Tangisan Seorang Istri

Tangisan Seorang Istri
Makan Bersama


__ADS_3

Andree sangat bahagia


setelah sekian lama akhirnya


dia bisa makan bersama


putri tunggal nya,


"pa.., kalau ingin menangis,


menangis lah kami tidak melarang nya ko


iya kan mas ?


riski Terbatuk-batuk mendengar kan Aqira memanggil nya mas U


Uhuk..., Uhuk..,uhuk.


"pelan pelan Donk sayang


mulai sekarang kamu harus terbiasa dengan panggilan mas"


"iya..., ra ,maaf ya, "


makan, makan masih banyak ni,


ucap Andree


pada kedua pasangan ,


depan nya,


"iya pa,"


"papa..., gimana sih ,


kalau kami banyak makan


lalu aku gemuk


nanti pas jadi pengantin baju nya gak muat. terus riski gak


mau nikah sama Aqira


gimana?"


ha ha ha ha, "ada yang takut kehilangan ni," ucap Andree


menyindir putri nya


Andree tertawa lepas.


sudah lama ia tidak tertawa


lepas begitu,


Aqira senang melihat nya.


tampa sadar air matanya


jatuh di pipi nya .


yang mulus,


tapi sebelum ada yang menyadari ,


kalau dia sedang


menetes kan air mata,


Aqira cepat cepat menyapu dengan ujung jari nya,


tapi tampa ia sadari riski melihat nya, dari tadi


tapi sebelum Aqira menyadari kalau riski mengetahui nya sedang menangis ada baik nya


riski pura pura tidak melihat nya,dia gak mau kalau AQira merasa malu,nanti,nya


makan siang telah Salesei


Qiraa ayo kita Beres kan kamar mu sama sama ,


biar cepat selesai,"


"tapi apa gak.merepot kan mu ?


"ya gak lah ra...,"


"baik lah ayo, kau ikut lah dengan ku tapi sebelum itu


minta izin dulu sama papa?"


"iya.., iya., ayo kita temui


papa dulu ,tapi di mana papa


ra..,?"di ruang kerja mas...riski?


ucap Aqira


, Aqira berjalan


di ikuti riski ,hanya dengan beberapa langkah sampai lah Aqira, di kamar khusus kerjaan, riski berdiri


mengikuti AQira di depan kamar.lalu Aqira mengetuk


pintu ruang kerja Andree ,


tok..., tok.... tok...


"Siapaaaa..,?"


"riski pa,"


Andree pun berdiri dari duduk


lalu membuka pintu ,


"ada apa riski,?"


"riski ingin minta izin,pa.


mau bantu Aqira memberes kan kamar agar dia gak kecapean, besok saat berangkat kuliah,"


"baik lah nak,papa izin kan


tapi ingat. kalian jangan


macam macem kalian


belum menikah,"


"terimakasih pa "


ucap riski dan Aqira


Andre tidak menjawab nya


iya hanya tersenyum

__ADS_1


melihat tingkah putri nya


Aqira dan riski pun segera masuk ke kamar ,


lalu buru buru memberes kan


nya ,riski sangat takjub


melihat luas nya kamar Aqira


kamat mandi juga besar


"mas...,udah Donk ngeliatin sekeliling kamar nanti keburu malam ,"


"iya maaf,


Qiraa ...,sebaik nya foto mama kamu ,


kamu letak kan di sana,


agar kalau kamu .mau pergi. atau pun .masuk kamar


gambar yang pertama


kamu lihat ada lah gambar mama iya kan?"


"kau benar mas. terimakasih "


"sama sama,ra "


riski mulai menata kamar Aqira


dengan selera riski ,


Aqira tidak keberatan dengan hal itu ,


"riski.....,"


"Hmmm,"


"terimakasih banyak ya..,


untuk hari ini "


"iya..., sama sama,


ra..,riski senang kau panggil mas ,"


mulai sekarang riski akan


membuka hati ku untuk mu


wahai calon istri ku ,batin riski


"sekali lagi terimakasih ya mas,"


"iya ra.., jangan berterimakasih terus Donk riski merasa gak enak ,


sebaik nya kamu bersih kan diri dulu.sana,


kelihatan nya kamu capek banget "


Aqira tak menjawab


ucapan riski


Aqira mengambil sebuah bingkai foto ukuran sedang lalu iya Meletakkan kan


di dinding berdampingan dengan foto almarhum ibu nya


lalu iya berkata


"mama.ara sudah menemukan


untuk menjaga putri mu ini .


nama nya riski Narendra rizwan ma,


ara berharap mama menyukai nya ,Restu.i lah kami ,


doa kan lah agar pernikahan kami Lenggeng hingga ke akhir hayat "Amin


riski tak percaya kalau Aqira benar benar mencintai nya


selama ini dia pikir Aqira hanya


bercanda ,


"ra...,apa kau sungguh mencintai ku .


apa kau tak menyesal nanti nya ,"


"selama bertahun tahun aku mencintai mu mas .


bersikap bodoh


terkadang bertingkah seperti orang gila.


itu semua ku lakukan agar


kamu bisa peka sedikit saja."


