
Semua begitu cepat berlalu anisa sudah punya anak .riski sudah SMA.
sedangkan fadila belum di ketauhui
siapa dia sebenarnya .
kini mia dan putra nya sudah hidup terpisah
iwan sudah pindah di rumah besar nya. mia tetep tinggal di apartemen milik iwan
bersama bik irah dan fadila
sementara sandara sudah jatuh miskin.
sedang kan hendarawan sudah mulai bangkit
walaupun belum setabil.
Tak terasa sebulan sudah iwan di rumah
Besar nya di mana semua kenangan pahit Dan manis bersama Dewi ada di situ.
Di kamar ini lah iwan selalu membuat dewi Menangis di sofa ini lah iya menghabis kan Malamm malam panjang nya tampa belaian Seorang suami,
"Sayang andai saja waktu bisa aku putar
Aku akan memutar nya agar aku bisa Menebus semua kesilapan ku dulu
Maaf kan aku sayang.
Aku sangat menyesali nya
Iwan tak menyadari akibat perbuatan nya itu Ia melukai hati mellysa.
Waktu terus berlalu iwan masih terus.
Asyik dengan dunia hayal nya. sehingga iya Tak menyadari kalau putra nya sudah besar. Riski selalu memperhatikan tingkah laku Ayah nya yang sudah sangat.
menyakiti Mellysa riski pun mengerti perasaan mellysa.
"Maa.aku menyayangi mu
Jangan pernah mama meninggal kan ku
walau apa pun yang terjadi ma
cukup lah mama dewi yang meninggal kan ku jangan sampai mama mellysa juga ya,
"sayang kenapa kau sampai
berfikir mama akan meninggal kan mu?
"aku sudah besar ma aku melihat semua nya
sikap papa ke mama.
aku juga melihat mama menangis setiap malam.aku yakin mama dewi pun tak kan mau melihat mama menangis seperti ini
mellysa merangkul putra tiri nya itu
"aku mungkin tak mendapat kan cinta mu mas
tapi putra mu sangat mencintai ku
itu lebih dari cukup buat ku
besok aku akan pergi ke imeigerasi buat kan reza paspor aku akan membawa kedua putra ku pergi dari sini batin mellysa
sayang mama mau tanya boleh.
"Boleh donk ma,
"Jika kita pergi berlibur keluar negri.
apa kau akan ikut mama?
"Tentu saja aku ikut mama
Iwan tidak menyadari kalau mellysa dan Kedua putra nya akan meninggal kan nya Keluar negeri. iya sibuk dengan dunia nya
Sendiri ketika dewi hidup iya tak menganggap nya ada ketika iya sudah meninggal iya Sangat mencintai nya cinta yang aneh
Pagi ini iwan bangun seperti biasa. sedikit Pun iya tak curiga kalau riski dan reza sudah Tak di rumah.
"Sayang hari ini kan hari libur bagaimana kalau kita pergi keluar kota.
Iwan menikmati
Sarapan nya tampa bertanya
Kemana semua orang .
Kenapa ko sepi.
Setelah selesai sarapan ia baru menyadari
Ada yang aneh dengan rumah ini.
Tak biasa nya seperti ini. iya memerika
Seisi kamar mulai dari kamar riski kamar reza
__ADS_1
Kemudian kekamar nya dan melllysa
Ternyata pakaian mereka tidak ada
Iwan pun segera menghubungi mellysa
Tapi tak ada jawaban kemudian
Ke riski .., riski tak juga menjawab nya
Kali ini beralih@
"Aku mohon buk angkat
Semoga mereka ada rumah ibuk
semoga saja dugaan ku salah
Iwan terus berbicara pada diri sendiri.
Sekali pun ia tak bertanya pada pembantunya
Sungguh iwan buat#masalah saja apa sudah Siap kehilangan putra putra nya .
"Ya....,ampun aku ini memang bodoh
Kenapa gak aku tanyakan pada bibik
Iwan kembali l memcari bibik.
Bik...,bibik. kau dimana?
Ya ampun kenapa semua orang meninggal Kan ku iwan mondar mandir seperti setrikaan
Setelah menunggu cukup lama akhir nya Pembantu rumah nya pun pulang
"Lama banget sih bik
"Biasa nya juga jam segini baru
pulang tuan.
oia tuan kenapa menunggu saya?
Bik apa kamu tau nyonya kemana?
"Tau,
"Kemana mereka bik ?
