Tangisan Seorang Istri

Tangisan Seorang Istri
Hendarawan&Mia


__ADS_3

"Di kota D"


"Ayah kita sudah sampai.


"Apa ayah akan manemui ibu ?


"Tidak. wan ayah belum siap, "Gimana kalau ayah ikut Kerumah ku saja.


"Tidak usah. aku akan cari Apartemen aja,


"Tapi ayah


"Iwan ayah mohon biar kan Ayah sendiri dulu,


"Apa kita sudah sampai?


Tanya riski yang ketiduran


Di dalam mobil.


Sebaik nya opa tunggu oma di Rumah kita saja iya kan mama?


"Sayang. opa ada kerjaan


Di kantor biar kan opa selesai Kan dulu


Nanti kalau kerjaan opa dah Siap dia pasti datang


Jumpa Oma


"Janji opa.


"Janji. salam sama oma ok


"Wan Ayah pergi dulu.


Aslamualaikum


"Waalaikum salam


"Pa .kira kira kalau ibu ketemu "Ayah apa yang akan terjadi?


"Entah lah ma. papa juga


Gak Tau .


Kita mau bercerita di luar atau Kita masuk dulu istirahat


"He he he


Lupa kalau kita sudah sampai


"Mama ,adek lapar.


"Kacian nya anak mama


Sabar ya sayang


Bentar ya mama ganti


Baju dulu


Mellysa menuju kamar yang Biasa ia pakai sebelum Meninggal kan rumah


"Sayang kamu mau kemana??


"Mau kekamar papa.


"Semua barang barang mama Sudah papa pindah kan Kekamar utama,


Mellysa melihat suami nya Penuh tanda tanya


"Janagan melihat papa begitu


Semua barang barang dewi Sudah papa tempat kan


Di tempat yang aman


Ayo sayang jangan bengon Mellysa tak membantah


Iya pun memasuki kamar Utama di rumah besar itu tuk Pertama kali nya.


"Wah besar sekali pa


Lalu kemana foto


Mbak dewi pa,


Ada sayang,


Yang pasti bukan di kamar Kita. iwan memeluk istri nya


Setelah mama pergi aku baru Menyadari kalau papa Mencintai mama


apwa kah papa sudah melupa Kan mbak dewi ??


Tentu saja tidak sayang ,


Dewi punya tempat tersendiri di Hati papa begitu juga sebalik Nya terimakasih ya sayang


Kau telah sabar menghadapi Sikap ku yang dingin,


Terimakasih juga karna mama Selalu merawat riski


dengan Baik


"Apa kah suami istri itu ada kata Terimkasih pa.


"Tidak ada sayang,


"Tunggu dulu dari mana mama Dapat bahasa seperti itu


"Bahasa seperti mah biasa


Kali pa,


"Iya mama benar,


"Di tempat mia "


"Sintia apa perlengkapan Sekolah mu sudah siap semua


"Sudah bu ,


"Sudah hampir dua minggu Kakak mu pergi gak ada kabar Riski juga gak menelpon. ibu


"Anisa pergi berlibur


Entah Kemana semua orang


:Oia ibu


kak mellysa sudah kembali


ke Indonesia


"Masa iya .kenapa gak


Ngabari ibu,


"Ya ..,paling mau buat kejutan


Buat ibu ,


Tapi dari mana kamu tau tia?? Riski buat setatus ibu


Tapi seperti Nya dia bareng Mas iwan.


" Coba ambil kan hp ibu


Ibu akan menelpon kakak mu


Belum sempat tersambung tiba Tiba bel pintu berbunyi


Dengan cepat sintia membuka Pintu...,


Kak mellysa.


