di rumah umar pada keluar melihat nya karna selama ini mereka gak pernah punya mobil dewi memang meninggal kan mereka sedikit harta dan sedikit usaha tapi mereka tidak terus besar kepala foya foya
mereka benar benar menghemat mereka hanta punya beberapa kendaraan motor itu hanya untuk urusan kerjaan.
umar keluar dan menyambut mreka,
"aslamualaikum kakek?
"waalaikumsalam nak "
"mobil siapa itu sayang? ucap nenek lastri
"mobil riski nek "
"oooo"
hanya o yang keluar dari bibir tua nenek lastri
mereka tak percaya ada mobil mewah parkir di depan rumah
"desti menbatin besok pagi. pasti ada bom waktu yang akan meledak .aku yakin saskia sudah melihat mobil ini .dan riski, tapi ko selama ini dia hanya diam saja. kemana rupa nya dia menghilang kemana?
"tante...., apa yang tante pikir kan ?
kenapa melamun ?
"tidak apa apa sayang
tante hanya memikirkan sesuatu ,"
"sesuatu, tentang apa tante?
"pasti kamu di keliling cewek cewk cantik iya kan,
apa lagi kamu punya mobil"
"tante hal itu mah biasa di lota besar "
"oia ki..., kamu kuliah ngamibl jurusan apa?
"kedokteran tante"
kamu hebat ki paman bangga pada mu
pasti kamu punya alasan kenapa kamu mengambil
jurusan itu "
"paman memang benar.
itu gara gar mama dan opa.
__ADS_1
meninggal dengan penyakit
yang mematikan.
mereka mengabaikan kesehatan mereka,
mereka jarang menemui doktor sepele dengan deman ringan ,"
"nenek yakin dewi bangga
punya anak seperti kamu "
"riski juga bangga punya mama seperti mama dewi "
"oia kakek besok riski akan kekantor paman melihat sejauh
pengelolahan nya kenapa belum berkembang selama 20 tahun terakhir "
"iya nak "
malam semangkin larut
kedatangan riski ke kota G bener bener merubah
segala nya
terlalu banyak memang perbedaan keluarga papa dengan mama
mengubah mereka bukan lah suatu yang mudah
riski harus bekerja keras tuk itu ia butuh waktu lagi
riski berencana mengajari risma mengelola besnis dengan baik
sedikit banuak nya riski mengerti soal perusahaan
karna iwan dan kakek nya seorang pengusaha sukses.
kini pagi pun tiba
semua bangun lebih pagi
mereka sarapan bersama
tak butuh waktu lama sarapan selesai kini riski menyuruh keluarga nya berkumpul di ruang keluarga
karna semua saudara dewi tinggal satu rumah walapun selalu berbeda pendapat tapi pada akhir nya mereka bersatu
lagi itu yang membuat riski suka dengan keluarga mama
selalu kompak.
riski pun
membuka penbicaraan
"paman johan.., apa riski boleh
kekantor paman ?
"boleh nak '
"risma kamu ikut kakak ya
boleh kan tante?
"boleh saja siapa tau suatu hari
insya allah tante berdoa saja
agar semua lancar berjalan sesuai yang kita ingin kan aminn
mereka semua naik mobik bersama riski
kali ini riski tidak menyetir sendiri ia memakai supir
setelah menempuh perjalanan
30 menit akhirnya tiba lah mereka di kantor di sebuah perusahaan makanan atas nama dewi dan rizwan
terpampang sangat besar
riski mulai memasuki ruangan kantor
semua setaf kantor dan karyawan lain kagum melihat
ketampanan riski
"selamat pagi pak,
" pagi"
"nabila segera kumpulkan semua setaf karyawan
kita akan rapat sekarang "
"tapi pak kita belum ada persiapan "
"kamu, kerja kan saja yang saya suruh "
nabila ada lah sekretaris
pak johan
nabila bertanya tanya dalam hati nya kira kira rapat ya dan siapa peria tampan itu
nabila pun segera memberi tahu kan pada karyawan rapat mendadak ini
setelah 15 menit akhirnya mereka semua berkumpul
di ruang rapat
mereka pun memulai rapat nya
dan memperkenalkan
riski pada mereka semua
"selamat pagi semua"
"pagi pak "
"sebum nya saya mohon maaf atas rapat mendadak ini
aku ingin memperkenalkan
pada kalian,
__ADS_1
ini ada lah riski pemilik perusahaan sesungguhnya mulai sekarang beliau
yang memimpin perusahaan kita ini dan mulai sekarang kita harus bekerja keras untuk meningkat kan kualitas perusahaan kita,
silah kan pak riski"
"aslamualaikum "
"waalaikumsalam ,
semua karyawan memjawab dengan serentak
"saya mau kalian semua membantu saya dalam mengembangkan
perusahaan ini
beri kan saya waktu 3 bulan tuk
membuktikan kalau perusahaan kita ini pasti bisa bangkit aku janji dalam seminggu ini saya ma
kalian semua harus mengumpulkan semua dokumen dalam beberapa tahun lalu kirim kan berkas itu ke rumah pak umar,
apa semua mengerti "
"kami mengerti pak "
"kalau begitu rapat selesai
mulai lah bekerja dari sekarang"
semua staf bubar mulai berbicara satu sama lain
semoga kedepan nya nasib perusahaan kita ini akan lebih baik aminn
"nabila kamu masuk keruangan saya sekarang, "
"baik pak"
tok tok tok
masuk duduk
"nabila....,itu nama mu kan?
"iya pak"
"tolong kamu beres kan semua barang barang mu,
maaf kan aku pak selama ini aku sudah bekerja dengan baik
aku mohon pak jangan
pecat aku,
aku sangat membutuh pakerjaan ini pak
hiks hiks hiks "
nabila menangis sejadi jadi
nya riski heran kenapa nabila menangis dan siapa juga yang ingin memecat nya
"nabila apa kamu bisa
diam sebentar ,
dan dengar kan saya dulu "
tapi bapak menyuruh saya memberes kan barang barang
saya, "
"tapi kamu tu belum dengar
semua dah kamu potong omongan saya "
semua yang ada disitu tertwa melihat tingkah nabila
nabila pak riski itu ingin kamu pindah ke rumah pak umar membantu dia mengurus
perusahaan
dia akan mengajak kita kerja siang malam mulai dari sekarang
pak johan menjelaskan nya
kamu tenang saja nabila
saya akan menjaga mu seperti
saya mengjaga mama mellysa .
☁☁☁☁☁☁☁☁
🌟☁😌😌😌☁☁✨
☁😌😌☁☁😌☁☁
😌😌☁✨☁☁☁☁
😌😌☁☁☁☁☁☁
😌😌☁Good Night✨
☁😌😌☁☁😌☁☁
☁☁😌😌😌☁☁☁
☁☁☁☁☁☁☁☁
☁☁☁☁☁☁☁☁
🌟☁😌😌😌☁☁✨
☁😌😌☁☁😌☁☁
😌😌☁✨☁☁☁☁
😌😌☁☁☁☁☁☁
😌😌☁Good Night✨
☁😌😌☁☁😌☁☁
☁☁😌😌😌☁☁☁
☁☁☁☁☁☁☁☁
__ADS_1
komentar kalian adalah
cambuk buat ku tuk terus berkarya