"Mereka pergi keluar nengeri tuan,
"Bibi pasti bohong
Dengan cepat iwan mengambil surat tersebut
"Aslamualaikum papa,
Ketika papa membaca surat ini kami sudah Sangat jauh dari papa
Aku dan kedua putra mu akan pergi jauh dari
Hidup mu tidak ada yang bisa aku ucap kan
Aku hanya berpesan. jaga makan. mu dan
Jaga kesehatan mu salam buat ibu
"Riski...,apa salah papa?
kenapa kau pergi nak
Tampa pikir panjang iwan meraih.
Kunci mobil nya
Dan mengemudi dengan cepat tinggi Kerumah ibu nya tak butuh waktu lama .
Akhir nya iwan pun sampai di rumah
Ibu nya
Tampa memberi salam
Ia berteriak.
"ibu..., ibu.., aku hancur ibu anak anak dan Istriku meninggal kan ku
Tolong aku ibu aku tak bisa hidup
Tampa mereka ibu.
Mia keluar dari kamar nya dengan santai
Karna sudah lama ia tau kalau iwan tak Peduli sama mereka karna sebelum Berangkat keluar negeri berulang kali riski Mengadu ke oma nya kalau papa nya
Sudah tak menganggap nya ada.
"Kenapa ibu diam saja aku mohon ibu lakukan sesuatu aku mohon
"Tidak ada yang perlu kau lakukan wan
__ADS_1
Istri mu telah pulang ke negaranya
Kalau soal riski dia sudah besar seatu
Hari nanti dia akan. mencari papa nya
"Tidak ibu aku tidak akan membiar kan mereka Pergi
Tuk apa kau mencari nya jika kau masih Menomor satu kan dewi. ?
Sadar lah nak ..,dewi Sudah tiada masa depan mu ada bersama Mellysa
"Wan ..,jika kau menelantar kan mereka
Apa bedanya kau dengan ayah mu
iwan hanya diam mendengar kan nasehat ibu nya apa yang ibu nya katakan semua nya benar
kini baru ia sadar kalau mellysa bukan lah dewi yang hanya menanti dan terus mananti
sampai akhir nya ia pergi untuk selamanya
"Bu apa yang harus aku lakukan sekarang?
"Berdoa wan.., somoga anak dan
Istri mu kembali.
"Tapi gimana jika mereka tak kembali bu?
"Serah kan semua pada allah jangan putus Asa terus berdoa dan ikhtiar insya allah
Doa mu pasti di dengarkan allah
"Terimakasih ya bu .selama ini ibu selalu ada
bwuat ku .iwan menyandarkan kepalanya
Di pangkuan ibu nya. mia dapat merasa kan Tetesan air mata putra nya
"Sungguh malang nasib nak dulu kau tak Menghargai istrimu setelah dia tiada kau Baru merasakan petapa berharga nya dia di Sisi mu sementara mellysa Sangat mencintai Mu malah kau sia sia kan
Semoga allah mempertemukan kalian lagi Amin. batin mia
Hari demi hari iwan hidup tampa anak dan Istrinya .itu membuat nya bekerja
Dan bekerja tampa mengenal waktu tampa
Mengenal lelah itu semua ia lakukan agar Bisa melupakan masalah dalam hidup nya
Iwan mungkin sukses di bidang bisnis tapi Gagal di bidang cinta
Begitulah kehidupan iwan .
Selama di tinggal Pergi mellysa .
Hidup nya tidak karuan
Berulang kali iya memcoba menghubungi Riski maupun mellysa tapi tak pernah sekali Pun di angkat oleh mereka .
Hingga pada suatu pagi
Iwan mendapatkan
Kabar dari kota G kalau perusahaan nya Yang ada di sana bermasalah
Mau tidak mau iwan harus turun
tangan sendiri
Sebelum berangkat ke kota G iwan
Mampir ke rumah ibu nya.
Sesampainya di rumah mia
Iwan pun menemui ibu nya
"Buk aku akan ke kota G tuk beberapa hari
Tolong sering sering mampir ke rumah siapa Tau riski pulang.
"Iya nak pasti ibuk kabari
"ya sudah buk aku pergi dulu
Aslamualaikum
"Waalaikumsalam
ya allah lindungilah putra ku
selama dalam perjalanan nya
ya allah buka kan lah pintu hati mellysa
agar ia kembali ke sisi iwan.
batin mia yang tak henti henti nya berdoaπππππππππππππππππ
mohon maaf ya gays baru up lagi maklum baru sehat terimakasih yang masih terus
__ADS_1
bersama ku terus dukung aku ya tampa kalian karya ku bukan apa apa
ππππππππππππππππ