"maaf kan riski ya"


"iya mas aku akan menunggu mu, sampai mas benar benar


jatuh cinta pada ku.


jika mas ingin membatalkan kan pernikahan ini aku gak


apa apa ko mas ,"


tidak Raa..,apa pun yang terjadi


riski takkan membatalkan kan pernikahan ini .


mungkin saat ini riski belum bisa. mencintai mu,


tapi aku berjanji aku akan berusaha membuka hati ku untuk mu"


Aqira memeluk riski penuh haru


terimakasih mas


aku akan menunggu saat itu tiba ,


riski pun membalas penuh haru


riski yang seharusnya nya


berterimakasih pada mu


karna kau mau memberikan riski kesempatan,"


karna semua sudah selesai


riski pamit pulang setelah makan malam karna memang waktu riski datang kerumah Aqira bukan lah waktu makan siang tapi waktu makan sore


he..he..he..,merangkap gitu deh

__ADS_1


sekalian gitu


waktu pernikahan sudah


dekat semua persiapan sudah matang semua keluarga dewi di undang semula riski ingin pernikahan nya sederhana mendadak berubah dalam waktu 3 minggu terakhir ini


ada lah hari bersejarah dalam hidup ku,


riski tidak akan


menyayangkan nya .


riski hanya ingin menikah sekali seumur hidup,


itu lah janji riski pada mu ya allah ,


mama dewi dan mama natasya kalian kan semua sudah di surga riski mohon


doa kan kami agar pernikahan yang ku jalani nanti


bahagia sampai maut memisah kan kita ,amin batin riski


setelah riski berdoa dalam hati ia pun mencium foto mama nya


lalu kemudian .terdengar suara ketukan pintu


tok.. tok.. tok..,


:riski ini mama ,"


iya ma..,bentar ."riski pun bergegas membuka pintu


kamar nya


masuk lah ma.., mama duduk


di sini .


"riski ingin berbaring di pangkuan mama sebentar ."


"berbaring lah sayang,


mama akan mendongeng


untuk mu sayang,


setelah kau menikah nanti mama tidak bisa mendongeng lagi untuk mu,"


saat ini riski tidak butuh dongeng Riski butuh mama "


"ada apa sayang,


apa yang membuat mu.


begitu gelisah ?"


riski takut ma.


tidak bisa.


membahagiakan kan Aqira .


riski takut Aqira akan menderita


seperti mama mellysa ,mama dewi ,"


"tapi kenapa kau berfikir begitu ?"


karna dari kecil riski selalu melihat mama menangis. ,


bukan kah dulu kita pernah


pergi dari papa ,


hanya karna papa acuh tak acuh sama mama,"


"sayang ,papa ,sama .kamu ,


itu beda,"


"beda apa nya ma.


riski anak nya papa pasti ada sifat papa yang nurun sama riski ma,"


kamu anak mama,


sifat lemah kamu pasti sama seperti mama ,


mudah mengalah meskipun


itu sakit .


tapi tetap harus di tahan


demi kebahagian orang yang kita cintai ,


papa kamu, mencintai


mbak dewi, sulit bagi mama


mengantikan kan posisi nya di hati papa mu ."


bergetar suara Melisa.


menahan sesak


yang menghimpit dada nya. mengatakan semua itu


ada rasa sakit di hati nya .


karna melysa sadar betul kalau selama ini suami nya hanya mencintai almarhum istri pertama nya ,


"apa kah selama ini mama bahagia hidup bersama papa?"


mama mencintai papa mu


tentu saja mama bahagia ,


"lalu kenapa mama selalu menangis ?"


"mama tidak bisa menjawabnya nya .sayang,


nanti kamu akan tau sendiri


setelah kamu menikah,"


"maaf kan semua kesalahan


papa ,ma,"


"iya sayang "


********************************


sakit memang bila kita mencintai orang ,


tapi orang yang kita cintai


tidak pernah mencintai kita

__ADS_1


bagi nya kita ada lah


hanya teman tidur saja


__ADS_2