
"Hari sudah menunjukkan jam 10 pagi bu mia sudah siap berangkat menuju kota, D,
walau berat hati pak hendarawan tetap ikut
"Aku tau mas kamu gak mau ikut, aku gak maksa ko, silah kan tinggal aku akan tinggal bersama putar dan calon cucu ku,
" Setelah seharian penuh perjalanan akhirnya sampai lah, bu mia di kediaman putra nya
bu mia langsung memencet bel tapi yang di panggil tak kunjung keluar,
"Cari siapa buk tanya tetangga dewi,
"Saya mencari anak saya dan istrinya buk jawab bu mia,
"Oia kalo gak salah buk ,istrinya masuk rumah sakit semalam dan sepertinya gak pulang tu
"Ya allah, gimana ini mas
" Jangan panik buk pasti dewi baik baik saja ,kenapa ibuk gak telpin dia sih ucap nya
"Kalo bisa di telpon aku gak akan sepanik ini mas..,dari semalam no iwAn itu gak bisa di hubungi ,"Hari sudah pun malam baru saja bu mia akan pergi kerumah sakit tiba tiba mobil iwan berhenti," bu mia senang sekali melihat Dewi baik baik saja ,Gimana keadaan mu nak tanya bu mia "Baik bu mari masuk buk, pinta dewi," iwan beserta ayah nya mengikuti dari belakang "Sebenar nya iwan masih kecewa pada orang tua nya makanya ia milih diam,
"setelah sampai di dalam dewi menyuruh kedua mertua nya duduk "Buk dewi kedalam dulu ya, biar dewi bicara sama mas iwan dulu.
"Bu mia saat ini sangat terpukul melihat putra nya tak menyapanya,
"bu apa sebaiknya kita pulang saja,,
kelihatan nya anak kita sudah tak membutuhkan kita
"Mendengar itu dewi sedih sekali ia pun menghampiri mertua nya
"Jangan sesekali ayah, ibu berfikir seperti itu kami sangat membutuhkan mu apa lagi aku ayah ,,ibu walau ayah tak menyukai ku, tapi aku akan tetap menganggap mu ayah ku, maaf kan lah aku ayah, aku tak kan mengpengaruhi mas iwan jadi anak durhaka, percayalah ayah "ucap dewi ke mertua nya,
tampa mereka sadari iwan mengdengar kan semua penuturan dewi,
__ADS_1
"Bu mia berlalu kekamar tamu dan disusul oleh sang suami , sesampai nya di kamar , mereka duduk di tempat tidur sementara hendarawan merebahkan tubuhnya, bu mia masih memikirkan putra nya apa yang membuat ia begitu marah
"Apa karna aku membawa ayah nya ikut bersama ku"Lalu dewi kenapa dia kerumah sakit, "Istrahat dulu buk ini sudah malam , apa ibuk akan terus duduk di situ, tanya sang suami " Pak hendarawan senang sekali akhinya ada kesempatan buat meluk ibuk batin nya
" Tapi bu mia paham itu, jaga batasan mu mas ini bukan rumah kita "Tapi klo hanya sekadar meluk boleh donk ucap sang suami tampa dosa, bu mia merasa geli sendiri,melihat tingkah sang suami seperti baru menikah saja batin mia,
"Sementara di kamar iwan memikirkan sesuatu "Sayang maaf kan aku ya tak seharus nya aku membuat mu menangis selama ini aku janji akan membuat mu tersenyum walau aku tak pasti apa aku bisa memenuhi janji ku itu,batin iwan
"Malam sudah menjelang pagi, iwan terus terjaga, ada rasa bersalah yang menyelimuti hati nya , ia merasa bersalah kedewi.., memaksanya menikahinya ,dan memisah kan dari orng tua nya, dewi seperti anak yatim piatu ,tak sekalipun ia bertanya tentang keluarga nya ..,manusia macam apa aku ini ,
"Iwan terus merutuki diri nya sendiri,
"Seperti biasa ketika memjelang subuh dewi bangun dari tidur nya ,mengambil wudu terus solat ..,dewi memang tak pernah mengajak iwan solat ,karna dewi pernah mengajak iwan memjadi iman nya, lwan malah memarahi nya, semenjak saat itu tak pernah sama sekali mengajak sang suami solat ,walau dalam hati ingin sekali ia di iman kan oleh suami nya ,
"Semoga seatu hari nanti kamu bisa jadi iman ku kak amiin......, doa seorang istri,
"Semenjak dewi hamil ia tak pernsh menyentuh dapur lagi, bukan tampa alasan kondisi dewi yang lemah membuat ia terus saja istirahat ,perut dewi semangkin besar kegiatan sang bayi semangkin aktif ,dewi mengelus perut nya, "iwan menyaksikan itu hawatir dewi merasa keram lagi...,
"Sayang apa perut mu keram lagi.???