Aslamualaikum .ibu,


Waalaikumsalam sayang


Aku merindukan ibu


Ibu juga merindukan kalian

__ADS_1


Di mana iwan


Aku disini ibu


Syukurlah kau pergi Memjemput anak istrimu jika Tidak .ibu tidak tau bagaimana Nasib perkawanan kalian


"Tapi bu mas iwan tak Memjemput kami,


Secara kebetulan saja


Mas iwan ada kerjaan di kota T Dan kami pergi berlibur di sana


Semua tak ada yang tau kalau Kami akan bertemu di sana, "Semua sudah di atur oleh yang "Maha kuasa, ucap mia


Apa pun cerita nya kalian telah Kembali ibu berharap kamu Jangan pergi pergi lagi ibu Mohon


Sebaik nya kita makan malam Bersama sudah lama rasa nya kita tidak makan bersama


"Iya ibu lagi pula ada yang ingin "Iwan sampai kan


"Baik lah.


"Bi irah siap kan makan malam ucap mia


"Bik irah apakah bibik tak Merindukan ku ??tanya iwan


"Buat apa kita merindukan Orang yang tak merindukan kita iya kan sintia


"Bener banget bi


"Iwan kau seperti putra ku Bagaimana mungkin seorang Ibu tidak merindukan putra nya


Kesinlah nak peluk bibik


Akhir nya iwan ku kembali


Bibik pun berlalu meninggal Kan mereka


Setelah hidangan selesai


Mereka pun makan malam Bersama tidak butuh waktu Lama buat mereka makan Malam setelah selesai iwan Mengajak ibu nya keruang kerja


"Ada apa wan ?


Seperti nya ini Sangat penting .


"Iya bu ini penting


Tapi sebelum nya aku mau Minta maaf .apa yang akan aku Sampai kan mungkin membuat Ibu sakit hati


"Apa ini ada hubungannya Dengan ayah mu wan??


"iya ibu


"Ada apa dengan nya?


"Ayah baik baik saja ibu,


"Ayah sudah berhasil


Bangkit kembali


"Lalu apa hubungannya


Dengan Ibu ayah mu bukan lah Suami ibu dan ibu ikut senang Jika ayah mu sudah sukses ,


Sebenar nya ayah memang Peria hebat dia juga sangat Pintar mengelola perusahaan dan ibu tidak heran jika ia bangkit dengan cepat tapi dia juga pintar dalam merayu wanita


"Ibu.., jika ayah ingin meminta Maaf pada ibu


Apa kah ibu memaaf kan nya ??"Sudah lama ibu Memaafkan nya


Tapi untuk hidup bersama,


Ibu tak bisa wan


Hati ibu terlanjur sakit


Apa yang akan ibu lakukan jika Ayah tiba tiba datang


Ke rumah ibu ??


"Sebagai sesama islam ibu Tidak akan memutus kan Silaturahmi Biar kan ia Menemui ibu,


Ibu tidak akan mengusir nya


Aku permisi pulang ibu,


"Iwan pun melangkah


Meninggal kan ibu nya


Tapi sebelum ia keluar mia Kembali memanggil


"Iwan dimana ayah mu sekarang ?


"Ayah tinggal di apartemen ibu,


"ya sudah ,


iwan kembali kerumah nya


Ada perasaan lega di hati nya


Iwan merogoh kantong nya dan Memgambil hp nya


Aku akan mengundang ayah Kerumah sekarang batin iwan


Tersambung


"Alamualaikum ayah


"Waalaikum salam


"Bisa gak ayah datang kerumah.


Sekarang ada yang ingin iwan Sampai kan ke ayah ,


"Iya baik lah 15menit lagi ayah sampai


"Heran melihat mas iwan Bersemangat sekali Mempertemukan ibu dengan Ayah padahal dulu iya sangat Membenci ayah nya


Batin mellysa


"Pa aku keatas dulu ya Kelihatannya reza juga


sudah Tidur


" Iya ma


"Setelah menunggu kurang Lebih 20 menit akhir nya Hendarawan pun tiba


Bel pintu berbunyi


"Bik tolong buka kan pintu


"Iya tuan


Silah masuk tuan


Tuan muda sudah menunggu


"Terimakasih bik


"Mari ayah silah duduk


Tidak ada yang berubah Dengan rumah ini masih tetap Sama seperti dulu


"Iya ayah


Ada apa wan?? apa yang ingin Kau sampai kan ?


