
hari sudah semangkin
sore tidak lama lagi masuk waktu magrib mereka masih berbicara satu sama lain
tiba penbicaraan inti nya
"riski mari kita bicara serius "
"iya paman.
sebenar nya mama mu itu
ber asal dari keluarga yang sangat miskin karna kemiskinan itu mama mu mau menikahi papa mu,
"apa kah mereka tak saling mencintai paman??
mereka tidak saling mencintai
mereka hanya terkait antara bos dan bawahan
pada suatu hari kakek mu
sakit dan harus di bawa ke rumah sakit dan ketika itu kehidupan kami benar bener tak memungkinkan tuk membawa kakek mu ke rumah sakit, "tapi kenapa nek?
itu karna kami emang gak punya uang sama sekali
jangan kan buat berobat buat makan aja susah
di tengah keputus asaan kami tiba tiba papa mu menawar kan
bantuan dengan syarat mama mu harus menikah dengan nya
waktu itu kami tidak tau semua ini tampa pikir panjang kami pun menerima nya, "
"apa kah. papa mau pun mama tidak memberitahukan maksud
papa menikahi mama ?
"sama sekali tidak riski
mama mu hanya mengatakan kalau dia akan bekerja di kta (D) dengan gaji yang lumayan.
dan setiap bulan nya mama mu akan akan mengirim kan uang.
dan itu memang benar.
dan perlahan lahan kehidupan
kami mulai membaik .
setelah satu tahun kepergian
dewi baru lah papa mu datang menemui kami itu pun tampa sepegatahuan mama mu
dan kami rasa keluarga papa mu juga tidak tau soal ini ,
"apa kalian tidak membenci papa ?
"awal nya kami sangat marah pada mama, papa mu
sehingga satuhun berikut nya
kami memutuskan untuk tidak
mengambil uang yang di kirim
kan mama mu setiap bulan nya
saat itu kami benar benar marah hingga pada suatu hari mama mu pulang membawa kehamilan dengan kondisi nya yang sedang sakit
di pertemuan singkat itu lah mama mu menjelaskan semua nya pada kami
kalau papa mu menjaga nya dengan baik dan papa mu sudah minta maaf ke kami "
"semudah itu kalian memaaf
kan papa?
"riski kita harus memaaf kan seseorang jika seseorang itu sudah meminta maaf dengan tulus nak."
"tapi papa telah membuat mama meninggal nek,"
"sayang, hidup mati seseorang
semua sudah di tentuksn oleh allah "
kalian itu terlalu baik jika memang papa menjaga mama dengan baik aku yakin mama tidak akan sakit dan aku yakin pasti saat ini mama masih hidup kakek.
riski hiks....," riski pun menangis
di pangkuan nenek nya begitu sebalik nya.
"sekarang mama mu
sudah damai di sana nak
kita hanya bisa berdoa
semoga allah menempat kan mama mu di sisi nya aminn"
"riski kakek minta maaf kan lah papa mu, "
"tidak semudah itu kek"
"sayang ke pergian mama mu
bukan karna papa mu tapi memang sudah takdir nya nak
__ADS_1
ucap nenek nya."
"riski bersyukur punya keluarga yang penyayang seperti kalian
oia tante cerita kan pada ku keseharian mama
apa dia seorang periang sepeti tante "
mbak dewi orang sangat pendiam dan jarang dia mau menceritakan hal peribadi nya.
sama seperti kamu tertutup ,"
"itu tidak benar tante "
"oia riski apa kamu tidak merindukan pacar mu,? ucap johan
"riski, tidak punya pacar paman.
tapi seperti nya riski jatuh cinta sama putri nya paman."
mereka semua terdiam melihat
riski mengucap kan kata kata cinta lalu pergi berlalu
kebelakang mengambil sesuatu, tidak lama kemudian
ia kembali membawa minuman dan cemilan,
melihat ekspresi semua orang
yang ada di situ diam membisu ia pun tertawa,
"ha ha ha ha nenek, kakek ,
paman, tante riski bercanda kali,
masa segitu nya di bawa serius
sih, ayo kita minun dulu biar lebih santai
desti langsung menghampiri ponaan nya dan memeluk nya
"kamu beneran mirip mama mu
tante sangat merindukan
dia,
terimakasih ya allah karna kau
telah memberikan mbak dewi anak yang tampan baik kaya lagi he he he"
"tante..., terimakasih ya"
"untuk apa sayang"
kamu tu bisa aja
setengah tawa canda mereka tiba tiba risma datang
membari salam
"aslamualakum semua "
"waalaikum salam "
"baru pulang kamu?