"Eh, kak sudah bangun, gak ko hanya saja dia terlalu aktif aku menenangkan nya,
"Sementara di kamar tamu bu mia dan suami tertidur dengan pulas nya seakan akan sudah lama tal tidur ,
bu mia tidak menyadari klo diam diam putranya melihat nya ,
"Kedatangan ayah dan ibu kerumah ku seatu yang menbuat aku sangat bahagia batin iwa
"Pagi pagi sekali iwan berangkat kekanror nya ia tidak pamit kepada ayah dan ibu nya tapi menitip pesan pada bi irah
"Bik...,sampai kan salam ku kemereka katakan jangan pergi kemana hari ini saya akan pulng cepat bik.."Oia. bik..,tolong jaga dewi jangan banyak beraktifitas kadihan tu bayi nya,
".Hari sudah jam 9 pagi ,,bu mia baru sadar klo sekarNg ini dia tidak berada di kamar nya melainkan di kamar tamu putra nya,
"Mas...,mas..,mas..,bangun mas mata hari sudah tinggi mas, "Pasti iwan sudah kekantor ini guman bu mia, lalu ia bergegas menuju kamar mandi sememtara pak hendarawan masih asyik dengan mimpi pagi nya setelah 30 menit akhirnya acara mandi bu mia kelar juga ,setelah berpakaian rapi ia bergegas keluar kamar tamu dan membiar kan sang suami tertidur dengan lelap nya,
__ADS_1
"Bi..., sapa bu mia ke bik irah
"Pagi nyonya, bagaimana kabar nyonya,??tanya bi irah "Aku baik bi,, apa den iwan sudah berangkat kerja bik?? "Sudah nyonya,,
"Dewi dimana..??"kalo non dewi di atas dia jarang turun karna kehamilannya itu berbeda dari orng lain nyonya,, dia harus extra istrahat,ada seaktu hari non dewi sakit,, nyonya ,dan di lari kan kerumah sakit,
l itu den iwan ada kerjaan penting keluar kota ,makanya kami memcari nyonya kemana mana, betapa terkejut nya den iwan ketika dia tak menemukan nyonya , malah di beri ampolop coklat sejak saat itu den iwan melarang keras , non dewi beraktivitas ,,
"Maaf nyonya.., bibik banyak bicara,
"Tidak apa apa,, bi aku sedih sekali mengdengar kan cerita bibik bu mia tak bisa menahan air matanya lagi
"Oia Buk ,,den iwan berpesan agar ibu jangan pulang dulu ada yang ingin den iwan katakan sama ibuk dan bapak...,
"Iya bik, kami gak akan pulang,,aku akan menemui dewi bik. apa dia sudah sarapan bik.."Sudah buk ,,sebelum kekantor tuan memberi sarapan pada non dewi buk..
"Ya sudah saya melihat dewi dulu ya bik..,
"Iya buk silah kan.., kadihan bu mia pasti serba salah, ikut anak ada suami nya yang kayak gitu ,,di ikuti anak rumah tangganya, akan hancur, semoga allah memberkan ketabahan pada mereka semua,batin bik irah
"Bu mia berlalu menaiki anak tangga menuju kamar dewi sesampai nya didepan kamar lama bu mia berdiri antara masuk atau tidak ia merasa bersalah pada putranya..,
"Aku masuk saja "Tok.., tok.., tok ..,"Dewi ini ivu nak boleh ibuk masuk nak..,
" Mendengar suara ibu dewi cepat cepat menjawab "Masuk buk pintu nya tak di kunci..,
" bu mia membuka gagang pintu kamar dewi dan masuk ia langsung memeluk menantu nya dan menangis...,Maaf kan ibu sayang bukan bemaksud ibu, menyakiti mu nak ,tapi keadaan lah yang buat ibu seperti ini ,
"Aku mengerti ibu"Oia gimana keadaan mu sekarang nak.., tanya Mertua dewi..,
"Aku baik bu hanya saja ia terlalu aktif sementara fisik ku sangat lemah,, aku takut ibu.. " Takut kenapa sayang?? ibu kan ada di sini nak,, apa yang kmu rasakan sekarang ..,
"Dewi takur gak bisa melihat anak dewi buk.., " Maksud nya. aku akan meninggal ..,
ibu...,dewi menangis begitu juga bu mia aku merasa tubuh ku semangkin lemah ibu..,
__ADS_1
Kasihan mas iwan klo harus membawaku kerumah sakit.., "Ibu jika memungkin kan temani lah aku ibu aku mohon.., aku akan bicara pada ayah ,
"Mendengar kata demi kata dari dewi bu mia semangkin merasa bersalah.. jangan bicara seperti itu wi insaallah kamu pasti kuat kamu itu wanita kuat nak ,ibu janji ,ibu akan menemani mu sampai kamu melahirkan, ibu janji..,,"Terimakasih ibu" dewi memeluk mertua nya dengan erat lagi lagi dewi menangis...,"Ya allah tahu kah mereka kalo aku sangat merindukan orang tua ku apakah aku harus tiada tampa mereka semoga ada keajaiban dan aku bisa bertemu keluarga ku...., batin dewi menangis amiiin..,