
Andree sangat bahagia
setelah sekian lama akhirnya
dia bisa makan bersama
putri tunggal nya,
"pa.., kalau ingin menangis,
menangis lah kami tidak melarang nya ko
iya kan mas ?
riski Terbatuk-batuk mendengar kan Aqira memanggil nya mas U
Uhuk..., Uhuk..,uhuk.
"pelan pelan Donk sayang
mulai sekarang kamu harus terbiasa dengan panggilan mas"
"iya..., ra ,maaf ya, "
makan, makan masih banyak ni,
ucap Andree
pada kedua pasangan ,
depan nya,
"iya pa,"
"papa..., gimana sih ,
kalau kami banyak makan
lalu aku gemuk
nanti pas jadi pengantin baju nya gak muat. terus riski gak
mau nikah sama Aqira
gimana?"
ha ha ha ha, "ada yang takut kehilangan ni," ucap Andree
menyindir putri nya
Andree tertawa lepas.
sudah lama ia tidak tertawa
lepas begitu,
Aqira senang melihat nya.
tampa sadar air matanya
jatuh di pipi nya .
yang mulus,
tapi sebelum ada yang menyadari ,
kalau dia sedang
menetes kan air mata,
Aqira cepat cepat menyapu dengan ujung jari nya,
tapi tampa ia sadari riski melihat nya, dari tadi
tapi sebelum Aqira menyadari kalau riski mengetahui nya sedang menangis ada baik nya
riski pura pura tidak melihat nya,dia gak mau kalau AQira merasa malu,nanti,nya
makan siang telah Salesei
Qiraa ayo kita Beres kan kamar mu sama sama ,
biar cepat selesai,"
"tapi apa gak.merepot kan mu ?
"ya gak lah ra...,"
"baik lah ayo, kau ikut lah dengan ku tapi sebelum itu
minta izin dulu sama papa?"
"iya.., iya., ayo kita temui
papa dulu ,tapi di mana papa
ra..,?"di ruang kerja mas...riski?
ucap Aqira
, Aqira berjalan
di ikuti riski ,hanya dengan beberapa langkah sampai lah Aqira, di kamar khusus kerjaan, riski berdiri
mengikuti AQira di depan kamar.lalu Aqira mengetuk
pintu ruang kerja Andree ,
tok..., tok.... tok...
"Siapaaaa..,?"
"riski pa,"
Andree pun berdiri dari duduk
lalu membuka pintu ,
"ada apa riski,?"
"riski ingin minta izin,pa.
mau bantu Aqira memberes kan kamar agar dia gak kecapean, besok saat berangkat kuliah,"
"baik lah nak,papa izin kan
tapi ingat. kalian jangan
macam macem kalian
belum menikah,"
"terimakasih pa "
ucap riski dan Aqira
Andre tidak menjawab nya
iya hanya tersenyum
__ADS_1
melihat tingkah putri nya
Aqira dan riski pun segera masuk ke kamar ,
lalu buru buru memberes kan
nya ,riski sangat takjub
melihat luas nya kamar Aqira
kamat mandi juga besar
"mas...,udah Donk ngeliatin sekeliling kamar nanti keburu malam ,"
"iya maaf,
Qiraa ...,sebaik nya foto mama kamu ,
kamu letak kan di sana,
agar kalau kamu .mau pergi. atau pun .masuk kamar
gambar yang pertama
kamu lihat ada lah gambar mama iya kan?"
"kau benar mas. terimakasih "
"sama sama,ra "
riski mulai menata kamar Aqira
dengan selera riski ,
Aqira tidak keberatan dengan hal itu ,
"riski.....,"
"Hmmm,"
"terimakasih banyak ya..,
untuk hari ini "
"iya..., sama sama,
ra..,riski senang kau panggil mas ,"
mulai sekarang riski akan
membuka hati ku untuk mu
wahai calon istri ku ,batin riski
"sekali lagi terimakasih ya mas,"
"iya ra.., jangan berterimakasih terus Donk riski merasa gak enak ,
sebaik nya kamu bersih kan diri dulu.sana,
kelihatan nya kamu capek banget "
Aqira tak menjawab
ucapan riski
Aqira mengambil sebuah bingkai foto ukuran sedang lalu iya Meletakkan kan
di dinding berdampingan dengan foto almarhum ibu nya
lalu iya berkata
"mama.ara sudah menemukan
untuk menjaga putri mu ini .
nama nya riski Narendra rizwan ma,
ara berharap mama menyukai nya ,Restu.i lah kami ,
doa kan lah agar pernikahan kami Lenggeng hingga ke akhir hayat "Amin
riski tak percaya kalau Aqira benar benar mencintai nya
selama ini dia pikir Aqira hanya
bercanda ,
"ra...,apa kau sungguh mencintai ku .
apa kau tak menyesal nanti nya ,"
"selama bertahun tahun aku mencintai mu mas .
bersikap bodoh
terkadang bertingkah seperti orang gila.
itu semua ku lakukan agar
kamu bisa peka sedikit saja."