"iya ayah aku lembur "
"jangan terlalu di paksakan nak. nanti kamu sakit lagi "
"tidak apa apa ayah aku baik baik saja insya allah aku bisa ko lagian setelah liburan semester ini selesai aku butuh banyak uang ayah, "
riski hanya diam menyaksikan
pembicaraan antara anak dan ayah itu besok aku akan cari tau tentang kehidupan paman
dan keluarga nya siapa tau riski bisa bantu batin riski,
"selamat nenek, di mana kakek nek. "kakek mu pergi ke tempat paman mu ,
"ko gak bangunin riski,"
"tidak usah ikutan sayang biar kan kakek mu yang mengurus
mereka, "
"emang nya ada masalah apa?
"paman mu terlilit utang nak
dan dia menggadai kan
rumah peninggalan mama mu"
emang nya berapa hutang paman nek?
dan kenapa sampai berhutang?
"ketika itu risma mau masuk kuliah adik nya mau masuk SMA istri nya terbaring di rumah sakit tapi paman mu tak memberitahu kakek mu, "
"sejak kapan kakek tau soal ini "
"sekitar setahun yang lalu "
"kira kira Berapa lagi hutang paman nek?
__ADS_1
"kalau gak salah sekitar 50 juta lagi "
apa nenek tau di mana kita bisa menemui mereka biar riski yang bayar nek
tidak usah sayang. kakek mu sudah mengumpul kan uang selama setahun ini agar bisa melunasi hutang hutang paman mu kakek mu juga meminjamkan uang
perusahaan tuk menutupi semua nya nak
apa perusahaan itu di berikan
oleh mama?
"iya nak "
riski tak menyangka mama nya
mengorbankan hidup dan cinta nya hanya demi keluarga nya
dia bangga telah lahir dari wanita hebat seperti dewi tapi sayang riski tak dapat merasa kan pelukan seorang ibu
"tapi percaya lah ma. mulai sekarang tak kan kubiar kan keluarga kita kekurang riski janji mama, "
hari pun sudah siang tapi kakek nya belum juga pulang
riski menunggu dengan gelisah
"aslamualaikum kak .sapa risma ke riski,
"waalaikum salam, apa kamu pulang bareng kakek?
"tidak.kak , aku belum melihat kakek dari tadi."
"nenek boleh riski mengajak risma keluar sebentar ,"
"tentu saja boleh nak
risma tolong kamu bawa sepupu mu berkeliling melihat lihat kampung halaman mama nya,"
"baik nek ,mari kak "
"sebentar ya kakak ganti baju dulu "
risma membatin
perasaan baju nya sudah bagus
kenapa harus di ganti sih emang nya kita mau ke undangan apa, "
"hello apa kita bisa berangkat
sekarang ,dek
"i... iya kak ,maaf aku gak tau kalau kakak sudah siap .
ya allah tampan sekali dia andai saja dia bukan.. ,?
mikir apa sih aku ini
sadar sadar risma dia kakak mu "?batin risma
"ayo naik dek ,"
"ini mobil siapa kak aku belum pernah melihat nya disini. "
mulai sekarang kamu akan melihat nya setiap hari
karna ini mobil kakak.
lagi lalgi risma menutp mulut nya iya tak percaya ia punya saudara sekaya ini.
dek kamu tunjuk kan jalan dan tempat dimana kamu kuliah "
"baik kak "
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
🌾🌺🌾🌾🌺🌾🌼🌾
🌾🌺🌺🌺🌺🌾🌺🌾
🌾🌺🌾🌾🌺🌾🌺🌾
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
🌾🌺🌾🌾🌺🌾🌼🌾
🌾🌺🌺🌺🌺🌾🌺🌾
🌾🌺🌾🌾🌺🌾🌺🌾
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
hay samua terus beri dukungan
pada ku agar aku lebih semangat dalam berkarya
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
🌾🌺🌾🌾🌺🌾🌼🌾
🌾🌺🌺🌺🌺🌾🌺🌾
🌾🌺🌾🌾🌺🌾🌺🌾
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
__ADS_1
dan