"Ayah aku sudah mengabari ibu


Ibu tidak keberatan jika ayah Datang kerumah nya


"Benar kah itu wan?


"Iya ayah


"Baik lah besok ayah akan Menemui ibu mu tapi bukan di Rumah nya


Tapi di sini


Jika kau tak keberatan

__ADS_1


"Sama sekali tidak ayah


Besok pagi hubungilah ibu mu Aku akan menui nya jam10 pagi


"Ayah sebaik nya ayah Menginap saja di sini


"ya sudah ,terimakasih Wan


"Ayah istirahat saja dulu di Kamar tamu tidak apa apa kan ayah?


"Tidak apa apa nak


wan maaf kan ayah


Ayah khilaf


"Iwan juga minta maaf ayah Telah menghakimi ayah waktu Itu sungguh aku menyesali nya Ayah saat itu aku sangat marah sehingg aku tidak tau harus Berbuat apa maaf kan aku ayah


Sungguh luar biasa takdir mempermainkan hidup Seseorang siapa sangka Seorang pengusaha sukses Yang dulu ia memiliki istana ini


Kini iya menjadi tamu


Begitu lah nasib seperti roda


Kadang di atas kadang di Bawah


Malam terasa cepat berlalu


Kini hendarawan bener bener Sudah sadar ia pun sudah Melaksanakan


Sholat lima waktu .


Iwan hampir tak percaya.


Dulu di rumah ini hanya dewi yang selalu sholat


Kini ayah pun sholat.


Sarapan pun sudah siap


Mereka sarapan bersama


"Ayah aku sudah


Menghubungi ibu.


Kata nya bentar lagi


Ibu akan datang


Setelah menunggu


Beberapa menit akhirnya mia. Pun sampai


Suara bel pintu terdengar


Tanda nya ada tamu .


"Aslamualaikum


"waalaikum salam


"Silah kan masuk nyonya


Mbok seri mempersilah kan Mia masuk


Dari rumah,


Mia sudah mempersiapkan


Diri tuk ketemu


Mantan suami


Hendarawan di kamar


Saat mia datang


Ketika ia akan keluar


ia tak sengaja melihat


mia dari jauh


"ya allah kamu semangkin Cantik aja mia .


"Di mana ayah mu wan ?


"Ada di kamar nya ,


"Kalau mellysa kamana??


"Oo. mellysa sedang belanja bulanan di supermarket terdekat,


"Ooo, gitu


Mia maupun iwan tidak Menyadari kalau dari tadi


Hendarawan sudah berdiri di Belakang mereka


"Aslamualaikum. mia


Waalaikum salam mas,


Mia melihat kearah Hendarawan


Ternyata dia masaih Hendarawan yang dulu tampan Gagah tapi sepertinya dia sedikit ada perbedaan


Tapi ya sudah lah


Dia kan bukan siapa siapa ku Batin mia ,


"Apa kabar kamu mas?


"Kabar ku baik mia ,


"Ayah bicara pada ibu .


Aku akan menjemput reza.


"Mari mas kita bicara


Di ruang Tamu saja


Mari ucap hendarawan


"siwlah kan duduk mas


"Iya terimakasih


"Langsung saja ke inti nya


Mas , mengajak ku ketemu


"Iya sebelum nya


Aku mohon maaf mungkin


Apa yang akan aku katakan kau akan semangkin


Membenci ku


"Aku tidak akan .


Berbasa basi Mia


Maka dengar kan baik baik


Dan bawa bertenang ok


"jangan banyak neka neko


Nya mas


Iya aku jujur mia sintia itu anak nya sandara mia


mia syok bukan main


Iya tak percaya kalau anak yang selama ini iya sayangi seperti anak sendiri ternyata anak musuh nya


karna terlalu syok Akhirnya mia pun pinsan


"ya allah maaf kan aku aku tak bermaksud menyakitimu.


💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞'

__ADS_1


terus lah mendukungku


hai teman teman semua


__ADS_2