"maaf kan riski ya"
"iya mas aku akan menunggu mu, sampai mas benar benar
jatuh cinta pada ku.
jika mas ingin membatalkan kan pernikahan ini aku gak
apa apa ko mas ,"
tidak Raa..,apa pun yang terjadi
riski takkan membatalkan kan pernikahan ini .
mungkin saat ini riski belum bisa. mencintai mu,
tapi aku berjanji aku akan berusaha membuka hati ku untuk mu"
Aqira memeluk riski penuh haru
terimakasih mas
aku akan menunggu saat itu tiba ,
riski pun membalas penuh haru
riski yang seharusnya nya
berterimakasih pada mu
karna kau mau memberikan riski kesempatan,"
karna semua sudah selesai
riski pamit pulang setelah makan malam karna memang waktu riski datang kerumah Aqira bukan lah waktu makan siang tapi waktu makan sore
he..he..he..,merangkap gitu deh
__ADS_1
sekalian gitu
waktu pernikahan sudah
dekat semua persiapan sudah matang semua keluarga dewi di undang semula riski ingin pernikahan nya sederhana mendadak berubah dalam waktu 3 minggu terakhir ini
ada lah hari bersejarah dalam hidup ku,
riski tidak akan
menyayangkan nya .
riski hanya ingin menikah sekali seumur hidup,
itu lah janji riski pada mu ya allah ,
mama dewi dan mama natasya kalian kan semua sudah di surga riski mohon
doa kan kami agar pernikahan yang ku jalani nanti
bahagia sampai maut memisah kan kita ,amin batin riski
setelah riski berdoa dalam hati ia pun mencium foto mama nya
lalu kemudian .terdengar suara ketukan pintu
tok.. tok.. tok..,
:riski ini mama ,"
iya ma..,bentar ."riski pun bergegas membuka pintu
kamar nya
masuk lah ma.., mama duduk
di sini .
"riski ingin berbaring di pangkuan mama sebentar ."
"berbaring lah sayang,
mama akan mendongeng
untuk mu sayang,
setelah kau menikah nanti mama tidak bisa mendongeng lagi untuk mu,"
saat ini riski tidak butuh dongeng Riski butuh mama "
"ada apa sayang,
apa yang membuat mu.
begitu gelisah ?"
riski takut ma.
tidak bisa.
membahagiakan kan Aqira .
riski takut Aqira akan menderita
seperti mama mellysa ,mama dewi ,"
"tapi kenapa kau berfikir begitu ?"
karna dari kecil riski selalu melihat mama menangis. ,
bukan kah dulu kita pernah
pergi dari papa ,
hanya karna papa acuh tak acuh sama mama,"
"sayang ,papa ,sama .kamu ,
itu beda,"
"beda apa nya ma.
riski anak nya papa pasti ada sifat papa yang nurun sama riski ma,"
kamu anak mama,
sifat lemah kamu pasti sama seperti mama ,
mudah mengalah meskipun
itu sakit .
tapi tetap harus di tahan
demi kebahagian orang yang kita cintai ,
papa kamu, mencintai
mbak dewi, sulit bagi mama
mengantikan kan posisi nya di hati papa mu ."
bergetar suara Melisa.
menahan sesak
yang menghimpit dada nya. mengatakan semua itu
ada rasa sakit di hati nya .
karna melysa sadar betul kalau selama ini suami nya hanya mencintai almarhum istri pertama nya ,
"apa kah selama ini mama bahagia hidup bersama papa?"
mama mencintai papa mu
tentu saja mama bahagia ,
"lalu kenapa mama selalu menangis ?"
"mama tidak bisa menjawabnya nya .sayang,
nanti kamu akan tau sendiri
setelah kamu menikah,"
"maaf kan semua kesalahan
papa ,ma,"
"iya sayang "
********************************
sakit memang bila kita mencintai orang ,
tapi orang yang kita cintai
tidak pernah mencintai kita
__ADS_1
bagi nya kita ada lah
hanya teman tidur saja